
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Insyaallah Arya akan menjaganya semampu Arya ayah,Arya menyayangi dan mencintainya melebihi diri Arya sendiri...Shanum adalah nyawaku ayah,dia juga duniaku,restui dan do'akan yang terbaik baik untuk kami ayah.''kata Arya lalu ayah memeluknya.
Acara akad pernikahan ini dihadiri oleh kerabat orangtua Shanum,Lila dan orangtuanya,juga Angel beserta orangtuanya,sedangkan dari pihak Arya selain papinya dan Aurora ada beberapa kerabat seperti tante Mia dan anaknya yaitu Deva dan Devo,juga ada Henry tentunya,Pak Nuh dan istri serta Dio beserta istri juga anaknya,Orlan dan orangtuanya,juga Harun dengan orangtuanya.
Masih ingat dengan budenya Shanum dengan kedua anak-anaknya yang sombong(bab 12 pas pertunangan),mereka tercengang melihat mahar dan seserahan pernikahan yang diberikan oleh Arya,juga mereka terkagum-kagum dengan ketampanan Arya yang paripurna sampai-sampai mereka melupakan para suami yang berada di samping mereka.
Jangan lupakan juga ada Lila,Henry,Satria juga Angel yang selalu berdiri di garda depan untuk membela Shanum dan Arya.
''Awas bude,mbak nanti air liurnya netes tu.''jahil Satria dan sontak bude Dwi dengan kedua anaknya refleks mengelap mulut mereka.
''Hahaha...''tawa Satria.
''Tunangannya sa siapa eh nikahnya sama siapa...dasar murahan.''ejek bude Dwi.
''Maksud bude apa ya...?''tanya Satria yang masih mencoba menekan emosinya.
''Iya itu kakak kamu...''timpal Anne.
''Maaf ya bude serta mbak-mbak...itu orang yang sama jadi kak Shanum tunangan dan menikah dengan orang yang sama.''ucap Satria lebih santai.''Coba bude ingat-ingat lagi atau jangan-jangan bude sudah mulai pikun.''sambung Satria.
''Kurang ajar kamu ya.''pekik bude Dwi.
''Ups maaf bude jangan marah-marah nanti cepat tua.''ucap Satria santai.
''Emang beda ya Sat kalo yang nikahin itu sultan beneran bukan sultan abal-abal.''kata Lila yang sengaja berkata seperti itu dan menghampiri Satria karena bukan tanpa sebab Lila,Angel juga Henry sudah mendengar pembicaraan mereka dari tadi dan juga sudah geram dari semenjak pertunangan Shanum.
__ADS_1
''Maksud kak Lila?''tanya Satria seolah-olah tidak mengerti.
''Iya itu mas kawinnya perhiasan edisi terbatas satu set juga perlengkapan sholatnya yang bagus dan indah banget,pasti gak main-main itu harganya.''jawab Lila.
''Serah-serahan pernikahannya kak...bikin tercengang...''sambung Angel.
''Gimana-gimana Gel?''tanya Lila sok kepo padahal aslinya mah sudah tau...hahaha...
''Kak Lila sih tadi di kamar sama kak Shanum terus jadi gak taukan.''kata Angel.''Kak Shanum dikasih mobil sports yang setau aku sih itu cuma ada 10 di seluruh dunia,terus ya ada tas,dompet,sepatu dari merek-merek terkenal seperti H****s,C****l,L*,G***i dan masing-masing satu setel,terus ya ada beberapa set perhiasan juga...berlian lo ya tentunya,oiya kak ada makeup juga...yang harganya selangit trus juga parfum mahal kayaknya,satu lagi jam tangan mewah yang juga bertabur berlian.''jelas Angel panjang kali lebar yang membuat bude Dwi serta anak-anaknya tambah panas.
''Masih ada lagi Gel.''kata Henry ikut menimpali.
''Iyakah kak?''tanya Angel.
''Kamu gak percaya sama aku Gel?lupa aku ini siapa?tanya Henry.
''Percaya dong kak,kak Henry kan asisten pribadinya bang Arya.''kata Angel sambil nyengir.''O iya apa lagi kak?''tanya Angel.
''Apa kak?kasih tau dong.''cecar Angel.
''Kartu debit khusus untuk nona.''jawab Henry.
''Loh bukannya kemarin itu Shanum udah dikasih ya?''tanya Lila.
''Iya bener kemarin kakak udah dikasih black cart sama bang Arya.''kata Satria.
''Iya bener...kata tuan muda black cart untuk nafkah dari beberapa uang penghasilan tuan muda,terus sekarang lagi menyiapkan platinum cart untuk menampung uang dari penghasilan hotel ini...karena hotel ini akan di berikan kepada nona muda sebagai hadiah pernikahan dari tuan muda,sedangkan gold cart untuk uang yang bersumber dari seluruh Rumah Sakit yang tuan muda miliki.''jelas Henry.
''Buset...bener-bener wow pokoknya bang bang Arya.''kata Satria.
__ADS_1
''Kesana yuk...''ajak Lila setelah puas membuat panas bude Dwi serta anak-anaknya.
''Kita kesana dulu ya bude...''pamit Satria namun tidak mendapat respon.
Dan kalian tau bagaimana reaksi dari bude Dwi serta keluarganya...syok dong tentunya mendengar itu semua...apalagi si kartu sakti yang hanya di miliki oleh para miliarder.
'Kalian berdua coba cubit tangan mama...''pinta bude Dwi.
''Cepat cubit.''katanya lagi karena kedua anaknya cuma diam saja,tapi setelah dengar kata mamanya mereka berdua langsung mencubitnya.
''Aww...sakit.''kata bude Dwi waktu di cubit.''Ini sakit berarti ini bukan mimpi.''gumamnya.
''Siapa sebenarnya suami Shanum ini?sekaya apa dia?''monolog bude Dwi.
''Mam...coba mama lihat ini deh.''kata Anin yang menyodorkan handphonenya.
''Pengusaha muda sekaligus pewaris tahta perusahaan NRD grup.''kata bude Dwi membaca profil Arya yang di telusuri Anin lewat handphonenya.
''Sial...kenapa menantunya Sinta bisa melebihi menantuku.''batin bude Dwi yang selalu tidak suka jika anggota keluarga ada yang melebihinya.Gak mau tersaingi Bosque ceritanya si bude Dwi ini.
*****
Kembali ke pasangan yang sedang berbahagia.
''Aku seneng banget sayang...akhirnya kita sudah resmi menjadi suami dan istri.''kata Arya yang duduk berdua dengan Shanum karena para orangtua sedang bercengkrama dengan sanak saudara yang hadir.
''Aku juga mas.''jawab Shanum singkat.
''Sayang...aku sangat mencintaimu.''ucap Arya sambil mengecup punggung tangan Shanum.
__ADS_1
''Aku juga mencintaimu mas maka jadikan aku tempatmu berlabuh...jadikan aku tempatmu bertumpu...jadikan aku tempatmu pulang,tegur aku jika salah...ingatkan aku jika khilaf...nasehati aku lupa kodrat dan kewajibanku...''saut Shanum.
''Tentu sayang karena kamu adalah duniaku,aku memang bukan orang yang sempurna tapi akan aku usahakan cintaku sempurna untukmu sayang dan juga lakukan hal sama padaku jika aku salah,jika aku lupa,jika aku khilaf dan selalu genggam tanganku.''ucap Arya lembut dan sukses membuat Shanum tersipu.