
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Setelah keluarga Arya berpamitan kini yang berada di rumah adalah seluruh keluarga besar ayah dan bunda Shanum.
''Bayu...kamu kok ngasih ijin Shanum buat tunangan sama orang c***t kayak gitu...''kata salah satu kakak laki-laki bunda yang sulung.
''Atau jangan-jangan kamu ngasih ijin cuma karna mereka dari keluarga kaya dan terpandang...?kamu mau menjual putrimu demi harta...''hardik istri kakak bunda dengan nada mengejek.
''Mbak itu ngomong apa...?jangan nuduh orang sembarangan mbak.''kata bunda.
''Mas...aku dengan papinya Arya adalah sahabat lama...dulu kita pernah berjanji untuk menjodohkan anak-anak kita...walaupun tidak ada paksaan dan kita bisa membatalkan ya,tapi...''jelas ayah Bayu.
''Tapi Shanum yang mau pakde...gak ada yang maksa Shanum buat nerima perjodohan ini...dan juga Shanum menerimanya bukan karena harta seperti yang bude tuduhkan.''kata Shanum.
''Shanum rasa Shanum sudah cukup dewasa untuk bisa menentukan jalan hidup yang harus Shanum pilih...''kata Shanum lagi.
''Kamu itu cantik Sha,pintar dan berpendidikan tinggi...dokter lagi...masih banyak pria di luar sana yang lebih dari Arya...atau jangan-jangan kamu gak laku ya Sha...''Ucap bude lagi yang bikin sakit telinga dan sakit hati.
''Mbak...''ucap bunda dengan intonasi suara agak meninggi.
''Lihat tu Anne...dia cantik...dia juga dapat suami yang sempurna...tampan,gagah,pengusaha dan tentu juga kaya tapi dia normal gak c***t..''kata bude Dwi yang dari tadi memojokkan Shanum.
''Benar kata ibu Sha,liat suami aku...mas Dendi...sempurnakan.''kata Anne bangga.
''Liat juga tu suami Anin...juga sama sempurnanya dengan suami Anne...''kata bude Dwi yang terus membanggakan para menantunya yang pengusaha juga pejabat.
''Kak...''sapa Ica sang adik sepupu dan Shanum langsung menoleh kearahnya.
''Yang sabar ya kak...''kata Irza tunangan dari Ica.
''Iya kak udah gk usah di dengerin.''kata Ica dan dibalas senyuman manis oleh Shanum.
''Ini tante buat minuman dingin...ayo minum dulu...''kata tante Santi ibunya Ica yang membawa minuman dibantu sang mantu.
__ADS_1
Yang ada di kediaman saat ini adalah saudara kandung dari bundanya.Bunda Shinta mempunyai seorang kakak laki-laki yang bernama Edi suaminya bude Dwi dan mempunyai tiga orang anak yaitu Anna nama suaminya Dendi yang suaminya juga pengusaha walaupun tak sebesar Arya tapi sombongnya minta ampun,terus Anin dan suaminya Rio yang pejabat...lebih tepatnya anggota DPRD, terus si bungsu Azam yang baru juga merintis usaha datang dengan tunangannya Via.
Terus di sana juga ada Tante Santi dan suaminya Om Arifin...mempunyai tiga orang anak yaitu Gusti yang datang dengan istrinya Melda,lalu Ica yang datang dengan tunangannya Irza,terus Nanang yang juga datang dengan pacarnya Pipit.
*****
''Kak...ini hantaran pertunangan tadi ya...''ucap Ica disela-sela mereka menikmati minuman dingin yang tidak sengaja melihat hantaran pertunangan dari Arya untuk Shanum yang belum sempat di pindahkan.
''Ehm...memang beda hantarannya kalo tunangan sama sultan mah...semuanya barang-barang branded dan limited edition.''puji Ica sambil melirik Shanum juga bude Dwi.
''Gila...gila...habis berapa duit ni bang Arya buat beli ini semua...dan kakak tadi cuma kasih yang tadi aja ke Abang...''seru Satria.
''Yang pastinya banyak banget kak...cincin pertunangan aja satu pasang 450jutaan di tambah lagi ini... milyaran ini mah habisnya...''kata Ica tambah memanas-manasi.
''Sultan mah bebas Sat...orang kekayaan sama uangnya aja gak bakalan habis 7 turunan,7 tanjakan dan 7 belokan kok...''ucap Lila.
''Kak Lila bener banget...''kata Angel membenarkan ucapan Lila.
Dan semuanya pun tertawa mendengar celotehan mereka bertiga.
Sementara Anne,Anin serta bude Dwi menatap tidak senang dengan apa yang didapatkan oleh Shanum.
*****
''Iya sayang...''kata bunda.
*****
Setelah membersihkan dirinya juga ritual malamnya... Shanum lalu naik ke atas ranjang bersiap untuk istirahat.
Ketika akan merebahkan tubuhnya tiba-tiba terdengar suara dari handphonenya.
''Mas Arya...tumben video call.''monolog Shanum begitu melihat nama yang tertera di handphonenya.
''Assalamualaikum mas...''ucap Shanum begitu menggeser ikon hijau di handphone.
__ADS_1
''Wa'alaikum salam lagi ngapain Sha?''kata Arya.
''Ni lagi mau siap-siap tidur mas,ada apa mas?''kata Shanum.
''Gak ada apa-apa Sha...aku cuma mau ngucapin terimakasih aja...karena kamu udah mau terima aku,udah mau jadi tunangan dan calon istri aku,sama... terimakasih untuk ini...''kata Arya sambil menunjuk hantaran pertunangan dari Shanum untuknya...
''Aku juga ucapin terimakasih ya mas untuk semuanya...dan apa yang aku kasih ke mas Arya gak ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan yang mas Arya kasih ke aku.''ucap Shanum sambil menunjuk hantaran pertunangan dari Arya.
''O iya mas Arya suka enggak? maaf ya mas...soalnya aku bingung mau kasih mas Arya apa...mas Arya kan udah punya segalanya...''lanjut Shanum.
''Apaan sih Sha,aku suka kok...suka banget malah,kan yang ngasih tunangan aku...''gombal Arya dan itu membuat wajah Shanum menjadi merah merona.
''Mas...kok ngasih hantarannya banyak banget dan semua barang-barang mewah...pasti habis banyak ya mas biayanya...aku jadi gak enak sama mas Arya...''kata Shanum yang merasa tidak benak hati dengan Arya.
''Itu pantes buat kamu Sha...buat tunangan aku...masa iya seorang Arya Narendra ngasih barang-barang yang gak berkualitas...''sombong Arya.
''Dih sombong... percaya deh yang sultan...''ucap Shanum sambil terkekeh.
''Akhirnya satu tahap udah kita lewati dengan lancar ya Sha...lega rasanya.''kata Arya.
''Iya mas lega banget rasanya...dan kita tinggal maju satu langkah lagi.''ucap Shanum.
''Bener banget Sha..udah malem kamu tidur ya...pasti capek banget kan...''ucap Arya perhatian.
''Mas Arya juga ya...pasti mas Arya juga cepek kan...''balas Shanum.
''Iya bentar lagi Sha... setelah aku menyelesaikan pekerjaan hari ini yang tadi tertunda karna acara pertunangan kita.''kata Arya.
''Oke...tapi setelah selesai langsung istirahat ya mas.Assalamualaikum.''kata Shanum perhatian.
''Iya-iya tunangan aku... trimaksih ya perhatiannya... seneng deh sekarang ada yang perhatian.Waalaikum salam...mimpi indah ya...''tutup Arya.
*****
''Semoga aja semuanya berjalan dengan lancar sampai hari H...dan semoga saja pilihan aku ini pilihan yang benar dan tepat buat aku...''gumam Shanum setelah sambungan video call mereka berakhir lalu bersiap untuk tidur.
__ADS_1
*****
''Terimakasih Sha...kamu udah terima aku apa adanya...terima kasih ya Allah karena telah hadirkan jodoh yang terbaik untuk aku wanita yang istimewa dan sempurna.''monolog Arya kemudian melanjutkan kerjaannya.