Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
162.Bab 162


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Setelah pertemuannya dengan Alvan tadi sewaktu jam makan siang di kantin membuat hati Kinara terluka,ada rasa cemburu yang membuat dadanya terasa sesak.


Sebelum kembali ke kelasnya,dia memutuskan untuk ke toilet terlebih dahulu.


Di luapkan segala sakit yang dia rasakan di hatinya dengan menangis sesegukan di dalam bilik toilet yang tak lupa sudah dia nyalakan dulu kran airnya agar tak ada satu orang pun yang mendengar tangisnya.


Gadis yang terlihat tegar juga periang yang sebenarnya menyimpan banyak luka di hati serta hidupnya.


Putri dari seorang pengusaha tapi sayangnya Kinara bukan putri ayahnya dengan sang istri melainkan putri ayahnya dengan sang ibu yang hanya selingkuhan sang ayah.


Dan dia mengetahui kenyataan pahit itu saat seorang wanita yang dianggapnya seorang ibu sedang dalam keadaan marah dan tak sengaja membeberkan fakta yang mencengangkan itu sewaktu dia duduk di bangku SMA dan hal itu membuatnya sangat terpukul.

__ADS_1


Ibu kandungnya sudah tiada saat melahirkannya jadi dia diambil oleh sang ayah dan di rawat oleh istri resminya.


Di besarkan dengan dua orang kakak beda ibu yang semuanya laki-laki yang begitu sangat menyayanginya.Dulu dia berpikir mungkin karena dia perempuan makanya di perlakukan berbeda dalam tanda kutip oleh sang ibu tapi ternyata begitulah kenyataannya kalau dia adalah anak dari wanita yang berusaha merusak keharmonisan rumah tangganya.


Setelah puas menumpahkan segala sedihnya,akhirnya si cantik Kinara keluar menuju ke kelasnya untuk mengikuti mata kuliah selanjutnya.


*****


''Heh loe pada tadi lihat gak sih mukanya Nara?''tanya Dodi.''Langsung di tekuk dan sedih gitu pas Alvan telponan sama princessnya.''lanjutnya.


''Al,elo gak ada niatan gitu buat ngomong atau jelasin gitu ke Nara siapa si princess.''kata Rama.


''Bener banget tu Al kata Rama.''sahut Dodi.''Lagian siapapun yang denger elo telponan sama si princess pasti bakalan salah paham.''sambungnya.


''Lah kenapa juga gue harus jelasin ke Nara?''tanya balik Alvan.''Dan lagian kenapa salah paham kalau dengerin gue telponan sama princess?''tanyanya lagi.

__ADS_1


''Ya iyalah secara elokan orang yang sangat cuek plus muka datar,bicara juga intonasinya datar-datar aja,tapi kalau ngomong sama si princess elo itu lembut banget tau.''jelas Rama.


''Diakan adek gue...masa iya gue jutek-jutek.''sahut Alvan.''Bisa di marahin habis-habisan gue sama nyokap apalagi kalau bokap sudah angkat bicara...beuh bisa mampus gue.''lanjut Alvan.


''Dan masalah Nara,doikan suka sama elo Al...gak kasihan apa.''kata Niko.


''Gue yakin abis dari kantin pasti doi nangis soalnya tadi gue lihat mukanya sudah mending banget apalagi matanya sudah berkaca-kaca.''timpal Dodi.


''Gue cuma gak mau ngasih harapan ke dia,nanti takutnya dia tambah sakit.''kata Alvan lalu melenggang pergi meninggalkan para sahabatnya.


''Hoi Al mau kemana?''seru Dodi.


''Ke kelaslah,emangnya kalian mau bolos.''sahut Alvan tanpa menoleh sedikitpun dan tetap melangkah.


Dalam hati sebenarnya Alvan memikirkan semua ucapan para sahabat dan kasihan juga pada Nara pikirnya tapi apanya yang mau di jelasin toh mereka berdua sama sekali tidak ada hubungan.

__ADS_1


__ADS_2