
❤️ Happy Reading ❤️
''Rencana kedepanmu apa?''tanya Alvan.
''Belum tau...''sahut Panji.
''Tunggu sebentar.''kata Alvan lalu menjauh dan mengambil ponselnya menghubungi seseorang.
''Siapa di Ra?''tanya Panji penasaran.
''Alvan...tadi kalian sudah kenalan kan.''jawab Kinara cengok.
Memang semenjak mereka akan bekerjasama menggagalkan perjodohan mereka...mereka berdua menjadi lebih dekat.Panji yang notabene anak bungsu menganggap Kinara bak adiknya sendiri.
''Itu juga aku tau.''sahut Panji.''Maksud aku siapa kamu?''tanya Panji lagi.
''Temen.''jawab Kinara.
''Temen pa demen?''ledek Panji.''Aku tau kali Ra...tatapan mata kamu itu gak bisa bohong.''lanjutnya.
''Dia temen aku...kita dekat walau tak menampik aku menyukainya.''jawab Kinara sambil tersenyum tipis.''Kita gak ada status apa-apa yang spesial tapi dia memperlakukanku secara spesial...dia sangat perhatian padaku...yah hubungan kami bagai tanpa status.''desahnya.''Hanya satu yang sering dia ucapkan bahwa dia akan memantaskan diri...kami berdua harus sama-sama saling memantaskan diri tanpa membawa nama keluarga.''lanjutnya.
''Berarti dia itu tipe lelaki yang mandiri dan ingin berdiri di kakinya sendiri Ra...bagus itu.''kata Panji.
''Maaf lama.''ucap Alvan yang baru kembali dari menelponnya.
''Iya gak apa-apa...santai saja.''sahut Panji.
__ADS_1
''Emm begini sebelumnya aku minta maaf dan aku harap kamu gak tersinggung.''kata Alvan memulai bicaranya.
''Ada apa?''tanya Panji penasaran.
''Kalau kamu belum ada rencana apapun bagaimana kalau kamu kerja di salah satu tempat usaha aku kebetulan ada beberapa posisi yang kosong.''kata Alvan.
''Memang gak apa-apa ya?''tanya Panji.
''Kak Al gak tanya orangtua Kaka Al dulu?''sahut Kinara.
''Gak perlu Ra...karena ini adalah usaha pribadi milikku sendiri bukan usaha orangtua aku jadi keputusan penuhnya ada di aku.''jawab Alvan sebenarnya...maaf bukan mau sombong atau pamer ya...
''Tapi aku merasa gak enak kalau nantinya kamu atau usaha kamu jadi terlibat dan kena imbasnya kalau kamu nolongin aku.''kata Panji lagi.
''Gak apa-apa.''jawab Alvan singkat.''Mumpung belum terlalu malam juga kan.''ajak Alvan.
*****
''Malam bang Al.''sapa salah satu karyawan cafe begitu melihat siapa yang masuk.
''Malam.''jawab Alvan ramah.''Mas Riko masih ada?''tanya Alvan.
Riko adalah asisten Alvan dalam mengelola cafe serta bengkel miliknya...bisa di bilang wakil dari Alvan karena Alvan gak bisa selalu standby di tempat usahanya.
''Ada bang...di ruangannya.''jawabnya.
''Terimakasih ya...Abang keruangan mas Riko dulu.''kata Alvan.
__ADS_1
Tok
Tok
Tok
''Masuk.''
Cklek
''Assalamualaikum mas.''salam Alvan.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Riko.
''Ada apa bang tumben mampir malam-malam?''tanya Riko setelah mempersilahkan masuk dan duduk tamunya.
''Seperti yang Abang bilang tadi kak.''kata Alvan.
''Di cafe dan bengkel yang baru masih ada posisi manager yang belum ke isi bang...masih belum nemu.''kata Riko memberitahu.
''Kamu bisa pilih mau kerja di cafe atau bengkel...''kata Alvan.
''Ini serius?''tanya Panji dan di angguki oleh Alvan.
''Aku di tempatkan di mana saja mau...''kata Panji lagi.
''Bagaimana mas?''tanya Alvan pada Riko.
__ADS_1
''Kita coba di cafe.''jawab Riko.