
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Dret...dret...dret...
''Mas Arya...''gumam Shanum setelah mengetahui siapa orang yang meneleponnya.
''Halo assalamualaikum mas...''sapa Shanum setelah menekan icon hijau di ponselnya.
''Wa'alaikumsalam sayang...''sahut Arya.''Lagi apa sayangku?''tanya Arya.
''Gak ngapa-ngapain mas...ni lagi sama Lila juga Angel di kamar.''jawab Shanum.''Mas Arya sendiri lagi ngapain?''tanya Shanum balik.
''Ni lagi di ruang kerja aku sayang.''kata Arya.''Ada beberapa berkas yang harus aku periksa dan selesaikan.''jelasnya.
''Ya ampun mas...ini udah malem lo...masih kerja aja.''kata Shanum udah kayak emak-emak marahin anaknya.
''Iya ada yang belum beres soalnya yank.''jawab Arya.
''Kerja boleh tapi tau waktu dong mas...ini udah malem waktunya istirahat bukan buat kerja...harta mah bisa di cari tapi kesehatan itu penting.''nasehat Shanum.''Takut banget miskin pa kalau gak kerja sampek malam kayak gini.''kata Shanum yang masih ngedumel dan membuat Lila juga Angel fokus padanya.
''Iya...iya sayang mas istirahat sekarang.''kata Arya mengalah.''Tapi sayang mas gak takut miskin lo...karna harta mas kan banyak...hehehe...''kelakar Arya.
''Ck sombongnya kumat.''cicit Shanum.
''Kenyataan lo sayang,maaf bukannya sombong.. hehehe.''kata Arya.''Mas punya tanggung jawab yang besar sayang...ada berapa puluh ribu kariyawan dan keluarganya bergantung dengan usaha calon suamimu ini.''lanjutnya.
''Iya...iya...ya udah cepat di selesaiin dan habis itu langsung istirahat.''titah Shanum.
''Iya sayangku....cintaku...''jawab Arya.
''Eh tapi mas Arya telpon ada apa ya?''yanya Shanum yang penasaran kenapa Arya menghubunginya.
''Gak ada apa-apa cuma kangen aja...sekaligus buat ngilangin penat karena kerjaan.''ucap Arya.
__ADS_1
''Ya udah aku tutup telponnya ya mas biar mas Arya cepet nyelesaiin kerjaannya.''kata Shanum.
''Iya sayang...met istirahat ya...assalamualaikum.''ucap Arya.
''Mas Arya juga...wa'alaikumsalam.''tutup Shanum.
''Cie...yang di telpon calon imam...''goda Angel.
''Kenapa Sha?Bang Arya masih kerja ya?''jiwa kepo Lila meronta.
''Iya masih ada kerjaan katanya...''kata Shanum.''Kadang kasihan juga sih...sering telpon malem karena penat dengan kerjaannya.''sambung Shanum.
''Ya wajarlah Sha perusahaan bang Arya kan banyak gak cuma satu dan ecek-ecek tapi gede...go internasional...''jelas Lila.
''Iya La...seperti kata dia banyak puluhan ribu nyawa yang bergantung padanya dan perusahaannya.''kata Shanum,kemudian mereka bertiga lelap dalam mimpi masing-masing.
*****
Beberapa hari kemudian semua persiapan pernikahan sudah rampung,walaupun rahasia dan hanya di kunjungi orang-orang yang di percaya tapi Arya mau membuat acara pernikahan yang berkesan untuk dia dan Shanum karena bagi mereka menikah hanya sekali.
Sesuai yang di katakan oleh Arya hari ini akan ada orang dari butik tante Mia yang akan datang kerumahnya untuk mengantarkan pakaian akad dan resepsi untuk Shanum beserta keluarga.
*****
Hari ini...hati yang sangat-sangat ditunggu oleh Arya dan Shanum...karena hari ini adalah hari pernikahan mereka,setelah hari ini...setelah prosesi ini...setelah pengucapan janji suci di hadapan Allah SWT...maka status mereka akan berubah menjadi suami istri.
''Duh cantiknya anak bunda.''puji bunda yang masuk keruang makeup Shanum.
''Bunda juga kelihatan cantik...pasti ayah tambah cinta.''goda Shanum.
''Anak ayah...''kata ayah yang baru saja masuk kesana disusul dengan Satria.
''Anak ayah sudah besar...sebentar lagi akan menjadi seorang istri.''ucap ayah sambil mengelus puncak kepala Shanum.
''Ayah...bunda...Shanum minta maaf kalau selama ini ada salah sama ayah juga bunda...maaf kalau selama ini sering bandel...maaf kalo sering ngerepotin dan bikin susah...''kata Shanum dengan mata berkaca-kaca sambil memegang tangan ayah dan bundanya.''Shanum minta ijin sama ayah juga bunda untuk menikah dengan mas Arya...restui dan do'akan kami ayah bunda...supaya rumah tangga kami langgeng seperti ayah sama bunda.''sambungnya yang kali ini sudah dengan deraian air mata dan semua yang ada diruangan itu semua ikut meneteskan air mata.
__ADS_1
''Semua kesalahanmu sudah kami maafkan sebelum kamu meminta maaf nak...kamu juga tidak pernah merepotkan kami...justru kamu membuat kami bangga...''kata ayah.''Kami merestuimu nak dan juga selalu mendoakanmu juga suami dan rumah tanggamu...semoga menjadi keluarga yang samawa.''lanjutnya lalu memeluk dan mengecup kening Shanum.
Bunda dan Satria juga memeluk Shanum dan dilanjutkan Lila serta Angel yang ikut memeluk,kemudian ayah,bunda serta Satria keluar karena Arya dan rombongan sudah tiba di tempat acara.
*****
Setelah kata ''SAH'' terucap dari saksi,Satria memanggil Shanum.
Betapa semua orang terpana melihat pesona dan kecantikan Shanum... benar-benar cantik.
Shanum melangkah di gandeng oleh Satria dengan Lila juga Angel di belakangnya.
''Kedip woy...''kata Henry sambil menepuk pundak Arya.
Setibanya Shanum dihadapan Arya...Satria meraih sebelah tangan Arya dan di satukan sebelah tangan Shanum...
''Aku titip kakak ya bang...tolong jaga dan bahagiain dia.''kata Satria.''Satria percaya sama Abang maka jangan pernah khianati kepercayaan Satria ya bang.''lanjutnya.
''Iya Sat.''jawab Arya mantap.
Kemudian penghulu pun menyuruh mereka untuk saling memasangkan cincin nikahnya lalu setelah itu mereka di minta untuk menandatangani akta serta surat nikah serta beberapa berkas yang diperlukan.
''Sekarang mbak juga masnya sudah resmi menjadi suami dan istri...sudah menjadi pasangan yang halal.''ucap sang penghulu.''Silahkan cium tangan suaminya mbak.''ucapnya lagi.''Dan masnya silahkan cium kening istrinya.''
*****
Acara lalu dilanjutkan dengan sungkeman kepada orangtua.
''Jaga dan rawat putra papi ya nak...,jangan pernah tinggalin dia.''pinta papi Alan saat Shanum sungkem padanya dan di angguki oleh Shanum.
Ya papi Alan datang kesana dengan Aurora,tapi Arya meminta mereka untuk merahasiakan dari ibu serta saudara tirinya dengan berbagai alasan dan tentu saja di bantu oleh ayah Bayu untuk meyakinkannya.
''Lindungi dan sayangi Shanum ya nak.''kata bunda waktu Arya sungkem padanya.
''Iya bunda.''jawab Arya.
__ADS_1
''Nak,ayah serahkan segala tanggung jawab ayah akan Shanum ke pundakmu sekarang.''kata ayah.''Jaga,lindungi dan sayangi dia,juga tegur dia jika dia melakukan kesalahan.''lanjutnya.''Ayah...ayah adalah cinta pertamanya,ayah orang yang pertama mengazaninya,ayah adalah lelaki pertama yang menciumnya,lelaki pertama yang memeluknya, laki-laki pertama yang menyayangi serta mencintainya.''ayah menjeda ucapannya sesaat.''Ayah mohon jangan pernah sekalipun kamu menyakitinya karena ayah juga akan merasakannya.''ayah menjeda lagi sambil menahan tangisnya.''Jika kamu sudah tidak mencintainya...sudah tidak menyayanginya...beri tau ayah jangan beri tau dia...maka ayah akan menjemputnya pulang.''lanjut ayah yang sudah tidak dapat menahan tangisnya lagi.
''Insyaallah Arya akan menjaganya semampu Arya ayah,Arya menyayangi dan mencintainya melebihi diri Arya sendiri...Shanum adalah nyawaku ayah,dia juga duniaku,restui dan do'akan yang terbaik untuk kami ayah.''kata Arya lalu ayah memeluk nya.