
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Tak terasa semua treatment telah selesai dan bunda,Lila juga Angel telah selesai dirias,kini tibalah saatnya untuk Shanum di rias dan ditata rambutnya oleh sang MUA.
''Nona anda sangat cantik sekali...''kata MUA setelah mereka selesai merias Shanum.
''Terimakasih...anda terlalu berlebihan.''ucap Shanum sambil tersenyum.
''Karena pekerjaan kami sudah selesai...kami undur diri nona...''kata mereka berpamitan.
''Terimakasih ya...dan hati-hati.''kata Shanum.
*****
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 14.00 wib,rombongan keluarga Narendra pun datang.
''Assalamualaikum...''ucap papi Alan.
''Wa'alaikum salam...''saut ayah Bayu.
Dan mereka pun saling berjabat tangan dengan seluruh anggota keluarga mereka yang hadir di acara itu...lalu ayah Bayu pun meminta mereka untuk menuju ke tempat yang telah di sediakan untuk acara...
*****
''Bay...mana ini calon mantuku?''tanya papi Alan setelah mereka duduk.
''Masih di dalam Lan...''jawab ayah Bayu.
''Bun...tolong panggilkan Shanum...''kata ayah Bayu.
''Baik yah...''jawab bunda.
*****
''Sayang keluarga Arya sudah datang...ayo sekarang kita keluar...''tutur bunda pada putrinya.
''Iya bun...''kata Shanum,Lila dan Angel.
''Aku nervous La...''ucap Shanum sambil tangannya yang dingin menggenggam tangan Lila.
''Sekarang tarik napas dalam-dalam lalu buang...biar nervous kamu berkurang.''saran Lila.
*****
Tap...tap...tap...
Suara hills Shanum membentur lantai sehingga semua yang ada di ruangan tersebut menoleh ke arah asal suara itu...dan semua memandang Shanum.
Semua mata memandang Shanum takjub...terpesona dengan penampilannya tak terkecuali Arya...sampai ia tidak sadar bahwa sang bidadari telah duduk di hadapannya.
__ADS_1
''Tuan muda...''tegur Henry sambil menepuk bahunya sehingga mengembalikan kesadaran Arya.
''Hem...''jawab Arya lalu memandang lagi sang calon tunangan...dan Shanum pun memberikan senyum termanisnya ketika sang tuan muda menatapnya.
''Manisnya...cantik...''batin Arya.
Sang juru bicara keluarga mempelai wanita pun memulai berbicara menanyakan maksud dan tujuan mereka datang kesana.
Sang juru bicara dari kelurga pria menjawab dan menjelaskan maksud serta tujuan mereka.
Setelah kedua juru bicara berbicara panjang lebar serta bertanya pada Arya dan Shanum...maka mereka pun kemudian melakukan prosesi tukar cincin sebagai simbol pengikat yang menegaskan bahwa mereka berdua sudah ada yang punya.
Dan dengan jahilnya mereka meminta agar Arya mencium pipi Shanum setelah mereka selesai bertukar cincin.
Pihak keluarga meminta agar Arya mencium Shanum setelah memasangkan cincin pertunangannya.
''Sempurna...kamu cantik Sha...''ucap Arya setelah dia mencium Shanum.
''Terimakasih mas...mas Arya juga terlihat mempesona...''kata Shanum sambil tersipu malu.
Shanum dan Arya saling berpandangan setelah Arya mencium pipi Shanum.
''Udah donk jangan pandang-pandangan mulu...''ucap Lila.
''Apaan sih...''kata Shanum.
''Selamat ya sayangnya aku...semoga semuanya lancar sampai hari H...''ucap Lila.
''Selamat ya tuan muda...''ucap Lila pada Arya.
''Trimakasih...jangan panggil tuan muda...biar lebih santai.''kata Arya.
''Ok aku panggil Abang Arya aja kali ya.''sambung Lila dan di angguki oleh Arya.
''Selamat ya kak...''kata Angel pada Shanum.
''Selamat ya kakakku tersayang...semoga bahagia selalu dan lancar Sampek hari H.''ucap Satria.
''Amin... makasih ya adikku yang ganteng...makasih juga ya Angel...dan semoga kalian berdua juga bisa nyusul kita...''kata Shanum pada Satria juga Angel.
''Selamat ya bang...''ucap Angel dan dijawab dengan senyuman Arya.
''Selamat ya bang... Satria harap Abang bisa membahagiakan kakak...juga dapat selalu jaga kakak nantinya...''pesan Satria pada Arya.
''Abang gak bisa janji tapi Abang akan berusaha Sat.''jawab Arya penuh keyakinan.
Setelahnya mereka mengadakan sesi berphoto dan Shanum serta Arya diminta berphoto sambil menunjukkan cincin pertunangan mereka.
Di penghujung acara adalah acara makan-makan...terlihat banyak sekali hidangan yang disediakan oleh keluarga Shanum...mulai dari makanan berat,buah,cake,Snack juga minuman...
Saat Shanum duduk berdua dengan Arya...terdengar samar-samar ada dari beberapa saudara Shanum yang sedang membicarakan Arya yang duduk di kursi roda dan menggunakan topeng di wajahnya.
__ADS_1
''Shanum kok mau tunangan sama dia...?c***t gitu...''cibir salah seorang saudara Shanum.
''Tapikan dia kaya...kaya banget malah...''jawab orang yang ada disampingnya.
''Gak nyangka... ternyata Shanum matre juga ya...gak sepolos yang ditunjukkan selama ini...''kata yang lainnya menimpali.
*****
''Gak usah didengerin Sha...cuma bikin sakit hati.''kata Arya.
''Iya mas...mas Arya juga ya...gak nyangka mereka bakal ngomong tentang kita kayak gitu.''ucap Shanum.
''Tapi yang mereka bilang itu gak bener mas,aku mau sama mas Arya bukan karena harta mas Arya.''kata Shanum sedih.
''Udah...udah...mas percaya sama kamu kok Sha kalo kamu gak kayak gitu.''kata Arya.
''Aku udah terlalu sering denger kayak gitu Sha...udah kebal...kayaknya kamu yang harus nyiapin mental dari sekarang,maaf ya Sha gara-gara keadaan aku kayak gini jadi...''kata Arya lagi.
''Mas Arya ngomong apa sih...kita jalani sama-sama ya mas...aku percaya kok sama takdir Allah...jadi aku yakin kalo mas Arya adalah yang terbaik buat aku.''potong Shanum.
''Terimakasih ya Sha kamu udan mau terima aku dengan segala kekuranganku.''kata Arya sambil menatap. dan menggenggam tangan Shanum.
''Iya mas... Shanum juga banyak kekurangan kok...makanya dari sekarang kita harus saling melengkapi dan menyempurnakan dari segala kekurangan kita berdua.''Jawab Shanum bijak.
''Aku beruntung banget Sha bisa dapetin kamu buat jadi istri aku.''ucap Arya.
''Aku juga mas...aku percaya bahwa mas Arya adalah pilihan terbaik yang Allah kirim buat jadi suami aku.''kata Shanum.
Setelah cukup ngobrol berdua akhirnya Arya dan Shanum kembali bergabung dengan keluarga besar mereka di ruang tamu
*****
Waktu sudah menunjukkan Sora hari jadi Arya dan keluarga besarnya berpamitan dengan keluarga sang tuan rumah...
''Pulang dulu ya Sha...''pamit Arya.
''Iya mas... hati-hati ya...''ucap Shanum.
*****
''Cie...yang bentar lagi jadi nona muda Narendra...''ledek Lila.
''Apaan sih...''jawab Shanum dengan pipi merah merona.
''Sini kak...aku mau liat cincinnya...''Ucap Satria.
''Gila...ini baru yang namanya tunangan sama sultan... berliannya...wow...''kata Satria sengaja dikeraskan volumenya karena dia mendengar apa yang dikatakan oleh beberapa saudaranya yang mencibir Arya dengan Shanum.
''Pasti mahal ini...sayang tolong lihat donk di internet berapa harga cincinnya...''kata Satria pada Angel sang kekasih...
''Ok...''jawab Angel singkat lalu dia berselancar di dunia Maya.
__ADS_1
''Gila... bener-bener sultan... cincinnya limited edition cuma ada 1...dan harganya...450juta...''seru Angel dan semua saudara yang masih ada di sana kaget mendengarnya.