Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
56.Bab 56


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Maaf dokter tolong jaga bicara anda.''kata Viana tegas.


''Memangnya kamu siapa hah?''bentak Rere.


''Kalau kalian macam-macam dengan nyonya muda kami maka kami yang akan menghadapi kalian.''tegas Jane.


Prok...prok...prok ..


Suara tepukan tangan Rere pun menggema.


''Wow hebat...hebat...selain bawa bodyguard juga sudah tambah lagi pengawalnya...''ejek Rere.


''Sebelum kalian lebih jauh lagi cari masalah dengan Shanum...lebih baik kalian berdua cari tau dulu deh siapa suami Shanum...biar kalian gak nyesel nantinya.''kata Lila memperingatkan Rere juga Ana.


Tap...tap...tap...


Suara langkah seseorang yang baru saja datang ke lobi tapi sedikit banyak sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pagi itu.


''Ada apa ini?''tanya dokter Harun dingin.


''Eh...itu...anu...dokter tidak ada apa-apa.''jawab Ana gugup.''Kami hanya menyapa dokter Shanum saja.''kata lagi.


''Jangan pernah bikin keributan di Rumah Sakit .''peringat Harun.


''Mak...maksud dokter apa?''kini giliran Rere yang buka suara.


''Jangan kalian pikir aku bodoh dan tidak tahu apa yang sedang terjadi disini.''tuturnya sinis.''Kalau sekali lagi seperti ini maka siap-siaplah angkat kaki dari Rumah sakit ini.''tegasnya.


''Sekarang kalian berdua silahkan pergi.''ucap dokter Harun sambil menunjuk dokter Rere juga dokter Ana.


''Baik dok,kami permisi.''ucap Rere juga Ana.


''Kalau begitu kami juga permisi dokter.''ucap Lila lalu menggandeng tangan Shanum untuk keruangan mereka masing-masing.


''Kalau sampai tuan muda tahu istrinya di tindas di sini...bisa di cincang aku.''gumam Harun.


*****


Setelah selesai dengan semua kegiatannya...dia pun berniat untuk mengajak Lila makan bareng di ruangannya...yang mang Arya meminta untuk maid di mension untuk menyiapkan bekal makanan yang sehat untuk Shanum.


''Hubungi Lila dulu deh.''gumam Shanum.


Tut...Tut...Tut...


''Halo assalamualaikum,ada apa Sha?''jawab Lila setelah sambungan telepon tersambung.


''Wa'alaikumsalam La,La makan siang bareng yuk...keruangan aku ya makannya.''kata Shanum.


''Kok di ruangan kamu?memangnya kamu udah pesen makanan?''tanya Lila.


''Gak usah pesen...ni ada bekal dari rumah.''jawab Shanum.''Buruan kesini ya...''pintanya.


''Beres.Wassalamualaikum.''kata Lila.


''Wa'alaikumsalam.''jawab Shanum.

__ADS_1


*****


Tok...tok...tok...


''Masuk.''jawab Shanum.


''Hai,tumben bawa bekal?''tanya Lila.


''Udah makan dulu baru di bahas.''kata Shanum.


''Viana...Jane...ayo makan bareng.''ajak Shanum.


''Tidak usah nyonya muda...nanti kami bisa bergantian makan diluar.''jawab Viana.


''Makan bareng sekarang atau saya laporkan ke tuan muda.''ancam Shanum.


''Baiklah nyonya muda.''jawab Viana.


''Good...ayo.''kata Shanum.


*****


''Sha,kamu masih utang penjelasan sama aku?''kata Lila.


''Iya...iya...''kata Shanum lalu menceritakan semuanya tentang kenapa di membawa bekal sampai tentang kedua pengawal pribadinya.


Berbeda dengan Shanum yang kesal atas semua yang dilakukan oleh suaminya...Lila justru sangat kagum dan ingin di perlakukan seperti itu oleh suaminya kelak...tapi sayang itu hanyalah angan-angan belaka,karena calon suaminya bukan tuan muda seperti Arya melainkan hanya seorang asisten sang tuan muda.


*****


Di tempat lain ada Naina yang sedang murka karena mendapatkan fakta bahwa sang rival sudah beraktivitas seperti biasa bukan tewas atau paling tidak koma seperti yang dia harapkan.


''Lihat saja wanita j****g...akan ku pastikan kamu mati di tanganku.''ucap Naina sambil mengepalkan tangannya.


''Arya Narendra hanya milikku...hanya milikku...hahaha!''seru Naina seperti orang gila.


Prang


Prang


Prang


Naina melemparkan semua barang yang ada di depannya untuk melampiaskan kemarahannya...saat ini dia sedang berada di apartemen pribadinya.


*****


Sedangkan di mension utama keluarga Narendra ada nyonya Rima dengan Aldi yang tak kalah kecewanya mendengar kabar dari sang anak buah.


''S**l...kenapa perempuan itu selalu saja lolos dari maut.''seru nyonya Rima.


''Terus sekang apa yang akan kita lakukan mi?''tanya Aldi.


''Gak ada cara lain selain melakukan hal yang sama seperti mami lakukan ke Arya juga ibunya.''kata nyonya Rima.


''Tapu sekarang pengawalannya lebih ketat mi...''kata Aldi.


''Kita harus menunggu sampai mereka lengah baru setelah itu kita cari celah untuk melakukannya.''seringai nyonya Rima.


''NRD grup harus jadi milik kita...milik kita...''seru nyonya Rima dengan senyum liciknya.

__ADS_1


*****


Sedangkan di kantor Arya.


''Permisi tuan muda.''kata Henry yang baru saja masuk ke ruangan CEO.


''Ada apa Hen?''tanya Arya.


''Ada sedikit masalah di AR grup.''kata Henry.


''Apa?''tanya Arya lagi.


''Saham perusahaan mengalami penurunan hingga satu persen tuan muda.''jelas Henry lalu memberikan tablet yang dibawanya kepada Arya.


''S**l...siapa yang berani bermain-main denganku.''geram Arya.''Hen,panggil Gery kesini.''perintah Arya.


''Baik tuan muda.''jawab Henry.


*****


Tok...tok...tok...


''Masuk.''kata Arya yang tengah duduk di kursi kebesarannya sambil sedikit memijat pelipisnya.


Muncullah dua sosok orang kepercayaan Arya yaitu Henry dan Gery sang anjing pelacak.


''Selamat siang tuan muda.''sapa Gery.


''Hem...duduk dan lihat ini.''perintah Arya dengan menyerahkan tablet yang diberikan Henry tadi.


''Hem...sebenarnya beberapa saat lalu ada seseorang yang berusaha menerobos sistem keamanan kita tuan muda dan saya rasa ini adalah orang yang sama.''tutur Gery.


''Tingkatkan sistem keamanan cyber kita...''perintah Arya.


''Sudah saya lakukan tuan muda.''jawab Gery.


''Bagus.''ucap Arya.


Setelah beberapa saat Gery sibuk mengotak-atik laptopnya akhirnya dia bisa bernapas lega karena sudah menemukan siapa dalang dari semua kekacauan ini.


''Dapat.''seru Gery.


''Ini dari perusahaan JP grup tuan muda.''kata Gery.


''JP grup...apa motif mereka melakukan ini...''kata Arya.


''Saya rasa motifnya adalah sakit hati tuan muda.''terang Henry.


''Sakit hati...apa maksudmu Hen?''tanya Arya heran.


''Pemimpin perusahaan JP grup yaitu tuan Johan Prakarsa pernah meminta atau lebih tepatnya menawarkan kepada anda untuk menjadi menantunya saat kita ada metting diluar bersama beliau yang memang membawa putrinya.''jelas Henry.''Bahkan beliau terima kalau putrinya di jadikan istri kedua oleh anda kalau anda tidak memang tidak mau berpisah dengan nyonya muda terkesan memaksa memang tapi anda menolaknya juga langsung menolak bekerja sama dengan perusahaan beliau.''tutur Henry lagi.


''Iya...iya...aku baru ingat Hen.''ucap Arya.''Sekarang saya mau kamu retas balik sistem keamanan mereka dan buat agar perusahaan mereka sahamnya anjlok Ger.''perintah Arya pada Gery.


''Baik tuan muda.''jawab Gery.


''Dan kamu Hen,pastikan bahwa tidak ada satu perusahaan pun yang berinvestasi di sana jadi mau tidak mau mereka akan menjual sahamnya kalau ada yang kekeh mau berinvestasi pastikan padanya akan berurusan dengan AR grup...dan setelah semuanya beres kamu suruh orang untuk membeli saham mereka dengan tidak menggunakan namaku dan selanjutnya pasti kamu sudah tau kan....''tutur Arya.


''Baik tuan muda akan saya laksanakan.''kata Henry lalu keluar untuk menghubungi para pengusaha lainnya.

__ADS_1


__ADS_2