
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Mi apa yang harus kita lakukan sekarang?''tanya Aldi.
''Tidak ada.''jawab Nyonya Rima singkat.
''Tapi mi...''kata Aldi lagi.
''Kita tidak bisa berbuat apa-apa disini Al atau kita hanya akan membuat malu diri kita sendiri,karena mami yakin Arya pasti sudah sangat mempertimbangkan.''kata Nyonya Rima.''Mami juga gak mau kalau papi juga Aurora melihat perbuatan kita.''lanjutnya.
''Sudahlah...nanti kita pikirkan rencana selanjutnya.''ucap Nyonya Rima lalu menghampiri suami serta putrinya.
*****
''Mami.''sapa tuan Alan juga Aurora.
''Kalian jahat...kenapa tidak beri tau mami bahwa hari ini hari pernikahan Arya?''kata Nyonya Rima mulai berakting sedih.
''Kami awalnya gak tau mi,papi di telpon Bayu suruh kesini dan gak taunya ya seperti ini.''jelas tuan Alan.
''Aurora juga gak tau mi,aku di telpon bang Arya suruh kesini katanya penting gitu.''kata Aurora.
''Kalau mami?''tanya tuan Alan.
''Ada salah satu teman mami yang bilang lebih tepatnya sebenarnya ingin bertanya apa benar Arya menikah hari ini karena suaminya di undang.''kata Nyonya Rima berbohong.
''Arya memang tidak pernah menganggap mami juga Aldi.''kata Nyonya Rima lagi sok sedih.
''Udahlah mi.''kata tuan Alan.
*****
__ADS_1
Pesta terus berlanjut dan para tamu undangan pun silih berganti untuk mengucapkan selamat hingga tiba waktunya untuk Arya melakukan jumpa pers.
''Tuan muda sudah waktunya.''kata Henry memberi tahu.''Mereka semua sudah berada di ruangan yang di tentukan.''jelasnya.
Iya Arya mengadakan jumpa pers untuk mengenalkan Shanum di depan umum juga mungkin ada yang perlu di konfirmasi agar kedepannya tidak timbul masalah dan berita yang simpang siur.
''Ayo sayang.''ajak Arya.
''Kemana mas?''tanya Shanum.
''Konferensi pers...mereka sudah menunggu kita.''kata Arya.
''Aku takut mas...aku gak pernah berhadapan dengan wartawan sebelumnya.''jujur Shanum.
''Tenang saja,ada aku.''kata Arya.''Dan kamu harus mulai membiasakannya sayang.''lanjutnya sambil menggandeng tangan Shanum menuju tempat acara.
*****
Begitu pintu terbuka sudah banyak para wartawan yang mengarahkan kameranya untuk memphoto sang tuan muda bersama sang istri.
''Kalian boleh mengambil photo tapi dari tempat kalian duduk tidak boleh mendekat,dan tuan muda hanya akan menjawab 5 pertanyaan saja.''kata Henry memberi tahu.''Siapa yang membuat ricuh akan langsung di keluarkan dari ruangan ini.''lanjutnya.
''Ehm...selamat malam teman-teman media semua,perkenalkan ini adalah istri saya Nyonya muda keluarga Narendra...Shanum Arya Narendra.''sapa Arya dan juga memperkenalkan istrinya.''Bagi teman-teman yang mau bertanya saya persilahkan.''lanjutnya.
''Maaf tuan saya Ivan dari xxx...saya mau bertanya apakah nyonya muda berasal dari kalangan yang sama dengan anda atau anak pejabat mungkin?''tanyanya.
''Oh bukan keluarga istri saya hanya dari kalangan biasa dan istri saya ini adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit terbesar disini.''jawab Arya.
''Saya Ale dari yyy...bagaimana awal pertemuan anda dengan istri?''
''Ayahnya adalah sahabat lama papi saya,awalnya kami di jodohkan tapi lama kelamaan saya jatuh cinta dengannya...''jawab Arya sambil memandang Shanum dengan tatapan penuh cinta tidak lupa dengan kedua tangan mereka yang saling bertautan sejak tadi.
''Saya Jeni dari vvv...maaf tuan muda kenapa kesannya pernikahan kalian di adakan secara mendadak?
__ADS_1
''Mendadak?tidak sama sekali karena kami sudah bertunangan dari bulan lalu dan memang sudah direncanakan bahwa sekarang waktu pernikahannya...pertunangan dan prosesi lamaran kami di adakan secara tertutup jadi tidak ada yang tau kecuali hanya orang-orang terdekat saja.''jawab Arya lagi.
''Saya Fero dari aaa...tuan muda kenapa selama ini anda memakai topeng dan kursi roda?serta apa sebabnya sekarang anda membuka itu semua?
''Saya memakai topeng dan kursi roda hanya untuk mengetahui siapa saja orang-orang yang benar-benar tulus menyayangi dan mencintai saya bukan karena rupa juga harta saya dan kenapa saya membukanya sekarang karena saya rasa memang sudah waktunya dan saya juga tidak mau wanita yang saya cintai bersedih terus karena di cemooh oleh orang-orang karena calon suaminya cacat.''jelas Arya.
''Saya Eki dari www...untuk nyonya muda Narendra,kenapa nyonya mau dengan tuan muda Arya yang notabene waktu dikenalkan dan awal menjalin hubungan dengan anda masih memakai topeng dan kursi roda?apa karena tuan muda kaya?maaf sebelumnya nyonya.
''Tidak apa-apa,aku menerima perjodohan itu karena pertama tidak mau mengecewakan orangtua,yang kedua setelah bertemu dan beberapa kali jumpa dengan beliau saya merasa nyaman dan timbullah rasa cinta di hati saya,saya mencintai beliau apa adanya bukan ada apanya...jadi apapun kondisi fisiknya,apapun keadaannya akan saya terima.''jawab Shanum sambil terus menatap Arya.
''I love you sayang.''kata Arya lalu mengecup kening Shanum karena bahagia mendengar perkataan sang istri.
''I love you more sayang.''jawab Shanum dengan senyum manisnya.
Sontak aksi Arya itu membuat heboh para pemburu berita,mereka cepat-cepat membidikkan kameranya untuk memphoto serta mereka momen langka ini,kapan lagi bisa melihat aksi romantis sang tuan muda yang biasanya terkenal dingin itu.
''Baik,semuanya karena sudah ada lima pertanyaan yang di ajukan dan juga sudah di jawab semua maka acara pers konfrens ini kami tutup.Terimakasih.''kata Henry lalu meninggalkan ruangan itu bersama dengan Arya juga Shanum.
*****
''Sayang,kamu istirahatlah dulu.Aku dan Henry akan ke tempat acara resepsi kita karena masih ada tamu disana...beberapa relasi dan kolega bisnisku.''kata Arya setelah keluar dari ruangan pers konfrens.
''Hen,ayo kita antar Shanum ke kamar dulu setelah itu baru kita kembali lagi ke ballroom.''ajak Arya pada Henry.
''Baik tuan muda.''jawab Henry lalu mereka melangkah menuju lantai teratas hotel tersebut yang mana di setiap hotel Arya hanya ada satu ruangan di lantai teratas yaitu ruangan pribadi Arya.
*****
''Loh mas inikan bukan kamar kita yang tadi?''tanya Shanum setelah mereka sampai di depan kamar sambil matanya berkeliling mengamati.
''Memang ini bukan kamar kita yang tadi,tapi ini kamar kita yang sesungguhnya di hotel ini.''jawab Arya.''Udah sana masuk dan istirahat ya...''katanya lagi setelah membukakan pintu untuk Shanum.
''Tapi pakaianku dan keperluanku yang lainya bagaimana?''tanya Shanum lagi yang mengingat pakaian serta semua perlengkapan make-upnya masih di kamar yang tadi siang.
__ADS_1
''Kamu tenang saja sayang...semuanya sudah ada di dalam,coba kamu lihat.''ucap Arya.
''Aku dan Henry kebawah dulu ya.''pamit Arya.''Kamu istirahat saja tidak usah menungguku...aku tau kamu pasti capekkan...''lanjutnya.''O iya satu lagi sayang kalau ada yang mengetuk pintu jangan di buka karena yang lainnya sudah istirahat semua dan aku punya kartu akses sendiri buat masuk kekamar ini...di depan juga akan ada beberapa bodyguard yang berjaga.''jelas Arya panjang lebar lalu diangguki oleh Shanum dan Arya pun mengecup kening Shanum sebelum pergi meninggalkan istrinya itu.