Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
180.Bab 180


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Aku cuma ingin mereka mengakui kemampuan Abang dad,menerima keberadaan Abang...yaitu Alvan bukan hanya sekedar atau karena aku seorang putra Arya Narendra.''kata Alvan.


''Iya daddy tahu dan mengerti bang kalau kamu ingin berusaha dengan usahamu sendiri tapi kalau kamu sudah tidak sanggup maka gunakanlah nama daddy juga mommymu.''kata Arya.


''Abang cuma ingin memantaskan diri agar bisa di akui dunia sebagai putra kalian dengan segala kemampuanku sendiri dad,mom.''ucap Alvan.


''Iya mommy ngerti bang.''kata Shanum.''Tapi benar kata daddy kalau kamu sudah tidak sanggup gunakan nama kami,kedudukan kami,kekuasaan kami...inget bang kamu adalah putra sulung keluarga Narendra jadi siapa pun yang menghinamu...merendahkanmu maka sama saja mereka menghina dan merendahkan keluarga Narendra.''kata Shanum.

__ADS_1


''Hanya orang bodoh yang gak mengakui kemampuan kamu bang.''sahut Arya.


''Iya mom,nanti kalau Abang sudah gak bisa menangani maka Abang akan gunakan nama besar kalian.''sahut Alvan yang merasa terharu dengan semua yang di ucapkan oleh kedua orangtuanya.


''O iya bang tadi orang kantor nyerahin berkas para mahasiswa yang akan PKL di perusahaan...ada nama kamu juga di sana.''kata Arya memberi tahu.


''Iya dad,tapi aku pegawai daddy yang menyeleksinya...dan aku gak mau daddy ikut campur.''tegas Alvan.


''Dad,sebenarnya kalau boleh milih Abang gak mau dad...karena Abang sudah ada usaha sendiri.''kata Alvan.''Hasil pendapat bengkel sama cafe juga sudah lumayan...sudah lebih dari cukup.''sambung Alvan lagi.


''Terus kalau kamu gak mau siapa lagi yang akan mengambil alih bang?''tanya Arya.''Apa kamu gak kasihan sama daddy?''tanya Arya lagi.''Daddy juga ingin menikmati masa tua daddy dan mommy tanpa bayang-bayang kerjaan bang.''lanjutnya.

__ADS_1


''Bener kata daddy kamu bang.''sahut Shanum.''Axel sudah ada tanggung jawab sendiri yang menantinya yaitu AN grup sedangkan Alexa juga sudah ada yaitu AN hospital.''terang Shanum.''Iya mommy tau kalau Abang sudah ada usaha sendiri tapi apa Abang gak mau membantu serta meringankan beban mommy dan daddy?''tanya Shanum.


''Enggak gitu mom.''sergah Alvan.''Tentu saja Abang mau.''lanjutnya.


''Daddy ngerti bang mungkin ini terlalu membebanimu tapi inget bang di saat teman-temanmu nanti lulus kuliah bingung kesana kemari mencari kerjaan...kamu sudah ada pekerjaan,disaat yang lain harus merangkak lama untuk mendapatkan posisi yang bagus...posisi kamu sudah langsung tinggi,saat teman-temanmu bingung uang untuk keperluan mereka...keuangan kamu sudah aman.''tutur Arya.''Semua yang ada di kehidupan ini memang selalu ada di dua sisi bang...sisi negatif juga positif.''sambung Arya.


''Tapi Alvan merasa gak pantas juga belum siap dad.''kata Alvan


''Jangan bilang tidak pantas karena semua orang pantas dan jangan bilang belum siap kalau kamu saja belum mencobanya.''kata Arya.''Lagian bang...daddy juga gak mungkin kok langsung lepas gitu aja...daddy akan tetap memantau kamu.''sambung Arya.


''Kamu bisa belajar dari pipi Henry,om Samudera dan terutama pada daddymu.''saran Shanum.

__ADS_1


''Kamu juga harus belajar dari mommymu bang...karena mommymu adalah wanita yang hebat.''timpal Arya.


__ADS_2