
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Hingga sore hari mension Arya sangat ramai dengan riuh canda tawa tidak sepi seperti biasanya karena kehadiran keluarga Shanum.
Seluruh pelayan yang ada di sana pun ikut bahagia melihat keakraban dari keluarga nyonya mudanya yang selama ini keadaan seperti itu tidak pernah terlihat di mension itu.
''Assalamualaikum''salam Arya yang melangkah memasuki mensionnya.
''Wa'alaikumsalam.''jawab semua yang ada di dalam.
''Mas Arya.''sapa Shanum lalu melangkah mendekati Arya dan meraih tangan Arya untuk menyalaminya juga tidak lupa meraih tas kerja Arya.
''Ayah,bunda.''sapa Arya lalu menyalaminya.
''Baru pulang Ar?''tanya ayah.
''Iya yah.''jawab Arya.''Ayah,bunda dan kalian nginap sini aja ya malam ini?''pinta Arya.
''Apa tidak merepotkan nak Arya?''kata bunda.
''Bunda ini ngomong apa...rumah Arya juga rumah ayah sama bunda juga.''jawab Arya.
''Baiklah kami akan menginap disini.''kata ayah.
''Sha,lebih baik sekarang kamu ajak suami kamu kekamar dulu buat bersih-bersih dan istirahat.''kata bunda.
''Baik bunda,kalau begitu kita keatas dulu.''jawab Shanum.
Saat Shanum dan Arya berjalan melewati tangga terdengar suara Satria.
''Loh kak katanya mau keatas kok dilewati tangganya?''tanya Satria heran.
''Iya memang kita mau keatas tapi gak lewat tangga melainkan pakek itu...''saut Shanum sambil menunjuk arah lift lalu memencet tombolnya.
''Wah aku disini dari tadi siang bari tau lo kalau ada liftnya...''seru Arya.
''Gak usah norak deh...''ledek Shanum.
''Biarin week...mentang-mentang yang udah jadi istri sultan...songong.''seru Satria.
''Pak Nuh.''panggil Arya sebelum masuk lift.
''Saya tuan muda.''jawab pak Nuh.
''Pak Nuh tolong tunjukin kamar buat seluruh anggota kelurga nyonya muda.''perintah Arya.
''Baik tuan muda.''jawab pak Nuh.
*****
''Sayang...aku kangen.''kata Arya yang langsung merengkuh pinggang Shanum dalam dekapannya begitu mereka masuk kedalam kamar.
''Mas Arya apaan sih,baru juga gak ketemu sebentar.''jawab Shanum dengan pipi yang sudah merona.
''Beneran sayang...walaupun sebentar tapi rasanya lama banget buat aku.''rengek Arya manja.
''Ih...sudah pintar gombal ya sekarang.''kata Shanum.
''Kok gombal si sayang...beneran tau.''kata Arya lagi.
__ADS_1
''Ya udah sekarang mas Arya mandi dulu.''titah Shanum.
''Cium dulu.''kata Arya sambil menunjuk bibirnya.
Cup
''Udah kan?sana buruan mandi.'kata Shanum.
''Oke sayangku...tunggu bentar ya.''seru Arya lalu pergi kekamar mandi.
''Mas Arya...mas Arya...ada-ada aja deh.''gumam Shanum sambil geleng-geleng kepala.
*****
''Sayang aku kebawah dulu ya mau nyiapin makan malam.''kata Shanum yang melihat Arya keluar dari ruang gantinya.
''Gak usahlah yank biar para maid aja yang masak,aku lagi ingin berdua sama kamu.''kata Arya lalu meraih telpon interkomnya meminta para maid untuk memasak makan malam.
''Temani aku rebahan sebentar ya sayang.''pinta Arya dan diangguki oleh Shanum.
Mereka berdua akhirnya merebahkan tubuhnya di ranjang dengan Arya yang menarik Shanum dalam dekapannya.
*****
Makan malam dirumah Arya sangat ramai apalagi di tambah dengan celotehan-celotehan Satria.
''O iya yah,bun,Arya mau minta bilang kalau besok Arya sama Shanum mau pergi untuk honeymoon.''kata Arya disela-sela makannya.
''Loh emang besok kita mau pergi mas? honeymoon kemana?kok mas Arya gak bilang-bilang dulu sama aku?''tanya Shanum beruntun.
''Iya sayang,besok kita akan berangkat makanya dari kemarin sampai hari ini aku lembur terus sama Henry untuk menyelesaikan pekerjaan aku sebelum pergi.''tutur Arya.
''Terus perusahaan gimana?''tanya Shanum lagi.
''Terus kita mau honeymoon kemana mas?terus berapa lama?''lanjut Shanum.
''Kita liburan selama 2 minggu,kebeberapa negara sekalian meninjau perusahaan pribadi aku yang ada di sana.''ucap Arya.
''2 minggu?mas beberapa hari lagikan cuti aku habis...''ucap Shanum kesel.
''Tenang aja yank...gak usah dipikirin,kamu lupa siapa pemilik Rumah Sakit tempat kamu kerja.''ucap Arya enteng.
''Ya...ya...ya...anda bosnya tuan muda Arya Narendra.''dengus Shanum.
''Nah itu anda tau nyonya Shanum Arya Narendra.''kata Arya dan yang lainnya sudah tertawa senang melihat suguhan interaksi Arya dan Shanum.
''Sayang aku keruang kerja aku dulu ya.''kata Arya sambil mengelus punggung tangan Shanum yang ada di atas meja.
''Iya mas,nanti aku anterin kopi ke ruang kerja kamu.''jawab Shanum.
''Terimakasih ya sayang.''jawab Arya.
''Ayah,bunda,Arya permisi dulu.''pamit Arya.''Ayo Hen.''ajaknya pada Henry.
''Ayah sama bunda seneng banget sayang melihat kemesraan kalian berdua.''kata bunda.''Semoga kalian bahagia terus ya sayang.''lanjutnya.
''Insyaallah bunda.''ucap Shanum.
''Ooo so sweetnya bang Arya,jadi bikin iri deh.''ucap Angel yang di angguki oleh Lila.
''Emang aku kurang so sweet ya beb?''tanya Satria.
__ADS_1
''Eh enggak kok sayang...kamu juga so sweet.''jawab Angel kikuk.
*****
Obrolan serta canda tawa mereka masih berlanjut di ruang keluarga kediaman Arya dan Shanum,karena kehadiran keluarga serta sahabatnya membuat Shanum menjadi tidak kesepian selama ditinggal Arya lembur kerja.
''Ayah,bunda...Shanum buatin kopi mas Arya dulu ya.''ucap Shanum.
''Ya udah sana buatin dulu.''kata ayah.
*****
Tok...tok...tok...
''Masuk.''saut Arya.
Cklek
''Mas,kak Henry...ini di minum dulu kopinya.''kata Shanum.
''Terimakasih ya sayang.''ucap Arya.
''Terimakasih ya Sha.''ucap Henry.
''Iya sama-sama.''jawab Shanum.''Ya udah aku keluar ya...gak enak sama yang lain.''kata Shanum dan di angguki oleh Arya.
*****
''Ternyata jadi orang kaya gak seenak yang aku bayangin.''celetuk Satria begitu Shanum sampai di dekatnya.
''Maksudnya Sat?''tanya Lila.
''Iya tu buktinya bang Arya, malem-malem aja masih sibuk kerja.''jawab Satria.
''Karyawannya ribuan banyaknya Sat,jadi begitu banyak keluarga yang bergantung padanya.''kata Shanum.
*****
Cklek
Arya masuki kamarnya dan matanya langsung tertuju kepada sosok istri tercintanya yang sedang tertidur lelap.
Begitu selesai membersihkan dirinya,Arya langsung merebahkan dirinya di samping Shanum dan memeluknya dari belakang,serta kepalanya sudah berada di ceruk leher Shanum dan menciuminya.
''Mas...''panggil Shanum dengan suara seraknya.
''Iya sayang.''jawab Arya dengan terus menciumi leher Shanum serta dengan tangan yang sudah bergerilya kemana-mana.
Dari kemarin lembur membuat Arya begitu rindu dengan istri tercintanya...termasuk rindu bermesraan dengannya.
''Sayang...''panggil Arya.
''Hem...''jawab Shanum.
''Boleh ya...?''tanya Arya dengan suara serak menahan hasratnya.
Dan Shanum pun menganggukkan kepalanya menyetujui apa yang di inginkan oleh suaminya.
''Tapi sekali aja ya yank,gak enak sama ayah dan bunda juga yang lainnya kalau sampai besok bangunnya kesiangan.''pinta Shanum.
''Iya sayang.''jawab Arya lalu melancarkan aksinya...menyalurkan hasratnya yang sejak dari kemarin sudah tak tersalurkan karena sibuk.
__ADS_1
Maka terjadilah apa yang seharusnya terjadi antara suami istri itu.