
Mohon beri like...like...like...like...dan like ya...juga komennya...biar tambah semangat...terimakasih 🙏🙏🙏
ig ennita_diana
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Hoam...''Shanum menguap serta menggerakkan badannya yang terasa remuk karena ulah suaminya itu...suaminya seperti hewan buas tadi malam yang tiada lelahnya.
''Kamu sudah bangun sayang?''tanya Arya yang memandang Shanum dari sofa yang didudukinya.
''Iya sayang.''jawab Shanum dengan suara seraknya.''Loh kamu kok sudah rapi sayang...?''tanya Shanum begitu dia membuka matanya.
Ya memang saat ini Arya sudah berpenampilan rapi dengan style kasualnya yaitu memakai celana bahan cinos panjang warna coklat dan kaos berlengan panjang warna putih juga sepatu sport putih.
''Sayang...pagi ini temani aku ke perusahaan cabang yang ada disini ya...?''pinta Arya.''Aku ingin meninjaunya dan ada beberapa kerjaan juga nanti selesai itu kita jalan-jalan.''jelas Arya.
''Apa gak sebaiknya aku di hotel aja mas,takutnya nanti malah ganggu kamu.''tawar Shanum.
''Enggak kamu harus ikut yank,lagian juga biar kamu tau perusahaan pribadi aku yang ada di sini...''bujuk Arya.
''Tapi nanti kita pakai masker ya sayang...gak apa-apakan?''lanjut Arya.
''Loh kenapa mas?''tanya Shanum heran.
''Karena tiap aku berkunjung memang selalu begitu,gak ada yang tau gimana wajah CEO mereka yang sebenarnya,hanya orang kepercayaanku yang menghandle saja yang mengetahuinya.''jelas Arya.
''Pantes saja kemarin waktu turun dari pesawat sampai masuk kamar hotel dia memintaku memakai masker seperti dia,jadi ini alasannya.''batin Shanum.
''Oke baiklah,kalau begitu aku mandi dulu.''kata Shanum.
*****
Setelah sarapan pasutri itu melenggang pergi ke perusahaan pribadi Arya yaitu AN corp.
Shanum berjalan di samping Arya dengan jemari tangan mereka yang saling bertautan dan jangan lupa dengan penampilan Shanum yang saat ini memakai pakaian yang sama seperti Arya...celana panjang cinos warna coklat yang dipadu padankan dengan kaus lengan 3/4 warna putih dan juga flat shoes warna putih plus tas selempang dengan warna senada...dan satu lagi kaca mata hitam yang bertengger manis di hidung mereka berdua...pakaian yang kasual namun karena mereka yang pakai jadi terkesan santai namun elegan.
''Selamat datang tuan muda...nyonya muda.''sapa direktur utama yang menghandle di sana.
''Hem...''jawab Arya lalu melangkahkan kakinya ke arah lift khusus petinggi perusahaan.
Sejak mereka memasuki lobi sampai menghilang di dalam lift para karyawan perusahaan tiada hentinya memandang dan saling berbisik membicarakan sang CEO.
*****
''Dimana klien yang ingin bertemu langsung denganku?''tanya Arya setelah sampai di ruangannya sambil melepas kaca mata hitamnya.''Bikin repot saja...mengganggu saja.''umpatnya.''Untung aku sedang berada di sini.''gerutunya lagi.''Lain kali kalau ada klien yang rewel seperti ini langsung tolak saja kalau mau melakukan kerja sama.''kata Arya memberi tahu.
__ADS_1
''Mas...''ucap Shanum sambil menyentuh lengan Arya bermaksud untuk menenangkan.
''Baik tuan muda.''jawab sang direktur utama.
''Baru saja sekretaris saya memberitahu bahwa mereka sudah berada di ruang meeting.''katanya memberi tahu.
''Baiklah mari kita kesana.''jawab Arya.''Ayo sayang.''ajaknya sambil memakai kembali kaca mata hitamnya.
*****
Di room meeting sudah menunggu sekretaris direktur utama beserta 3 orang yang dua perempuan dan yang satu orang pria paru baya.
''Selamat pagi.''sapa sang direktur.
''Selamat pagi direktur.''jawab semua yang disana.
''Perkenalkan tuan beliau adalah tuan muda CEO kami pemilik perusahaan ini.''terang direktur yang mengetahui bahwa kliennya ini menampakkan wajah penasaran melihat dua orang yang baru masuk.
''Oh senang berjumpa dengan anda tuan.''ucap tuan Yokohama sang klien.
''Saya juga.''ucap Arya.
''Silahkan duduk.''kata direktur Daiki.
''O iya tuan muda perkenalkan ini Yumi putri saya,dan ini sekretaris saya.''kata tuan Yokohama memperkenalkan dan hanya di angguki oleh Arya.
''Silahkan di mulai saja tuan.''kata Daiki mengintruksi.
''Baiklah biar putri saya saja yang menjelaskan.''kata tuan Yokohama lalu berdiri dan tempat duduknya di gantikan oleh sang putri.
''Cih terlihat sekali kalau ingin menggoda...apa-apaan pakek baju kekurangan bahan kayak gitu.''gumam Shanum yang mulai jengkel.
Nona Yumi pun menjelaskan sambil sekali-kali mencondongkan tubuhnya kedepan yang sekarang sedang memakai kemeja dengan dua kancing teratasnya sengaja tidak di kancingkan.
''Bagaimana tuan?''tanya tuan Yokohama setelah anaknya selesai.
''Baik akan kami pelajari dulu semuanya,nanti biar dihubungi oleh direktur Daiki.''kata Arya.
''Ehm tuan putri saya ini masih singel,kalau tuan berkenan apakah bisa dia lebih dekat dengan anda?''tanya tuan Yokohama.
''Gak tau malu.''gerutu Shanum.
''Maksudnya gimana ya tuan?''tanya Arya sok gak ngerti padahal sudah sering dia mendapatkan hal yang serupa dari para relasinya.
''Maukah anda menjalin hubungan dengannya tuan?''ucapnya lagi.''Begini jika anda menikah dengan putri saya maka perusahan kita pasti akan bisa lebih menguasai kancah bisnis.''lanjutnya.
''Maaf tuan saya sudah menikah.''tukas Arya.
__ADS_1
''Anda ceraikan saja istri anda atau putri saya jadi istri kedua anda juga tidak apa-apa tuan.''bujuknya.
''Sekali lagi maaf saya tidak berniat menikah lagi dan saya sangat mencintai istri saya dan asal anda tau kalau saja saat ini saya tidak sedang kebetulan di Jepang untuk berbulan madu,anda tidak mungkin bisa bertemu dengan saya.''ucap Arya terlihat kesal.
''Daiki.''panggil Arya.
''Saya tuan.''saut Daiki.
''Perusahaan kita tidak akan pernah bekerjasama dengan perusahaan tuan Yokohama.''tegas Arya.
''Tapi tuan kenapa?''tanya tuan Yokohama kaget.
''Saya paling tidak suka dengan orang yang menyuruh saya meninggalkan istri saya terlebih menceraikannya dan asal anda tau tanpa saya menjalin hubungan dengan putri anda...perusahan saya sudah masuk dalam jajaran perusahaan no.1.''ucap Arya.
''Kamu urus semuanya Daiki.''perintah Arya.''Saya permisi.''pamitnya lalu menggandeng tangan Shanum keluar dari ruangan dan pergi berjalan-jalan.
*****
''Direktur Daiki siapa wanita tadi?''tanya Yumi.
''Beliau adalah istri tercinta tuan muda nona.''jawab Daiki santai.
''Ayah bagaimana ini?''tanya Yumi pada ayahnya.
''Anda salah target tuan dan anda salah orang jika ingin bermain-main.''ucap Daiki lalu keluar ruangan diikuti oleh sekretarisnya.
''Argh...sial.''umpat tuan Yokohama.
*****
''Sayang kamu kenapa dari tadi diem aja hem?''tanya Arya.
''Aku gak pa-pa.''jawab Shanum ketus.
''Gak pa-pa kok jutek gitu.''kata Arya lagi tapi hanya di acuhkan oleh Shanum.
''Sayang kamu marah?''tanya Arya.
''Enggak.''jawab Shanum singkat.
''Sayang...ada apa?ayo ngomong,kalau kamu kayak gini mana mas ngerti...''bujuk Arya.
''Mas Arya nyebelin...''seru Shanum.
''Loh kok...''kata Arya.
''Iya mas Arya nyebelin...''sungut Shanum.
__ADS_1