Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
40.Bab 40


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Disaat sang pengantin baru yang sangat-sangat berbahagia,di sisi lain ada orang yang sedang meradang.


''Mi,sampai kapan kita akan diam saja seperti ini?''tanya Aldi di saat bersamaan dengan sang mami dengan tuan Alan yang sudah pergi karena ada urusan juga Aurora yang sudah berangkat ke sekolah.


''Mami juga sedang memikirkan caranya,kamu sabar sedikit dong.''ucap nyonya Rima.


''Mi,posisi aku semakin terancam dengan keadaan Arya yang seperti sekarang.''kata Aldi.''Kemarin dia cacat saja dia masih unggul dari aku apa lagi sekarang di tambah lagi dia sudah menikah sekarang...semakin sulit untuk mempengaruhi para pemegang saham dan petinggi perusahaan untuk melengserkan Arya.''jelas Aldi menggebu-gebu.


''Kita cari waktu yang tepat Al,kalau kita tidak bisa mencelakai Arya...maka kita celakai saja lagi istrinya.''usul nyonya Rima.


''Kita tunggu sampai istri si Arya itu memulai lagi aktivitasnya...karena mami yakin kalau sekarang dia pasti masih dalam masa libur cutinya.''terang nyonya Rima.


''Huh...kenapa juga dia dulu gak mati aja kaya maminya itu...jadikan kita gak repot begini.''umpat Aldi.


''Mami juga heran kenapa itu anak susah banget matinya...sudah berbagai cara kita lakuin tapi tetap saja masih hidup sampai sekarang.''kata nyonya Rima menimpali.


''Lagian si tua itu juga susah banget di pengaruhi ya buat ngasih jabatan Arya ke kamu.''geram nyonya Rima.


''Mi apa mungkin laki-laki tua itu sudah mengetahui atau curiga sama kita?''tanya Aldi was-was.


''Mami rasa sih dia belum tau Al.''jawab nyonya Rima.''Sudah kamu tenang saja.''ucapnya lagi.


Sedangkan ditempat itu juga ada Naina istri dari Aldi,dia sama sekali tidak menimpali ucapan dari suami juga ibu mertuanya...dia malah sibuk dengan pikirannya sendiri.


''Kenapa dulu aku bisa ninggalin Arya?''batinnya.


''Kalau tau Arya masih tampan seperti sekarang ini,aku gak bakal pernah ninggalin dia dan nikah sama Aldi.''batinnya lagi.


''Mungkin sekarang aku sudah menjadi nyonya muda Arya Narendra seorang CEO NRD grup bukan Aldi yang hanya menjadi direktur di salah satu cabang perusahaan NRD grup.''sesal Naina.


''Aku yakin dia masih ada rasa walau sedikit sama aku,secara dia dulu sangat tergila-gila padaku...aku harus memikatnya kembali dan ninggalin si Aldi itu.''pikirnya.

__ADS_1


Ya sekedar informasi buat para readers bahwa si Naina ini dulunya pacar Arya sebelum kecalakaan dan begitu mengetahui fakta bahwa Arya lumpuh dan mukanya rusak maka dia meninggal Arya tanpa dia ketahui bahwa hal itu hanyalah rencana Arya untuk menyelidiki siapa dalang dari semua kejadian yang menimpanya lalu secara kebetulan juga Naina bertemu dengan Aldi di Rumah Sakit yang notabene mengaku sebagai putra sulung dari keluarga Narendra jadi dia pikir tahta NRD grup akan menjadi milik Aldi tanpa dia tau yang sebenarnya bahwa Aldi hanyalah anak dari istri kedua tuan Alan...so sekarang nyesel-nyesel dah.


Arya pun setelah putus dari Naina dia menjadi sosok yang lebih dingin dan tidak percaya lagi sama yang namanya wanita,pikir dia mana ada wanita yang mau tulus cinta sama pria yang lumpuh juga buruk rupa...maka untuk mendapatkan wanita yang tulus dia melanjutkan sandiwaranya.


*****


Di kediaman ayah Bayu terasa ada yang berbeda setelah sang putri sulung pergi ikut dengan suaminya.


''Kayak ada yang gimana gitu ya yah Shanum gak disini?''kata bunda ketika mereka bertiga duduk dimeja makan untuk sarapan.


''Iya bun,Satria juga ngerasa kayak gitu...jadi sepi.''ujar Satria.


''Baru kerasakan sekarang,gitu aja kemarin-kemarin kalau ketemu ribut melulu begitu yang satu gak ada rindu.''cibir ayah.


''Kerasa banget yah.''kata bunda sendu.


''Udah dong kalian ini jangan sedih-sedih gitu,Shanumkan pergi juga ikut pindah kerumah suaminya.''kata ayah.''Harusnya kita itu ikut bahagia melihat dia bahagia seperti sekarang dan kita do'akan semoga rumah tangga mereka sakinah,mawadah dan warahmah.''nasehat ayah.


''Kalau itu sudah tentu dong ayah,tapi ayah lupa satu hal.''kata bunda.


''Semoga kita cepat dapat cucu,soalnya bunda suka iri kalau temen-temen bunda pada nyeritain cucu mereka...secarakan temen-temen bunda sudah punya cucu semua yah.''kata bunda dan di aminkan oleh mereka semua.


''Iya Satria juga sudah gak sabar pengen punya ponakan yang lucu-lucu.''timpal Satria.


''Yah,kapan-kapan kita berkunjung kerumah Shanum ya...''pinta bunda.''Kitakan sama sekali belum tau rumah Arya dan Shanum.''katanya lagi dan diangguki oleh sang suami.


''Satria juga ikut ya Bun...''mohon Satria.''Satria juga penasaran bagaimana sih rumah seorang sultan...''kata Satria menerawang.


''O iya Sat,kapan kamu mau bertunangan dengan Angel?''tanya ayah.


''Iya Sat,kaliankan pacaran juga udah lama trus kakak kamu juga udah nikah.''timpal bunda.''Biar rumah gak sepi,kalau kayak gini udah Shanum gak ada,Lila juga lagi nganter orangtuanya.''kata bunda lagi.


''Secepatnya ayah bunda...ini Satria juga lagi bahas sama Angel.''jawab Satria.


*****

__ADS_1


Sedangkan di mension Arya...karena Shanum jenuh dirumah tanpa ada kegiatan apapun akhirnya dia memutuskan membuat kue untuk suaminya,dia berniat mengunjungi sang suami di kantornya setelah sang suami memberi kabar bahwa dia tidak bisa cepat pulang...sebenarnya Shanum juga penasaran dengan tempat bekerja suaminya itu karena sekalipun dia belum pernah berkunjung kesana.


''Nyonya muda...''sapa semua maid yang ada di dapur.


''Ada yang bisa kami bantu nyonya?''tanya pak Nuh.


''Ini pak Nuh...ehm...saya hanya ingin membuatkan makan siang serta kue untuk mas Arya.''cicit Shanum.''Apa boleh?''tanyanya.


''Tentu saja nyonya...silahkan.''kata pak Nuh lalu mengalihkan pandangannya ke arah seluruh maid yang ada di sana.''Dan untuk kalian tolong bantu nyonya muda.''titah pak Nuh.


''Baik Pak.''jawab mereka serempak.


''Terimakasih ya pak Nuh.''ucap Shanum dengan mata berbinar.


''Sama-sama nyonya.''jawabnya lalu pergi meninggalkan dapur untuk mengecek pekerjaan para pelayan yang lain.


*****


Di lain tempat ada Arya yang sedang sibuk berkutat dengan semua berkas-berkasnya.


''Baru aja masuk kerja udah setumpuk aja ni kerjaan.''gerutunya.


Henry yang ada di situ terkikik geli mendengar gerutuan dari sang bos sekaligus sahabatnya,pasalnya selama dia mengenal Arya tidak pernah dia menggerutu seperti itu mengenai pekerjaannya.


''Sabar bos.''kata Henry.


''Pengen cepat-cepat pulang...ehm...jadi kangen.''cicitnya.


''Dih bucin bos...baru aja gak bareng udah gitu amat.''ejek Henry.


''Sialan kamu Hen.''seru Arya.''Kamu belum tau aja gimana rasanya...kita liat aja nanti pasti kamu juga bakal tambah bucin sama Lila kalau kalian udah nikah nanti.''timpal Arya.


*****


Maaf ya tadi malam gak up tapi hari ini author usahain buat doble up buat gantinya...soalnya kemarin author sibuk...terimakasih...🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2