Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
160.Bab 160


__ADS_3

❤️Happy Reading ❤️


*****


''Al...Alvan...''panggil seseorang saat Alvan baru saja memarkirkan kendaraannya.


''Ngapain lo lari-lari?''tanya Alvan pada orang yang memanggilnya tadi.


''Motor gue mogok dan mesti naik ojek gue betangkatnya.''jawabnya.''Takut telat gue...lo tau sendirikan mata kuliah pertama apa,tau sendiri dosennya enggak banget.''katanya lagi sambil ngos-ngosan.


Kemudian mereka berdua pun melangkah bersama menuju dimana kelas mereka berada.


*****


Sedangkan di tempat lain ada wanita yang sudah tidak muda lagi namun masih sangat-sangat cantik di usianya yang matang ini.Dia adalah Shanum Narendra...dokter sekaligus pemilik AN hospital.


Shanum sedang sibuk dengan semua pekerjaannya di rumah sakit namun dia tidak pernah lupa dengan segala tanggung jawabnya sebagai seorang istri maupun seorang ibu untuk suami serta ketiga buah hatinya.

__ADS_1


Kebetulan hari sudah menunjukkan saat makan siang maka seperti biasa dia kan sibuk dengan ponselnya sebelum mengisi perutnya sendiri.


Mulai dari menelpon rumah untuk mengingatkan maid di rumah agar menyiapkan makan siang untuk ayah mertuanya kemudian dia menghubungi sang suami baru menghubungi sang putra sulung untuk mengingatkan makan siang mereka...setiap hari..rutinitasnya sebelum makan siang selalu begitu.


Dia ingin selalu memastikan agar orang-orang yang di sayanginya tidak terlambat makan karena kesibukan yang di jalani,bahkan si kembar pun yang masih duduk di bangku menengah pertama pun tak luput dari pantauan sang mommy saat jam makan siang tiba.


''Sudah?''tanya Lila pada sahabatnya saat Shanum meletakkan ponselnya di meja kantin rumah sakit karena mereka akan makan siang bersama.


''Iya.''jawab Shanum.


''Kamu itu dari dulu sampai sekarang memang sama sekali gak berubah Sha.''kata Lila.''Salut aku sama kamu juga rumah tangga kalian.''pujinya.''O iya minggu besok kita kumpulnya di rumah Aurora ya?''tanya Lila.


''Itu rumah pasti tambah heboh deh sejak Samudra dan Aurora menikah.''ujar Lila.''Mamanya Samudra aja sudah heboh gitu nah ini di tambah lagi dengan adanya Aurora...gak bisa ngebayangin hebohnya sampai kayak apa.''kata Lila lagi sambil cekikikan.


*****


Kita kembali ke kampusnya babang Alvan.

__ADS_1


''Siapa Al?''tanya Rama salah satu temen Alvan.


''Ibu negara.''sahut Alvan cepat yang membuat sahabatnya itu mengernyitkan dahinya.


''Ibu negara?''beo Niko teman Alvan yang lain.


''He'em.''sahut Alvan.


''Maksudnya?''tanya Dodi.


''Nyokap gue.''jawab Alvan yang membuat semua sahabatnya langsung menatap ke arahnya.''Nyokap...biasa ngingetin untuk makan siang.''lanjut Alvan.


''Nyokap loe perhatian banget ya Al,setiap makan siang pasti dia ngingetin.''kata Rama.


''Ya begitulah nyokap gue...bukan hanya gue sih tapi bokap sama si kembar juga pasti di ingetin buat makan siang bahkan beliau selalu memastikan di rumah kalau grandpa sudah makan siang apa belum.''terangnya.''O iya ni tadi dibawain ini sama nyokap buat bekal.''kata Alvan sambil mengeluarkan kotak bekalnya.


Dia memang selalu berbagi pada sang sahabat makanya sang mommy selalu memberikan bekalnya agak banyak,tapi kalau infused water hanya dia sendiri yang meminumnya.

__ADS_1


''Salut banget gue sama nyokap elo.''Kata Niko dan langsung di angguki oleh yang lain.''Padahal nyokap elokan sibuk...dokter sekaligus pemilik rumah sakit...kaya sudah pasti tapi tetap aja ada waktu buat nyiapin ini semua plus meluangkan waktu untuk mengingatkan hanya sekedar makan siang.''pujinya.


''Ya begitulah nyokap...dari dulu memang seperti itu...tidak berubah meski anak-anaknya sudah pada gede.''sahut Alvan yang sejujurnya ada rasa bangga juga syukur di hatinya.


__ADS_2