Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
168.Bab 168


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Hari ini ngampus sampai jam berapa bang?''tanya Shanum saat si sulung sampai di ruang makan.


''Siang mom.''jawab Alvan.''Habis itu mau ke bengkel sama cafe bentar.''lanjutnya.


''Memangnya ada masalah sama bengkel juga cafe kamu bang?''tanya Arya.


''Enggak ada sih dad...cuma mau cek aja soalnya sudah agak lama gak kesana.''sahut Alvan.


Bocah remaja yang ganteng itu memang sudah memiliki usaha pribadi sendiri yang bermodal dari uang jajan yang di berikan oleh orangtuanya.


Alvan memiliki bengkel sejak masih duduk di bangku kelas dua SMA dan sekarang sudah memiliki beberapa cabang begitupun juga dengan cafe kekinian yang sudah di rintisnya sejak dirinya baru pertama masuk kuliah dengan modal awal dari penghasilan bengkel miliknya.


''Daddy dengar kamu mau buka cabang bengkel baru bang.''kata Arya.


''Rencananya sih dad.''sahut Alvan.

__ADS_1


''Di mana?''tanya Arya lagi.


''Di jalan xxx dad.''jawab Alvan lagi apa adanya.


''Semoga tambah sukses dan berkembang ya bang usaha kamu...''ucap Shanum.


''Amin.''sahut Alvan dan yang lainnya.


''Satu pesan daddy bang,kamu harus bisa atur waktu juga pikiran karena daddy gak mau kalau kamu sampai terbebani dengan segala usaha kamu ini.''kata Arya.''Walaupun tanpa kamu memiliki usaha...daddy dan mommy masih sanggup untuk membiayai segala pengeluaranmu.''lanjutnya.


''Iya dad.''jawab Alvan.


''Kamu harus inget belajar juga bang,karena ada tanggung jawab yang sangat besar yang sudah menantimu.''timpal grandpa Alan.


''Kamu harus membuktikan bahwa dirimu layak dan pantas bang jadi daddy tak akan ragu atau khawatir untuk menyerahkan tanggung jawab NRD grup padamu.''kata Arya.


''Tapi dad kenapa gak Axel atau Alexa aja...''kata Alvan.''Atau buna saja...''tawarnya.


''Axel akan di persiapkan untuk AN grup sedangkan Alexa akan mengurus AN hospital milik mommy nantinya,jadi jangan coba-coba tawar menawar dengan daddy.''tegas Arya.''Satu lagi buna sudah ada butik miliknya dan om Sam juga memiliki perusahan sendiri yang tak kalah besar jadi mereka gak mau ikut campur dengan NRD grup.''lanjut Arya.

__ADS_1


''Al,bukannya kami ingin membebani dirimu tapi apakah kamu gak kasihan sama daddy yang harus mengurus dua perusahaan besar sejak dulu.''kata Shanum pada putranya.


''Iya mom,apapun keinginan daddy dan mommy abang ikut.''jawab Alvan pasrah.


Apapun akan Alvan lakukan asal itu dapat meringankan beban yang ada di pundak kedua orangtuanya.


''Bang nanti sore kalau kamu sudah pulang dari bengkel sama cafe temenin mommy belanja ya...''kata Shanum.''Bisa...''pintanya.


''Iya bisa mom.''sahut Alvan menyanggupi.


''Loh mau belanja apa mom?''tanya Arya.''Biasanya kan belanjaan tinggal minta kirim saja dari mall punya kita.''lanjutnya.


''Lagi pengen aja belanja sambil jalan-jalan lagian juga sudah lama mommy gak quality time berdua sama abang dad.''sahut Shanum.''Bolehkan?''tanyanya.


''Huft...apapun untukmu mom.''kata Arya yang tak akan pernah bisa menolak apa permintaan sang istri.


''Terimakasih daddy.''ucap Shanum dan di jawab dengan seulas senyum yang manis dari Arya,sebuah senyuman yang hanya di tunjukkannya kepada keluarganya saja.


''Alexa ikut ya mom...ya...ya...ya...''kata Alexa yang sudah memasang mata puppy eyesnya.

__ADS_1


''Iya sayang.''jawab Shanum.''Kakak mau ikut juga?''tanyanya pada sang putra.


''No,thanks mom.''jawab Axel cepat.


__ADS_2