Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
130.Bab 130


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Beberapa hari ini Arya dan Shanum sama sekali tidak meninggalkan sang putra,semua berkas pekerjaan Arya dia selesaikan di sana begitupun dengan Shanum.


Para anggota keluarga juga setiap hari datang untuk menjenguk putra pertama Arya Narendra itu.


Sedangkan Cindy Hartono sang pelaku sudah mendekam di penjara dengan pasal berlapis dan dengan hukuman yang cukup lama...,kalau saja bukan karena permintaan sang istri tercinta mungkin sudah di siksanya wanita itu oleh Arya dan Henry,kalau keluarga Hartono jangan di tanya lagi...mereka sudah benar-benar bangkrut dan di pindahkan oleh Arya ke tempat yang terpencil tentu saja dengan kekuasaan yang dimiliki seorang Arya Narendra...mereka di tempatkan di sana untuk introspeksi diri kata sang tuan muda dan tentu saja masih dalam pengawasan beberapa orang anak buah Arya.


Keadaan Alvan pun semakin membaik setiap harinya hingga dia hanya butuh waktu beberapa hari untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit dan jangan lupa walaupun nanti jika sudah bisa pulang diakan punya dokter pribadi di rumah...ya siapa lagi kalau bukan sang mommy.


*****


''Jadi kapan Alvan di perbolehkan pulang dok?''tanya Shanum pada sang dokter karena hampir setiap hari sang putra merengek untuk minta pulang.


''Sore nanti juga sudah bisa dok...keadaannya sudah stabil dan semakin membaik.''jawab sang dokter.''Kalau begitu saya permisi dulu...''pamitnya.


''Baiklah dan terimakasih dok.''ucap Shanum.


''Iya sama-sama dok...malah ini adalah suatu kebanggaan buat saya karena bisa merawat putra dari pemilik rumah sakit tempat saya mengais rezeki...''ujarnya.


*****


''Abang denger...nanti sore abang sudah boleh pulang jadi sekarang abang istirahat lagi biar kondisi abang tidak turun.''kata Shanum pada putranya.


''Iya mom.''jawabnya patuh.


''Abang senang?''tanya Shanum lagi.


''He'em...seneng banget mom.''jawabnya.


''Yasudah sekarang abang istirahat dulu...mommy mau ke daddy sebentar.''kata Shanum dan di angguki oleh sang putra.


*****


''By.''panggil Shanum pada sang suami yang masih sibuk berkutat dengan laptopnya di ruangan sebelah.

__ADS_1


''Apa kata dokter mom?Bagaimana keadaan abang?''tanya Arya saat sang istri semakin mendekat kearahnya.


''Sudah stabil dan membaik,abang sudah boleh pulang sore ini.''jawab Shanum.


''Alhamdulillah...syukurlah kalau abang sudah di perbolehkan untuk pulang.''ucap Arya.


''Iya by.''sahut Shanum.


''Aku selesaikan pekerjaan aku bentar ya mom.''kata Arya.''Mommy tolong hubungi pak Nuh buat minta supir kesini nanti bawa makan siang sambil ambil semua barang-barang yang ada disini jadi nanti kalau pulang sudah gak repot bawa terlalu banyak barang.''titah Arya.''Oya bilang juga ke yang lainnya kalau gak usah datang kerumah sakit...kasih tau kalau abang nanti sudah boleh pulang.''katanya lagi.


''Baik dad.''jawab Shanum lalu mengotak Atik ponselnya untuk mengerjakan semua yang di beritahu oleh sang suami.


*****


Sore hari waktu yang ditunggu-tunggu oleh Alvan akhirnya datang juga...sejak tadi siang dia sudah tidak sabar dan merasa kalau waktu sedikit lambat berjalan saking sudah tidak sabarnya dia ingin segera pulang kerumah di mana tempat tinggalnya beberapa tahun belakangan ini...rumah yang memberikannya sebuah keluarga yang utuh,rumah dimana semua kebutuhan dan fasilitasnya terpenuhi,rumah yang memberikannya kebahagiaan serta kedamaian dan rasa nyaman.


''Sudah semuanya mom?''tanya Arya.


''Sudah dad.''jawab Shanum.


''Abang duduk di kursi roda ya...''kata Arya pada putranya.


''Iya tapi lebih baik abang pakek kursi roda saja biar abang gak kecapaian...dari sini ke lobi jauh lo bang.''kata Shanum.


''Baiklah.''jawab Alvan pasrah.


''Sini biar daddy yang dorong.''kata Arya saat melihat Alvan sudah duduk di kursi rodanya.


''Biar mommy saja dad.''kata Shanum.


''Sudah biar daddy saja.''sanggah Arya lagi.


Alhasil mereka bertiga beriringan berjalan menuju lobi dengan Alvan yang duduk di kursi roda yang di dorong Arya serta ada Shanum di sampingnya.


Sepanjang koridor rumah sakit semua orang memandang ke arah mereka bertiga.


''Bener-bener keluarga bahagia...''

__ADS_1


''Ayahnya tampan...ibunya cantik...pantes anaknya juga tampan...''


''Bukan hanya kaya tapi juga memiliki keluarga yang sempurna...''


Dan masih banyak lagi gumaman-gumaman yang Shanum dan Arya serta Alvan dengar sampai mereka berlalu dan sampai dimana mobil mereka berada.


''Maaf sus mau nanya?''tanya salah satu pengunjung rumah sakit setelah Arya dan keluarga berlalu.


''Iya bu.''jawab sang suster pada wanita paruh baya bersama dengan anak dan suaminya.


''Mereka tadi siapa ya kok sepertinya sangat dihormati?''tanya sang ibu lagi yang memang tadi mendengar gumaman-gumaman di sana.


''Oh itu tadi tuan muda Arya Narendra beserta keluarganya.''jawab suster itu.


''Arya Narendra.''gumam sang suami ibu itu karena merasa tidak asing dengan nama itu.


'' Iya tuan muda Arya Narendra adalah pemilik AN grup dan NRD grup dan wanita yang di sampingnya tadi adalah istrinya yang notabene adalah dokter kepala serta direktur di rumah sakit ini karena rumah sakit ini adalah milik istri tuan Arya.''jelas teman suster yang menjawab pertanyaan ibu tadi.


''Yang di dorong tadi?''tanya si ibu lagi yang masih penasaran.


''Itu putra sulung mereka bu.''jawab si suster.''Ada yang mau di tanyakan lagi bu?''tanya sang suster.


''Tidak,terimakasih ya sus.''kata ibu.


''Iya sama-sama bu.''jawab suster lalu pergi dari sana.


Lalu ibu-ibu itu pergi ke bagian pendaftaran untuk memeriksakan kesehatan sang anak.


''Bakannya itu perusahaan tempat ayah bekerja?''tanya si ibu pada suaminya.''Kok ayah gak tahu?''tanyanya lagi.


''Benar bu tapikan ayah cuma kerja di cabang perusahannya dan ayah cuma karyawan rendahan jadi ayah kurang tahu.''jawab suaminya.''Kan berkunjung juga cuma sesekali dan ketemu juga cuma sekilas jadi ayah gak paham.''lanjutnya.


''Memang ya yah kalau orang kaya itu ketemu dan berjodohnya sama orang kaya juga jadi mereka makin tambah kaya gak kaya orang-orang seperti kita.''kata sang ibu.''Pasti mereka sangat bahagia ya yah...hidup berkecukupan...punya banyak harta,gak seperti kita yang hanya orang bisa serta hidup pas-pasan.''keluhnya.


''Di syukuri saja bu.''kata suaminya.''Diluaran sana masih banyak orang yang lebih jauh di bawah kita bu...ingat itu.''lanjutnya.


Padahal mereka tidak tahu saja siapa sebenarnya istri dari seorang Arya Narendra yang aslinya hanya orang dari kalangan biasa...tapi mempunyai takdir yang cukup baik dan luar bisa sehingga bisa menjadi istri seorang tuan muda dan di beri rumah sakit untuk di kelolanya.

__ADS_1


*****


Hai-hai maafkan aku kerena lagi-lagi aku gak up kemarin...tapi apalah daya ku yang dimana beberapa hari ini memang susah banget sinyal kadang ada kadang enggak akibat hujan yang terus menerus beberapa hari ini dari pagi sampai pagi lagi hujannya...sekali lagi maaf...🙏🙏🙏


__ADS_2