
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Ra...''panggil Alvan saat merasa tubuh Kinara melemas dan tak terdengar lagi suara isak tangisnya.
''Ra...bangun Ra...''panggil Alvan lagi saat melihat sang gadis sudah memejamkan matanya tanpa merespon panggilannya.
Alvan langsung mengangkat tubuh Kinara dan menggendongnya ala bridal style.
Panik...tentu saja itu yang di rasakan oleh Alvan di tambah lagi bercampur rasa sedih saat melihat seseorang yang spesial untuknya lemas tak berdaya.
''Bangun Ra...''gumam Alvan saat berjalan menggendong Kinara.
''Kamu harus bangun Ra...''gumamnya lagi.
Saat tiba di tepi jalan menuju kearah motornya tiba-tiba ada yang menghampiri Alvan.
''Tuan muda.''panggilnya.
Alvan hanya menoleh karena dia sama sekali tidak mengenal orang tersebut.
''Tuan muda...saya adalah orang suruhan tuan besar Arya Narendra yang bertugas menjaga anda.''katanya lagi memperkenalkan diri.
''Tuan muda bisa membawa nona ini kerumah sakit menggunakan mobil itu.''tunjuknya.''Motor tuan muda biar saya yang mengantarkannya ke mension.''lanjutnya.
__ADS_1
''Baiklah.''jawab Alvan yang tak ingin membuang waktunya lagi.
*****
Alvan dan Kinara duduk di kursi penumpang sedangkan yang mengemudi sudah ada anak buah Arya yang lain.
Alvan sudah tak berpikir apakah orang yang menjemputnya itu benar-benar anak buah daddynya atau bukan karena yang ada di pikirannya saat ini bagaiman caranya agar dia bisa segera membawa Kinara ke rumah sakit agar cepat mendapatkan tindakan medis.
''Aku tau kamu kuat Ra...kamu harus bertahan.''gumamnya lagi tepat di dekat Kinara.
''Sudah sampai tuan muda.''kata sang supir yang sudah mematikan mesin mobilnya dan akan keluar untuk membukakan pintu sang tuan muda.
Alvan langsung turun dari mobil setelah pintu terbuka sambil membopong Kinara.
Kinara langsung di bawa ke ruang tindakan guna untuk memberikan tindakan pertolongan pertama.
Dari jauh Shanum bisa melihat betapa cemasnya sang putra terbukti dengan Alvan yang duduk terus berdiri memandang ke arah pintu begitu terus.
Tap
Tap
Tap
''Assalamualaikum bang.''panggil Shanum.
__ADS_1
''Wa'alaikumsalam mom.''sahut Alvan yang langsung menoleh dan berjalan lalu memeluk sang mommy.
''Kirana mom.''kata Alvan yang masih di pelukan sang mommy.
''Shutt Abang tenang ya...semuanya akan baik-baik saja.''kata Shanum berusaha menenangkan sang putra.
Shanum mengajak sang putra untuk duduk di kursi tunggu yang sudah tersedia di sana.
Cklek
''Bagaimana dok?''tanya Shanum begitu pintu terbuka dan keluarlah dokter yang menangani Kinara.
''Pasien pingsan dok tapi sebentar lagi juga sudah sadar.''jawab sang dokter.''Tapi...''kata sang dokter lagi.
''Tapi kenapa dok?''potong Alvan.
''Abang tenang dulu biar dokter menjelaskan.''sahut Shanum.
''Pasien sepertinya sedang tertekan dan setres berat maka hal itu yang mengakibatkan tak sadarkan diri apalagi di tambah kurangnya asupan makanan yang masuk kedalam tubuhnya.''terang sang dokter lagi.
''Astaghfirullah.''kata Shanum.
''Kalau begitu saya permisi dokter.''pamit dokter yang memeriksa Kinara tadi.
''Baiklah,terimakasih banyak dok.''ucap Shanum.
__ADS_1