
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Gini bik tadi malamkan tuan sama asisten Henry lembur sampai lewat tengah malam jadi ini mau aku buatin sup rumput laut sama sarang burung walet biar stamina mereka terjaga dan cepat pulih.''terang Shanum.
''Wah nyonya perhatian sekali,tuan benar-benar sungguh beruntung mendapatkan istri seperti nyonya.''puji bik Asih dan diangguki setuju oleh semua maid yang ada disana.
''Bibik bisa saja,justru aku yang sangat beruntung bisa menikah dengan tuan muda kalian.''balas Shanum dengan senyum yang mengembang juga pipi yang merona.
''Tolong siapin di meja makan ya bik.''pinta Shanum.''Saya mau lihat tuan muda dulu.''katanya lagi.
''Baik nyonya muda.''jawab bik Asih.
*****
''Sayang...,ayo bangun udah siang ni.''panggil Shanum sambil mengelus lengan Arya.
''Lima menit lagi yank.''gumam Arya dengan mata yang masih terpejam.
''Katanya ada metting pagi...ayo bangun dong.''bujuk Shanum lagi dan Arya pun membuka matanya.
''Cepat mandi gih,airnya sudah aku siapin nanti keburu dingin.''kata Shanum sambil melangkah untuk menyiapkan pakaian Arya.
*****
Setelah Arya keluar kamar mandi kini giliran Shanum yang membersihkan dirinya.
''Sini aku pasangin dasinya.''kata Shanum yang sudah selesai mandi serta sedikit merias wajahnya.
Saat Shanum memakaikan dasinya,Arya merengkuh pinggang Shanum merapat ke tubuhnya.
''Selesai.''ucap Shanum dan...
Cup
Arya mengecup bibir manis Shanum...yang semula ciuman biasa menjadi sebuah ciuman yang panas namun lembut tapi semakin menuntut lebih dan lebih hingga terdengar suara ponsel yang mengambyarkan ciuman mereka.
''Hais...ganggu aja.''gerutu Arya dan membuat Shanum tersenyum mendengarnya.
''Apa?''
''....''
''Hem...''
''....''
''Hem...''
''Sayang...''panggil Arya lalu kembali melingkarkan tangannya di pinggang Shanum.
''Stop...mas Arya harus kekantorkan.''kata Shanum sambil meletakkan salah satu jari telunjuknya di bibir Arya.
''Huh...baiklah.''ucapnya lesu lalu melepaskan rengkuhannya.
Karena melihat wajah lesu sang suami membuat Shanum tidak tega sehingga dia...
Cup
Cup
Cup
Cup
Cup
''Buat nambah semangat nanti kalau kerja.''ujarnya selesai mencium kedua pipi,kening dan dua kali di bibir Arya dan hal itu sukses membuat Arya melongo sangking terkejutnya karena selama ini jarang sekali Shanum mempunyai inisiatif untuk menciumnya lebih dahulu kalau bukan Arya yang merengek memintanya.
''Ini sungguhan...gak lagi berkhayalkan...''kata Arya dalam hati.
''Ayok turun sarapan pasti kak Henry sudah menunggu.''kata Shanum sambil menggandeng lengan Arya hingga membuat Arya tersadar dari lamunannya.
__ADS_1
''Sayang...yang tadi beneran?''tanya Arya.
''Yang mana?''tanya balik Shanum.
''Kamu ciumin aku...?''katanya lagi.
''Iya,kenapa?gak boleh?''tanya Shanum lagi.
''Boleh...boleh banget malah.''ucap Arya senang lalu menghentikan langkahnya dan menghadap Shanum.''Aku seneng banget...sering-sering ya...cup.''
''Iya,udah ayo gak enak sama kak Henry.''ucap Shanum.
*****
''Pagi kak.''sapa Shanum yang melihat Henry sudah duduk di meja makan.
''Pagi.''saut Henry.
''Sayang...kamu masak apa pagi ini untuk kita sarapan?''tanya Arya.
''Kok kamu lagi Sha yang masak?''tanya Henry heran.
''Iya kak...aku kan juga ingin melayani suami aku kak,ini sudah kewajiban sebagai seorang istri kak.''jawab Shanum.
''Wah kamu bener-bener sesuatu Sha...''seru Henry.
''Kakak bisa aja.'''jawab Shanum.''Ini aku buatin sup rumput laut dengan sarang burung walet buat jaga stamina kalian yang terus lembur biar gak sakit.''kata Shanum sambil mengambilkan makanan untuk Arya.
''Ini mas.''kata Shanum menyerahkan piring yang berisi makanan kepada suaminya.
''Terimakasih sayang.''ucap Arya.
''So sweet banget sih jadi iri.''kata Henry.
''Tenang kak,sebentar lagi...Lila pasti juga nglakuin hal yang sama kok.''kata Shanum.
''Ayah sama bunda nanti jadi kesini?''tanya Arya disela-sela makannya.
''Iya dia udah bilang sama aku kok Sha...''jawab Henry.
''Nanti siang ada metting diluar gak mas?''tanya Shanum.
''Gak ada yank,semua metting ada di kantor.''jawab Arya.''Memangnya kenapa yank?''tanyanya.
''Nanti gak usah beli makan...biar nanti siang aku suruh pak Jono anterin makan ke kantor.''jawab Shanum.
''Terimakasih ya sayang.Kalau gitu kita berangkat dulu ya...''pamit Arya.
Cup
Satu kecupan di daratkan di bibir Shanum.
''Assalamualaikum...''salam Arya setelah Shanum mencium punggung tangannya.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Shanum.
Ketika Arya sudah sampai di dekat mobilnya dua mendadak kembali lagi.
''Loh kok balik lagi mas?''tanya Shanum heran.
Cup
Cup
''I love you...''bisiknya lalu melenggang pergi.
Perbuatan Arya itu membuat pipi Shanum merona juga bahagia bahkan para pekerja yang melihatnya juga merasakan kebahagiaan yang di rasakan oleh majikannya itu.
*****
Jam makan siang sudah hampir tiba,jadi sekarang Shanum sedang menyiapkan bekal makan siang untuk sang suami juga Henry tak lupa juga dia membuatkan minuman infused water menggunakan irisan lemon juga timun dan daun mint.
''Bik tolong panggilkan pak Jono.''pinta Shanum.
__ADS_1
''Baik nyonya muda.''patuh maid.
''Ada apa nyonya?''tanya pak Jono begitu menghadap majikannya.
''Pak tolong antarkan makan siang ke kantor suami saya ya.''kata Shanum sambil menyerahkan paper bag ke pak Jono.
''Baik nyonya muda.''kata pak Jono.
''Terimakasih ya pak.''ucap Shanum tulus.
*****
Setelah makan siang Shanum memutuskan untuk beristirahat sambil menunggu keluarganya datang.
Tok...tok...tok...
''Siapa?''tanya Shanum.
''Saya nyonya bik Inem.''jawabnya.
Cklek
''Ada apa bik?''tanya Shanum.
''Itu nyonya di luar ada orang yang mengaku keluarga sebagai keluarga nyonya.''kata bik Inem.
Lalu Shanum juga bik Inem berjalan keluar untuk melihat siapa yang datang.
''Ayah,bunda.''sapa Shanum.
''Maaf nyonya muda kenal dengan mereka?''tanya para penjaga Arya dan Shanum menganggukkan kepalanya.''Maafkan kami tidak tau,silahkan.''ucap mereka ramah.
*****
''Nyonya muda...?''ledek Satria.
''Udah diem deh gak usah mulai...baru ketemu juga.''sungut Shanum.
''Wow kak rumah kamu gede banget...ini mah bukan rumah tapi istana.''seru Arya.
''Bener banget yang dibilang Satria Sha.''timpal bunda yang diangguki oleh ayah.
''Bik,tolong bilangin ke bik Asih atau maid yang bertugas di dapur untuk membuatkan minuman buat keluarga saya.''pinta Shanum.
''Baik nyonya muda.''jawab bik Inem lalu berlalu menuju dapur.
''Sha kok gak minta dia aja yang buatin minum?''tanya Lila.''Malah minta yang lain.''
''Dia gak bertugas di bagian dapur Lil,tugasnya lain.''jawab Shanum.
''Selamat siang nyonya muda.''sapa pak Nuh.
''Siang pak Nuh.o iya kenalin ini pak Nuh kepala pelayan di mension ini dan pak Nuh ini adalah orang tua serta saudara saya.''terang Shanum.
''Selamat siang.''sapa pak Nuh.''Maaf nyonya ada telpon dari tuan muda.''kata pak Nuh.
''Terimakasih pak Nuh.''ucap Shanum.''Aku terima telepon dulu ya sebentar.''pamit Shanum.
''Gila-gila ada kepala pelayannya juga...dan tadi apa pelayannya punya tugas masing-masing.''heboh Lila.
''Kak Lila bener banget dan tadi kak Lila lihat gak penjaganya juga banyak banget.''sambung Angel.
''Berapa ya kira-kira biaya buat bayar pekerja di sini.''timpal Satria.
*****
''Hayo lagi pada mikirin apa?''tanya Shanum.
''Cuma lagi ngebayangin gimana rasanya tinggal di rumah semegah ini dengan semua fasilitas yang wow.''jawab Lila.''Sha,pelayan di sini banyak ya?''kepo Lila.
''Banyak dan sangking banyaknya aku sampai gak inget nama mereka satu-persatu.''jawab Shanum.
''Bang Arya bener-bener Sultan.''seru Satria.
__ADS_1