Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
43.Bab 43


__ADS_3

Sebelumnya saya minta maaf untuk para readers karena kemarin gak bisa up...maaf banget soalnya kemarin perut nyeri juga pinggang sakit...bawaannya emosi maklum biasa masalah cewek tiap bulan...jadi otak blank gak bisa mikir...tapi buat gantinya bakal di usahain buat doble up hari ini...🙏🙏🙏


❤️ Happy Reading ❤️


*****


Kini Shanum,Arya serta Henry sedang makan malam bersama di mension Arya.


''Sha,masakan kamu emang juara.''seru Henry di sela-sela makannya.


''Udah dong kak,bisa terbang aku nanti.''kata Shanum.


''Ya nanti tinggal aku tangkap aja yank kalau kamu terbang.''seloroh Arya.


''Kamu ya mas...ada-ada saja.''jawab Shanum.''O iya mas tadi bunda telpon bilang kalau besok ayah sama bunda juga Angel dan Satria mau berkunjung kesini,tadi mereka minta alamat rumah ini.''kata Shanum memberi tahu.''Gak apa-apakan sayang kalau mereka kesini?''tanya Shanum.


''Ya ampun sayang...ya gak apa-apa dong,gak perlu minta ijin sama aku karena ini sekarang juga rumah kamu dan mereka keluarga kamu berarti mereka juga keluarga aku sekarang sayang.''ucap Arya.


''Terimakasih ya mas.''ucap shanum dan ditanggapi dengan senyuman oleh Arya.


''O iya sayang...aku sama Henry ke ruang kerja dulu.''pamit Arya.


''Iya mas.''jawab Shanum singkat.


*****


Sementara Arya dan Henry sibuk dengan semua pekerjaan mereka...Shanum sibuk menyiapkan camilan sehat buat mereka berdua,berkutat di tempat yang menjadi salah satu tempat favoritnya...ya mana lagi kalau bukan di dapur.


Shanum di dapur sedang membuat kue pai buah untuk menemani sang suami dengan asistennya lembur kerja dan tak lupa juga dia membuatkan kopi hitam untuk keduanya.


Tok...tok...tok...


''Masuk.''sahut yang di dalam.


Cklek


Arya dan Henry sama-sama masih sibuk dengan berkas yang ada di hadapan mereka jadi mereka sama sekali tidak melihat siapa yang masuk keruangan itu.


''Ada apa?''tanya Arya tanpa mengalihkan pandangannya.


''Mas...kak...''panggil Shanum sambil melangkah ke meja kerja suaminya,sontak saja Henry dan terutama Arya langsung menoleh kaget karena beri menyadari siapa yang masuk.


''Loh sayang...kamu belum tidur?''tanya Arya pada Shanum yang sudah ada di sampingnya.


''Ini aku buatkan pai buah sama kopi untuk menemani kalian lembur.''jawab Shanum.


Henry juga Arya langsung mencomot kue yang di buat Shanum karena bagi mereka kue itu sungguh menggoda.


''Sayang...harusnya kamu gak perlu repot-repot seperti ini,apa lagi ini juga sudah malam.''kata Arya sambil tangannya terulur mengambil kue.


''Gak apa-apa mas,aku sama sekali gak repot kok.''jawab Shanum.

__ADS_1


''Sha,enak banget kuenya...sumpah.''kata Henry antusias.


''Iya bener sayang ini enak banget.''kata Arya yang ikut memuji rasa kue Shanum.


''Syukurlah kalau kalian suka,ya udah kalau begitu aku ke kamar dulu ya.''pamit Shanum.


''Langsung tidur ya sayang gak usah nungguin aku.''kata Arya.


''Iya mas.''jawab Shanum lalu berlalu keluar menuju kamarnya.


*****


''Hen,apa sudah kamu selesaikan yang aku suruh kemarin?''tanya Arya lalu menyesap kopinya.


''Sudah Ar,hari Sabtu besok kalian sudah bisa berangkat.''jawab Henry.


''Ok,terimakasih ya.''ucap Arya.


''Tapi sepertinya besok dan lusa kamu harus lembur lagi untuk menyelesaikan beberapa berkas juga beberapa jadwal meeting kamu dengan klien yang dimajukan karena ada yang gak bisa digantikan...harus kamu sendiri yang hadir.''kata Henry memberi tahu.


''Oke gak masalah.''jawabnya.''Hen,selama aku pergi semua tanggung jawab perusahaan aku maupun NRD grup aku serahkan ke kamu.''tutur Arya.


''Siap Ar,aku akan menjaga dan mengurusnya sebaik mungkin selama kamu pergi.''kata Henry penuh tanggung jawab.


''Bagus,kamu memang selalu biasa diandalkan Hen.''puji Arya.


*****


Shanum di kamar sedang tiduran di tempat tidur king sizenya sambil berbalas pesan dengan Angel juga Lila hingga tak terasa Shanum terlelap tidur dengan masih memegang ponsel di tangannya.


''Udah lewat tengah malam Hen,sebaiknya kamu tidur disini saja.''ucap Arya sambil meregangkan otot-ototnya yang sedikit kaku.


''Baik Ar,kalau begitu aku pamit mau kekamar dulu.''kata Henry setelah selesai menata berkas-berkas yang mereka selesaikan tadi.


''Ini aku juga mau kekamar,capek...pengen cepet istirahat.''kata Arya.


''Pengen cepet istirahat apa pengen cepet mesra-mesraan sama istri...''ledek Henry.


''Sialan kamu Hen...''umpat Arya lalu mereka berdua sama-sama menuju ke kamar masing-masing.


Ya Henry memang mempunyai kamar sendiri di mension Arya,sama halnya Lila yang juga mempunyai kamar sendiri di rumah orang tua Shanum.


*****


Cklek


Arya masuk kedalam kamar dan langsung mengedarkan pandangannya ke arah sang istri yang sedang tertidur lelap di ranjang.


Kemudian dia menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan menggosok gigi.


''Ya ampun sayang.''gumam Arya setelah melihat sang istri tertidur dengan ponsel ditangannya.''O alah lagi chat'an sama Lila juga Angel.''gumamnya lagi setelah melihat ponsel Shanum lalu dia meletakkannya di nakas.

__ADS_1


Kemudian Arya pun merebahkan tubuhnya di samping Shanum sambil membawa sang istri dalam dekapannya.


''Maaf ya sayang...baru aja nikah kamu sudah aku tinggal lembur aja,tapi ini demi honeymoon kita sayang.''gumam Arya lalu mengecup kening Shanum berkali-kali.


*****


Begitu bangun hal yang pertama Shanum lihat adalah dada suaminya yang terbalut kaus tipis karena dia masih berada di dalam dekapan hangat Arya lalu dia pun mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah damai sang suami tercinta.


''Sayang...''panggil Shanum.''Bangun yuk...sudah pagi.''katanya lagi.


''Bentar lagi sayang.''gumam Arya sambil terus memejamkan matanya dan mengeratkan dekapannya.


''Nanti keburu habis waktu subuhnya.''kata Shanum yang masih berusaha membangunkan sang suami.


''Iya...iya...baiklah nyonya muda Arya Narendra.''ucap Arya sambil membuka matanya.


Cup


''Morning kiss sayang.''ucapnya lagi setelah mengecup bibir Shanum.''Morning kissku mana sayang...''rengeknya.


Cup


''Udahkan,ayo cepetan bangun nanti waktunya habis.''ucap Shanum yang juga sudah mengecup bibir Arya dari pada lebih banyak drama lagi dan mereka kehabisan waktu subuh.


*****


''Aku kebawah dulu ya yank,mau nyiapin sarapan.''kata Shanum.


''Iya yank,ini aku mau rebahan sebentar lagi soalnya masih ngantuk.''jawab Arya.


''Emang tadi malem lembur sampai jam berapa mas?''tanya Shanum yang sudah sampai di depan pintu.


''Lewat tengah malem sayang.''jawab Arya.


''Ya udah kamu istirahat saja dulu nanti aku bangunin.''ucap Shanum lalu pergi ke dapur.


*****


''Pagi nyonya muda..''sapa para maid yang berpapasan dengan Shanum dan seperti biasa Shanum selalu tersenyum secerah mentari sambil membalas sapan mereka.


''Bik ada rumput laut sama sarang burung walet gak?''tanya Shanum.


''Sepertinya ada nyonya,tapi sebentar saya cek dulu.''kata bik Asih yang bertanggung jawab dengan dapur.


''Ini nyonya rumput laut sama sarang burung waletnya.''kata bik Asih dengan tangan membawa bahan yang ditanyakan Shanum tadi.


''Terimakasih ya bik.''ucap Shanum.


''Maaf nyonya kalau boleh tau nyonya mau memasak apa?''tanya bik Asih.''Jadi biar saya dan yang lainya bisa membantu menyiapkan''.katanya lagi.


''Gini bik tadi malamkan tuan sama asisten Henry lembur sampai lewat tengah malam jadi ini mau aku buatin sup rumput laut sama sarang burung walet biar stamina mereka terjaga dan cepat pulih.''terang Shanum.

__ADS_1


''Wah nyonya perhatian sekali,tuan benar-benar sungguh beruntung mendapatkan istri seperti nyonya.''puji bik Asih dan diangguki setuju oleh semua maid yang ada di sana.


''Bibik bisa saja,justru aku yang sangat beruntung bisa menikah dengan tuan muda kalian.''balas Shanum dengan senyum mengembang juga pipi yang merona.


__ADS_2