
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''By...''panggil Shanum.''Bangun by sudah subuh...''bisiknya lagi di telinga sang suami.
''Eum...pagi sayang...''gumam Arya sambil berusaha membuka matanya kemudian mendudukkan tubuhnya.''Cup...morning kiss.''lanjutnya setelah mengecup sekilas bibir ceri istrinya.
Ritual rutin yang selalu mereka lakukan ketika bangun tidur meski mereka sudah beberapa tahun menikah...sebuah pelukan hangat juga morning kiss...tidak ada yang berubah...
''Ayo bangun terus kita jamaah takut keburu habis waktunya...''kata Shanum.
''Iya tunggu sebentar...aku bersih-bersih dan wudhu dulu...''ucap Arya kemudian pergi ke kamar mandi.
*****
''Sudah ketemu belum by siapa yang sudah ingin mencelakakan anak-anak?''tanya Shanum begitu mereka selesai sholat dan duduk berdua di sofa.
''He'em.''jawab Arya.
''Terus siapa?''cecar Shanum ingin tahu.
''Nona muda Hartono...Cindy Hartono.''jawab Arya.''Wanita yang marah-marah di resto waktu itu...''lanjut Arya yang melihat raut bingung di wajah sang istri.
''Hah...dia.''kaget Shanum.''Terus sekarang dia ada di mana?''tanyanya lagi.
''Ada bersama anak buah aku.''jawab Arya lugas.
''Jangan di apa-apain by...serahin ke pihak berwajib saja.''pinta Shanum.
''Huft baiklah kalau itu kemauan kamu yank...padahal sebenernya aku ingin menyiksanya terlebih dahulu baru aku jebloskan ke penjara.''kata Arya.''Tapi jangan halangi aku untuk menuntutnya supaya dia mendapatkan hukuman seberat-beratnya bila perlu di penjara seumur hidupnya.''tegas Arya.
''Terserah kamu by.''jawab Shanum.
''Enak saja...gak semudah itu...aku akan menyiksanya dulu sampai puas dan setimpal dengan perbuatannya karena sudah berani mencelakakan anak-anakku...sudah dengan lancang mengusik seorang Arya Narendra.''gumam Arya di dalam hatinya.
*****
''Pagi mom...dad...''sapa Alvan dengan suara paraunya karena baru bangun terjaga dari lelapnya.
''Selamat pagi sayang.''sahut Shanum.''Ada yang sakit bang?''tanyanya.
''Enggak ada mom.''jawab Alvan.
''Kenapa?Abang butuh sesuatu?''tanyanya lagi melihat sang putra yang sepertinya tidak nyaman.
''Ehm...abang ingin ke kamar mandi mom.''lirihnya.
''O...''jawab Shanum.
''Sini sama daddy.''sahut Arya yang sudah berdiri dari duduknya.
Arya berjalan menghampiri Alvan dan membantunya menuju ke kamar mandi.
''Boleh mandi gak mom?''tanyanya.''Tubuh Al rasanya sudah tidak enak banget...''keluh bocah itu.
__ADS_1
''Iya boleh tapi luka kepalanya jangan sampai basah dan tangannya jangan banyak bergerak.''tutur Shanum.
''Ayo daddy bantu kamu mandi bang.''sahut Arya.''Mom tolong siapin keperluan abang...''pintanya pada sang istri.
*****
Cklek
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.'
''Loh Alvan sama Arya kemana nak?''tanya bunda Sinta yang baru saja datang bersama suaminya.
''Itu nas Arya lagi bantuin Alvan buat bersih-bersih bun.''jawab Shanum.''Bunda datang ke sini cuma berdua sama ayah?''tanyanya.
''Iya kami hanya datang berdua.''jawab bunda.
''Tapi tadi malam nginep di rumah kan?''tanya Shanum lagi.
''Iya kami nginep di rumahmu sama papinya Arya dan Aurora buat nemenin si kembar.''jawab bunda.''Tapi ini ayah dan bunda memutuskan untuk kesini terlebih dahulu sambil membawa sarapan juga pakaian ganti buat kalian bertiga,Autora dan papinya Arya serta si kembar baru kesini nanti siang sambil membawa makanan untuk makan siang kalian nanti...lagian gak baik juga buat si kembar kalau lama-lama berada di rumah sakit...''terangnya.
''Iya bun.''kata Shanum.''Tapi anak-anak semalam gak rewelkan bun?''tanya Shanum.
''Enggak...''jawab bunda.''Mereka anak-anak yang baik dan penurut kok.''puji bunda pada kedua cucu kembarnya.
''Bagaimana keadaan Alvan Sha?''tanya ayah buka suara.
''Sudah mulai membaik yah.''jawab Shanum.
''Terus pelakunya gimana?''tanya ayah lagi.
Cklek
''Pelan-pelan saja bang.''kata daddy tiga anak itu saat keluar dari kamar mandi.
''Iya dad.''jawab Alvan.''Maaf dah ngrepotin seluruh keluarga terutama daddy dan mommy...juga Al ucapin terimakasih sama daddy juga mommy...''ucap Alvan berhenti sejenak.
''Kamu ini ngomong apa bang...gak perlu terimakasih apalagi minta maaf karena ini adalah tugas serta tanggung jawab kami kepada kamu juga twins sebagai anak-anak daddy dan mommy.''jawab Arya.''Ayo jalan lagi...''ajak Arya.
Arya dan Alvan sama sekali belum menyadari bahwa ada tiga pasang mata yang melihat interaksi serta tiga pasang telinga yang mendengar semua yang mereka katakan.
''Ehm...''ayah sengaja mengeluarkan suara dehemannya.
''Ayah...bunda.''panggil Arya.
''Sini opa bantu naik ke tempat tidur...''tawar ayah Bayu yang berjalan mendekat ke Alvan dan Arya.
''Kok pagi-pagi kesininya yah?''tanya Arya.
''Iya bawain sarapan sama pakaian ganti buat kalian.''jawab ayah.
''Aduh terimakasih banyak ya yah...bun...jadi ngrepotin.''ucap Arya.
''Kamu ini Ar kayak sama siapa aja.''ujar ayah.
__ADS_1
Cklek
''Permisi...saya mengantarkan makanan serta obat untuk pasien dok.''
''Oh iya taruh di nakas saja.''jawab Shanum.
''Kalau begitu saya permisi dok.''pamitnya setelah meletakkan bawaan yang dia bawa.
''Terimakasih ya...''ucap Shanum.
''Sama-sama dok...sudah tugas saya.''jawabnya.
''Nah cucu gantengnya oma sekarang sarapan dulu ya...''kata bunda Sinta.
''Iya oma.''jawab Alvan patuh.
''Kalian berdua juga sarapan.''kata bunda lagi yang di tujukan ke putri serta menantunya.''Biar bunda yang bantu Alvan makan.''lanjutnya.
''Iya bun.''jawab Arya.
''Bang...di tambah pakek makanan dari rumah ya...''tawar Shanum dan hanya di angguki oleh Alvan.
''Makan yang banyak biar cucu oma ini bisa lekas pulih dan cepat pulang...''ujar bunda Sinta sambil menyuapi Alvan.
*****
Cklek
''Selamat pagi...''
''Selamat pagi...''
''Gimana apa tuan Al merasakan ada yang sakit?''tanya sang dokter yang menangani Alvan dan Alvan pun menjawab pertanyaan dokter dengan sejujurnya.
''Oh itu hal yang wajar.''jawab sang dokter.''Sudah sarapan?''tanya dokter lagi.
''Sudah dok.''jawab Alvan.
''Obatnya sudah diminum?''tanyanya lagi.
''Sudah dok.''jawab Alvan lagi.
''Bagus.''puji sang dokter.
''Jadi saya kapan bisa pulang dok?''tanya Alvan.
''Tunggu beberapa hari lagi ya...''ucap dokter itu lalu memeriksa keadaan Alvan.
''Gimana keadaan putra kami saat ini dok?''tanya Arya begitu melihat sang dokter selesai meriksa.
''Sudah lebih baik tapi masih beberapa hari lagi menginap di sini...makan teratur disertai minum obat secara teratur dan istirahat yang cukup akan membuat tuan Al cepat pulih.''terangnya.''Kalau begitu saya permisi dulu tuan muda...''pamitnya.
''Hem.''jawab Arya.
''Terimakasih dok.''jawab Shanum.
__ADS_1
*****
Ayo beri dukungan serta komennya ya...itu membuat lebih semangat untuk menulis...aku tunggu...terimakasih...🙏😊