Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
156.Bab 156


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Waduh jadi kena protes gara-gara semalam up nya cuma sedikit...😁 maaf ya...🙏✌️


*****


Keesokan harinya sengaja daddy Arya serta mommy Shanum dan para Oma,opa,grandpa serta buna Aurora tidak pergi beraktivitas seperti biasanya...


Mereka pergi bersama cucu sulung keluarga Narendra itu untuk melihat pertandingan taekwondo antar sekolah.


Mereka ingin memberikan semangat serta dukungan untuk Alvan Narendra.


Karena bagi seseorang yang sedang akan bertanding apapun atau sedang menghadapi masalah apapun jika ada keluarga yang datang untuk mendukungnya dengan tulus maka akan memberikan semangat serta kekuatan yang sangat berarti.


Apalagi seorang ayah...karena kehadiran seorang ayah di dalam sehari-hari tidak seperti seorang ibu jadi dalam saat-saat tertentu kehadiran seorang ayah sangat mereka butuhkan dan jauh lebih memberi pengaruh yang positif di bandingkan kehadiran sosok seorang ibu.


Saat mereka sedih,saat mereka ada masalah bahkan saat moment-moment penting mereka dengan kehadiran sesosok laki-laki yang di sebut ayah maka akan menjadi lebih berkesan.


Bahkan seorang anak laki-laki akan tebih termotivasi menunjukkan kemampuannya di hadapan sang ayah,seorang anak perempuan pun akan lebih manja dan dekat kepada ayahnya karena bagi mereka ayah adalah sesosok super hero dalam hidup mereka.

__ADS_1


(Maaf kalau salah ya)


*****


''Bang...''panggil Arya pada putra sulungnya itu saat dia dan yang lainnya baru tiba.Karena Alvan beserta kedua adik kembarnya sudah berangkat duluan dari pagi seperti biasanya.


''Bang,daddy cuma pesen...tetap fokus dan jangan terlalu memikirkan hasil akhirnya nanti.''pesan daddy Arya ketika Alvan sudah ada di hadapannya.''Seperti kata mommy kemarin mau Abang menang atau kalah bagi kami Abang tetap yang terbaik...tetap manjadi pemenang bagi kami semua.''sambung Arya.


''Iya dad.''jawab Alvan.


''Do'a kami selalu menyertai langkahmu bang.''timpal Shanum.


''Oh jadi cuma mommy aja ni yang di ucapin terimakasih dan di peluk?''sindir Arya yang membuat mereka semua terkekeh.


''Ya sudah sini pelukan bertiga...''ajak Shanum lalu mereka pun berpelukan bertiga.


Dalam hati Alvan dia sungguh sangat beruntung memiliki keluarga seperti ini dengan adanya mommy setra daddy dan anggota kelurga yang lain yang tak pernah membeda-bedakan antara dirinya dengan si kembar.


Dia sangat-sangat bersyukur bisa mendapatkan kehangatan dari sebuah kelurga yang harmonis...kalau kaya itu adalah bonus dari kebaikan Allah SWT untuk dirinya sampai tidak sadar air mata Alvan menetes membasahi pipinya dan kemudian dia cepat-cepat untuk segera menghapusnya karena tidak ingin kalau sang mommy dan daddy mengetahui dirinya menangis.

__ADS_1


''Abang kesana dulu ya mom,dad.''kata Alvan begitu mendengar dirinya di panggil oleh sang pelatih.


''Ya sudah tapi ingat pesan daddy sama mommy ya nak.''kata Shanum.


''Kami duduk tribun sebelah sana ya bang.''kata Arya sambil menunjuk arah dimana dirinya dan keluarga akan duduk dan di angguki oleh Alvan.


''Semangat abang Al...''seru Aurora menyemangati sang keponakan.


*****


''Nanti twins gimana Sha?''tanya bunda Sinta saat mereka sudah duduk di tribun.


''Nanti kalau mereka sudah keluar bakal di antar Angel kesini bun.''jawab Shanum.


''Semoga saja saat abangnya tanding mereka sudah ada di sini ya mom.''kata Arya.''Jadi merekanya gak kecewa...karenakan mereka antusias banget sama pertandingan abangnya ini.''sambung Arya.


''Iya semoga saja dad.''jawab Shanum.


''Tenang kak...aku sudah bawa handycam buat merekam pertandingan Abang Al jadi kalau mereka tidak bisa menonton langsung paling tidak mereka masih bisa melihat rekamannya.''sahut Aurora.''Jadi mereka gak bakal terlalu sedih banget.''lanjutnya.

__ADS_1


Dari semuanya memang Aurora yang sering banget membawa handycam untuk mengabadikan moment-moment tertentu.


__ADS_2