Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
28.Bab 28


__ADS_3

Maaf telat up ya readers soalnya kemarin ada acara jadi sibuk banget seharian...makanya baru sempat up...🙏🙏🙏✌️


❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Kamu terlalu berlebihan Ar,harusnya aku yang ngomong kayak gitu...aku gak tau gimana aku kalau gak ada kamu yang waktu itu menolongku...entah sudah jadi apa aku sekarang.''kata Henry sambil menerawang ke masa lalunya saat dia bertemu dengan Arya.


Ya beberapa tahun yang lalu saat Arya masih kelas 5 SD di tengah jalan sewaktu dia pulang sekolah dia melihat seorang anak laki-laki yang di hajar oleh beberapa orang karena ketahuan mencuri sebungkus roti...ya anak itu adalah Henry.Henry yang lebih tua 2 tahun dari Arya hidup terlunta-lunta karena kedua orangtuanya meninggal di sebuah kecelakaan dan mereka sama sekali tidak punya sanak saudara.


Arya kecil di bantu oleh sang sopir menolong Henry kecil dan dari situlah awal persahabatan yang lebih tepatnya persaudaraan mereka di mulai...Henry di sekolahkan dan dirawat keluarga Arya...


Sejak kejadian itu Henry bersumpah bahwa dia selamanya akan mengabdi pada Arya juga menjaganya,sebab karena dialah dia mendapatkan kehidupan yang layak.


*****


Seminggu berlalu setelah kejadian yang menimpa Shanum di Rumah Sakit dan sudah seminggu pula Arya hidup dengan normal yaitu melepaskan topeng dan kursi rodanya...jangan di tanya lagi...tentu saja semua tercengang dengan kondisi Arya yang sebenarnya...baik dari para klien,kariyawan perusahaannya juga perusahaan papi nya juga para keluarga terlebih lagi ada papinya juga Aurora yang sangat bahagia mendengar kabar itu tapi jangan lupakan juga ada Nyonya Rima dan Adi yang merasa jengkel dan makin terancam juga ada satu lagi yaitu Naina yang juga tidak suka mendengarnya.


Setelah banyak sekali pertimbangan akhirnya Arya memutuskan untuk bercerita dengan kekasih hatinya juga calon mertuanya serta meminta pertimbangan dan jalan keluar dari semua masalah yang dia hadapi...semua dilema-dilema yang dia rasakan mengenai ibu dan saudara tirinya.


Pagi ini Arya berkunjung ke kediaman Shanum...karena weekend jadi semua anggota keluarga bersantai di rumah.


Tok...tok...tok...


''Assalamualaikum.''salam Arya juga Henry.


''Wa'alaikumsalam.''saut bunda.


Cklek...(suara pintu terbuka)


''Eh nak Arya...nak Henry ayo masuk.''kata bunda mempersilahkan.


''Yang lain dimana bun?''tanya Arya.

__ADS_1


''Shanum ada di kamarnya sama Lila,terus ayah lagi duduk santai di teras belakang dan lalat Satria lagi jemput Angel.''jelas bunda sambil melangkah bersama Arya dan Henry.


''Kalian langsung ke teras belakang aja ya...''kata bunda.''Bunda panggil Shanum sama Lila dulu.''katanya lagi.


''Baik bunda.''jawab Arya juga Henry.


Setelah beberapa saat Shanum dan Lila juga bunda sudah berkumpul di teras belakang lalu tak lama kemudian disusul oleh Satria juga Angel.


*****


''Ayah,bunda ada yang ingin Arya bicarakan...begitu juga dengan kalian semua.''kata Arya.


''Ada apa nak?''tanya ayah.


Lalu Arya pun menceritakan semua masalahnya...semua keluh kesahnya...semua yang membuatnya dilema tak lupa juga tentang semua kejadian buruk yang menimpa Shanum.Alhasil semua yang mendengar menjadi kaget,sedih,kesal...pokoknya rasanya campur aduk jadi satu.


''Apa yang harus Arya lakukan yah?''tanya Arya di akhir ceritanya.


''Kalau menurut aku kita kumpulin semua bukti-buktinya dulu mas baru kita tunjukkin ke papi juga Aurora.''usul Shanum.''Kita lihat bagaimana reaksi mereka...baru kita putuskan langkah apa selanjutnya yang harus kita ambil.''sambungnya.


''Ayah setuju dengan usul Shanum Ar.''sahut ayah.


''Tapi kalau mereka berbuat macam-macam dengan Shanum gimana yah.''kali ini Henry yang berbicara.''Soalnya yang di incar Meraka saat ini adalah Shanum,karena jika Arya menikah perusahaan akan sepenuhnya diserahkan kepada Arya dan tuan Alan akan pensiun untuk menikmati masa tuanya.''jelasnya.


''Lebih baik kalian cepat menikah.''jawab ayah santai tapi membuat mereka kaget.


''Maksud ayah?''tanya Arya.


''Ya ayah yakin kamu bisa melindungi putri ayah dan jika kamu ingin melindunginya kamu harus segera menikahinya.''jawab ayah.''Karena setelah kalian menikah maka kamu Arya bisa melindungi Shanum 24 jam.''jelas ayah.


''Bagaimana Sha?''tanya Arya pada Shanum.


''Aku terserah mas Arya saja bagaimana baiknya.''jawab Shanum yang sudah mengerti maksud dari pertanyaan Arya.

__ADS_1


''Baiklah yah,Arya akan segera menikah dengan Shanum.''jawab Arya.''Tapi bagaimana dengan papi?''tanya Arya.


''Kamu tenang saja...Ayah yang akan bicara dengan papi kamu.''jawab ayah meyakinkan.


''Kalau begitu kita menikah seminggu lagi ya Sha.''kata Arya mantap.


''Apa gak kecepatan mas?''tanya Shanum.


''Memangnya kenapa Sha?kamu keberatan?''tanya Arya beruntun.


''Mas...menikah itu butuh persiapan...seminggu itu terlalu singkat...masih banyak yang perlu kita urus ini itu.''jawab Shanum sewot.''Aku juga belum mengajukan cuti...susah kalau mau ambil cuti mendadak gitu.''sewotnya lagi.


''Kamu amnesia ya Sha?''ejek Lila.''Kamu lupa siapa pemilik Rumah Sakit tempat kita bekerja?tanyanya lagi.''Siapa sih yang bisa menolak curi yang di ajukan calon istri pemilik Rumah Sakit...emang siap di pecat.''ucap Lila sambil terkekeh.


''Kamu lupa ya Sha siapa calon suami kamu itu?''tanya Henry.''Kamu belum tau aja Sha sebesar apa kekuasaan Arya.


''Masalah cuti itu gampang sayang.''kata Arya.


''Hen telpon Riyan besok suruh urus berkas-berkas milikku juga Shanum yang di gunakan untuk menikah sekalian urus ke KUAnya.''perintah Arya.''Telpon Orlan juga buat siapin perhiasan desain khusus yang limited edition untuk mahar...suruh email langsung ke aku kalau sudah jadi desainnya.''katanya lagi.''O iya telpon Dio untuk menyiapkan hotel pusat yang akan aku gunakan untuk resepsi pernikahan.''ucapnya lagi.''Hubungi Harun untuk urusan ijin cuti Shanum.''lanjutnya dan sukses membuat semua yang ada di sana tercengang.


''Iya Ar.''jawab Henry singkat lalu mulai menelpon satu per satu.


''Hen,jangan lupa hubungi tante Mia untuk menyiapkan baju akad sekaligus resepsinya sekalian untuk semua keluarga inti termasuk kami,Lila juga Angel.''perintahnya.''Dan satu lagi Hubungi Diva...suruh dia mempersiapkan semua barang untuk hantaran seserahan dan suruh Divo untuk menghandle pekerjaan Diva sementara.''titahnya.


Dan lagi-lagi semua orang yang mendengarnya menjadi tercengang juga takjub.


''Wah ini mah bener-bener sultan...''kata Satria.


''Enak ya tinggal telpon sana telpon sini semuanya sudah beres.''timpal Angel.


''Kamu benar-benar beruntung Sha bisa nikah sama bang Arya.''kata Lila.''Sudah ganteng,tajir melintir,sayang dan cinta lagi sama kamu.''imbuhnya.


''O iya Sha gimana rasanya mau jadi istri sultan?''tanya Lila lagi.''Ehm enak ya mau apa-apa tinggal tunjuk.''godanya.

__ADS_1


__ADS_2