
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Dan benar saja keesokan paginya begitu Arya sampai di kantor...Henry langsung menyusulnya ke ruangan untuk memberikan berkas laporan penyelidikan anak buahnya tentang siapa Kinara.
Tok
Tok
Tok
''Masuk.''jawab Arya yang baru saja Samapi dan mendudukkan bokongnya di kursi kebesaran miliknya.
Cklek
''Selamat pagi.''sapa Henry.
''Selamat pagi.''sahut Arya.
__ADS_1
''Ar,ini semua data yang kamu minta kemarin.''kata Henry sambil meraih satu map warna biru yang di serahkan Henry.
''Jelaskan.''titah Arya.
''Kinara Atmaja...anak bungsu dari tuan Wira Atmaja...anak perempuan satu-satunya di kelurga Atmaja.''kata Henry yang mulai menjelaskan.''Namun ada fakta yang mencengangkan bahwa ternyata Kinara Atmaja ini bukan putri dari istri sah Wira Atmaja melainkan anak dari hasil perselingkuhan Wira Atmaja.''jelasnya lagi.
''Terus di mana ibunya sekarang?''tanya Arya sambil melihat kertas hasil penyelidikan anak buahnya.
''Ibunya sudah meninggal sewaktu melahirkannya.''jawab Henry.''Maka dari itu nona Kinara Atmaja diasuh dan dibesarkan serta tinggal bersama di kediaman tuan Atmaja beserta istrinya.
''Apa Kinara sudah mengetahui tentang ini?''tanya Arya lagi.
''Apa?''tanya Arya penasaran.
''Tuan Wira Atmaja berniat untuk menjodohkan Kinara Atmaja dengan anak salah satu rekan bisnisnya...bisa di bilang pernikahan bisnis.''beber Henry.
''Aku mau kamu tempatkan beberapa anak buah kita untuk mengawasi tuan Atmaja serta menyelidiki siapa laki-laki yang akan di jodohkan dengan Kinara.''perintah Arya.
''Baik Ar.''jawab Henry.
__ADS_1
''O iya satu lagi Hen,aku mau kamu tempatkan juga beberapa anak buah kita untuk diam-diam melindungi dan menjaga Kinara.''perintah Arya lagi.''Aku gak mau sampai terjadi apa-apa dengan gadis itu karena mommynya anak-anak sudah sayang sama dia sejak pertama kami bertemu kemarin malam.''sambungnya lagi.''Aku cuma gak mau melihat Shanum juga Alvan sedih bila terjadi sesuatu pada gadis itu.''lanjutnya lagi.
''Baik Ar.''jawab Henry dan setelahnya dia berpamitan untuk kembali keruangannya menyelesaikan semua tugas dan pekerjaannya.
*****
''Gimana kamu sudah cerita ke kakak-kakakmu?''tanya Alvan karena saat ini dia sedang duduk berdua bersama Kinara.
Saat Alvan sudah selesai kelas,dia sengaja menunggu Kinara dan mengajaknya untuk berbicara...ngobrol berdua di taman belakang kampus.
''Iya.''jawab Kinara yang membuat Alvan langsung menoleh ke arahnya.''Kata kedua kakakku...mereka akan coba untuk bicara dengan papa tentang perjodohan ini.''lanjutnya.''Mereka juga tidak setuju jika papa tetap melanjutkan perjodohan ini.''sambungnya lagi.
''Sudah sedikit lebih lega dong sekarang...?''tanya Alvan.
''Lamayan.''sahut Kinara.''Tapi aku masih sedikit takut bagaimana jika papa tetap melanjutkan perjodohan ini.''lirih Kinara.''Meskipun kedua kakakku mengatakan mereka berdualah yang akan ada di garis depan membela,memberi dukungan serta melindungiku tapi rasa takut itu tetap ada.''lirihnya lagi.
''Sudah tenang saja dan coba percayakan hal ini pada kedua kakakmu.''sahut Alvan yang sebenarnya dia juga bingung bagaimana harus menyikapinya.
''Tapi kalau gak bisa gimana kak.''kata Kinara.''Aku gak mau di nikahkan dengan orang yang gak aku kenal dan aku cinta.''lanjutnya.
__ADS_1
''Nanti kita pikirkan lagi solusinya.''putus Alvan.''Dan ingat pesanku...jangan pernah takut dengan sesuatu yang belum tentu pasti terjadi karena masih ada kemungkinan-kemungkinan yang muncul di sana.''lanjutnya menasehati.