Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
141.Bab 141


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Masih melanjutkan yang kemarin...


''Aku kadang suka ngiri kalau lihat bang Arya...''ujar Samudra.


''Kenapa?''tanya papa Bima yang mewakili pertanyaan mereka semua yang ada di sana.''Kamu juga anak pengusaha yang mempunyai usaha yang juga besar...dan sebentar lagi akan menjadi milik kamu...kenapa harus iri.''tutur papa Bima yang salah menafsirkan.


''Bukan itu...bukan karena kekuasaan atau kekayaan.''kata Samudra.''Tapi bang Arya itu benar-benar pria yang sangat beruntung bisa mendapatkan sosok seperti kak Shanum...''katanya lagi.''Walaupun kak Shanum sesibuk apa pun dari dulu sebelum ada anak-anak sampai ada anak-anak dan pegang kendali rumah sakit sikap perhatiannya gak pernah luntur....''lanjutnya.


''Iya kamu sangat bena kak.''sahut Aurora.


''Apa yang membuat kalian sampai segitunya dengan nyonya muda Narendra?''tanya mama Ela mamanya Samudra yang sangat penasaran dengan sosok Shanum.


''Bagi aku kak Shanum itu bagaimana ya...ehm kalau anak lain mengidolakan ibu mereka...aku justru mengidolakan kakak iparku itu...dia melebihi dari seorang kakak buatku bahkan seperti sosok ibu idaman buatku...apa yang gak aku dapatkan di mami...aku dapatkan di sosok kakak...''ujar Sifa.


''Ma...coba mama pikir seorang nyonya muda dengan banyak maid di mensionnya...dengan ke riwehannya dengan ketiga anak-anaknya...dengan kariernya yang gemilang sebagai seorang dokter sekaligus serta kesibukannya sebagai pemilik rumah sakit sekaligus...dia bahkan tidak pernah lalai menjalankan tugasnya sebagai seorang istri...sebagai seorang ibu.''sahut Samudra.


''Kak Shanum selalu menyiapkan segalanya sendiri...mulai dari padi menyiapkan keperluan serta membantu bersiap kak Arya dan anak-anak...selalu memasakkan sarapan dan membuatkan bekal untuk mereka...bahkan setelah seharian sibuk dengan rutinitasnya kak Shanum masih menyiapkan makan malam yang dimasaknya sendiri...''timpal Aurora yang menerawang membayangkan kesibukan sang ipar.


''Wow benar-benar istri idaman...tak salah kalian mengidolakan sosoknya.''kata mama Ela.''Mama saja gak seperti itu...''jujurnya.


''Jadi seorang tuan muda Arya Narendra ke kantor membawa bekal dari istrinya...?''tanya papa Bima.''Sungguh sangat sulit di percaya...''lanjutnya.


''Justru itu yang membuat para karyawan tambah kagum dengan sosok nyonya muda...dan membuat iri para karyawan laki-laki.''kata Samudra.


''Kakak hanya memastikan apa yang kami makan bisa menyeimbangi makanan yang kami makan dari luar...''kata Aurora.''Bekal yang di buat kakak di sini bukan bekal makan siang melainkan minuman infused water yang berguna untuk mendetox tubuh serta cemilan sehat seperti macam-macam buah segar potong dan cake yang kandungannya sudah sangat di perhitungkan oleh kakak...di tambah susu buat anak-anak...jadi makan siang tetap di luar...''sambung Aurora.


''Jadi ternyata nyonya Narendra sangat menjaga kesehatan anggota keluarganya sampai segitu detailnya...''kata mama Ela.


''O iya ma...ini aku bawa bekal dari kakak dan kebetulan masih,tadi aku hanya memakan sebagian buah potongnya.''kata Aurora.''Mama mau coba...''tawarnya dengan mengeluarkan kotak bekal yang ada di tas besarnya.

__ADS_1


''Ini apa?''tanya mama Ela.


''Ini infused water dari potongan buah strawberry dan lemon yang kata kakak sangat pas di minum saat cuaca panas seperti sekarang ini dan ini sangat bagus untuk menambah energi serta membersihkan racun dalam tubuh kita dan kalo yang ini namanya carrot cake yang terbuat dari nanas juga wortel jadi banyak mengandung vitamin A dan C serta ada kayu manis yang kaya antioksidan sehingga bagus untuk meningkatkan imun dan kekebalan tubuh....itu sih kata kakak.''jelas Aurora.''Cobain ma...''tawar Aurora lagi.


''Aku juga mau dong...''kata Samudra.


''Papa juga mau coba.''sahut papa Bima.


Aurora pun menuangkan infused waternya kedalam empat gelas...dan kebetulan cake yang dibawakan oleh Shanum ada lima potong.


''Minumannya seger.''ucap papa Bima.


''Cakenya juga enak.''sahut mama Ela.''Cakenya beli atau...''tanyanya.


''Kakk selalu bikin sendiri.''sahut Aurora.


''Setiap hari seperti ini atau...''kata papa Bima.


''Setiap hari semuanya berbeda mulai dari infused water dan cakenya bahkan buah potong yang di mix pun berbeda-beda.''jawab Aurora.


*****


''Masuk.''


Cklek


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Kakak...''ujar Aurora dan di senyumi oleh Shanum.


''Permisi saya mau memeriksa keadaan tante...''kata Shanum sopan.

__ADS_1


''O iya silahkan kak...''sahut Samudra.


''Bagaimana keadaannya?''tanya papa Bima setelah Shanum selesai memeriksa sang istri.


''Semuanya sudah baik...sudah stabil jadi kemungkinan besok tante sudah boleh pulang.''jawab Shanum.


''Nak ini lo tadi kamu mencicipi minuman dan kue yang kamu buat...bener-bener enak.''kata mama Ela.


''Bekal aku tadi kak.''sahut Aurora memberi tahu.


''Syukurlah kalau tante suka.''ucap Shanum.


''Kapan-kapan apa tante boleh belajar membuatnya sama kamu?''tanya mama Ela.''Tante juga ingin membuatkan bekal serta memasakkan makanan untuk suami dan anak tante...karena jujur tante itu tidak bisa masak.''katanya lagi.


''Oh boleh banget tante...datang saja ke mension kami.''jawab Shanum.


''Mendengar cerita Samudra dan Aurora membuat saya jadi ikut iri dengan tuan muda Arya...hahaha.''kata papa Bima.''Bahkan Samudra pun juga iri...''celetuknya.


''Tenang saja Sam...Aurora juga sudah mulai belajar memasak juga membuat infused water dan cake...kakak jamin setelah kalian menikah kamu akan terurus dengan baik.''kata Shanum sambil menggoda sang adik.


''Benera?''tanya Samudra pada Aurora.


''Iya...abang yang suruh...katanya aku harus jadi istri yang baik seperti kakak...''jawabnya.


''Oh jadi abang yang minta...''kata Samudra kecewa.


''Sebenernya memang aku sudah ada niatan sih mau belajar segalanya dari kakak untuk anak dan suami aku...karena kiblat rumah tangga idaman aku itu ya seperti rumah tangga kakak sama abang.''kata Aurora lagi agar kekasihnya tidak kecewa lagi.


''Waktu itu papa ketemu sama papi kalian...sepertinya dia lebih segar dan berisi di bandingkan dulu...''kata papa Bima.


''Setelah mami meninggal kami lebih sering tinggal di mension abang dari pada di mension utama...jadi papi lebih terurus dan semua makannya terpantau karena di buat langsung oleh kakak.''tutur Aurora.''Dan satu lagi...papi sangat bahagia karena setiap hari ada hiburan yaitu bermain dengan ketiga cucunya...''lanjutnya.


''Oh jadi pengen cepet punya cucu...''kata mama Ela.

__ADS_1


''Gimana yank...sudah di kode sama mama tu...?''tanyanya spontan pada Aurora yang membuat sang gadis tersipu malu dengan pipi yang sudah merah merona.


''Sudah-sudah jangan godain calon mantu mama...lihat pipinya sudah merah tu...''kata mama Iren yang membuat mereka semua tertawa kecuali Aurora.


__ADS_2