Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
144.Bab 144


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Haro ini mau kemana dek?''tanya Arya sewaktu melihat sang adik sudah berpakaian rapi.


''Ngampus sampai jam 11 kak...habis itu kebutik aja.''jawab Aurora yang sambil mengambil sarapannya.


''Sekali-sekali ajak Samudra makan siang bareng dek...''usul Arya.


''Gak ah masak aku yang ngajak duluan...kan malu kak...aku itu perempuan.''sahutnya cepat.


''Emangnya kenapa kalau perempuan?apa ada larangan kalau perempuan gak boleh ngajak duluan...''kata Arya.


''Iya sekali-kali gak apa-apa Ra.''sahut papi Alan.


''Kita sebagai perempuan gak apa-apa sekali-kali mengajak duluan dek...itu juga menandakan kalau kita perhatian dan memiliki rasa yang sama...''sahut Shanum.


''Ehm baiklah.''jawab Aurora.''Kalau sudah kakak yang bilang...aku bisa apa.''katanya lagi dengan pasrah.


''Sekalian tu bawain infused water sama cemilan untuknya.''kata Shanum lagi.


''Habis makan siang jangan langsung pulang...''kata Arya tiba-tiba.


''Loh memangnya kenapa kak?''tanya Aurora heran.


''Temani di bekerja.''sahut Arya.''Jadi kamu bisa tau gimana kerjaannya serta kesibukannya...''lanjutnya.


''Dan karena kehadiran kamu bisa menjadi penyemangat untuknya...''sahut Shanum.


''Apa gak malah ganggu kak?''tanya Aurora.


''Gak bakal...justru dia akan senang bisa melihatmu di sela-sela kepenatannya.''jawab Shanum.


''Baiklah nanti aku hubungi dia ajak ketemuan.''ucap Aurora.


Kemudian mereka memulai sarapan paginya dengan semangkuk bubur ayam komplit buatan nyonya rumah tentunya.


''Dek,itu bekal buat kamu sama Samudra udah kakak siapin.''kata Shanum.''Aku satuin dalam satu paper bag supaya kamu gak repot bawanya.''lanjutnya.


''Apa ni kak?''tanya Aurora dan Shanum pun menjelaskan bekal apa yang di bawakan untuk seluruh anggota keluarga beserta apa manfaatnya.


''Papi apa ada acara hati ini?''tanya Arya sebelum beranjak dari duduknya.


''Gak ada...papi di rumah saja.''jawab papi Alan.


''Grandpa...nanti jemput kita ya...''pinta princess Narendra dengan mata puppy eyesnya.


''Iya cucu grandpa.''jawab papi Alan.


''Kalau gitu kami berangkat dulu ya pi...''kata Arya lalu mencium tangan papinya dan di ikuti oleh istri serta anak dan adiknya.


''Iya hati-hati.''jawab papi Alan.


''Assalamualaikum.''

__ADS_1


''Wa'alaikumsalam.''


''Dah grandpa...''seru Alexa.


''Dah sayang.''balas papi Alan.''Belajar yang pinter ya...''katanya lagi.


''Iya grandpa.''sahut Alexa.


*****


''Ehm telpon gak ya...''gumam Aurora saat jam belajarnya berakhir.


''Telpon ajalah.''ucapnya memantapkan hati.


Dret..dret...dret...


''Lagi sibuk kali ya...kok gak di angkat.''gumammya lagi.


''Coba sekali lagi.''katanya karena sudah beberapa kali tapi tidak diangkat sama sang empunya handphone.


Dret...dret...dret...


📱''Halo assalamualaikum.''Sahut yang di sebrang sana.


📱''Wa'alaikumsalam.''jawab Aurora.


📱''Em ada apa Ra tumben telpon?''tanyanya.


📱''Lagi sibuk ya kak?''tanya Aurora.


📱''Ehm...apa kita bisa makan siang bareng kak?''tanya Aurora dengan perasaan campur aduk.


📱''Boleh..aku makan siang dimana?''tanya Samudra dengan hati yang berbunga.


📱''Terserah kakak aja.''jawab Aurora.


📱''Di resto abang kamu yang di jalan xx aja gimana?''tanya Samudra.''Kamu dimana?mau kakak jemput?''tawar Samudra.


📱''Eh gak usah kak nanti kita ketemuan di sana ini aku ada di kampus dan aku bawa mobil kok.''jawab Aurora.


📱''Ya udah kamu hati-hati ya...assalamualaikum.''kata Samudra.


📱''Wa'alaikumsalam.''balas Aurora.


Dan Aurora langsung bergegas menuju ke arah parkiran dan meminta supirnya untuk mengantarnya ke resto yang di maksud oleh Samudra.


''Bapak bisa cari makan untuk makan siang.''kata Aurora setelah mereka sampai di parkiran resto.''Ini...''kata Aurora menyodorkan dua lembar uang pecahan seratus ribuan.


''Ini apa non?''tanyanya.


''Untuk makan siang bapak.''jawab Aurora.


''Terimakasih ya non.''jawabnya.

__ADS_1


''Iya,saya turun dulu pak.''kata Aurora.''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


*****


Aurora melangkah masuk kedalam resto dan pilihannya tertuju pada tempat duduk yang berada di pojok ruangan dekat dengan jendela.


''Sudah lama Ra?''tanya Samudra yang baru saja datang sehingga mengalihkan pandangan Aurora yang semula menatap layar ponselnya.


''Enggak baru aja kok kak.''jawab Aurora kemudian.


Lalu mereka pun memesan makan yang kan mereka makan dan menyantapnya begitu makanan sudah tersaji di sana...mereka makan dalam diam...menikmati makanan masing-masing dan hanya terdengar bunyi dentingan sendok garpu yang beradu dengan piring masing-masing.


''Kakak lagi sibuk ya?''tanya Aurora setelah dia selesai memakan makanannya.


''Enggak kok.''jawab Samudra setelah meneguk air mineral dalam gelasnya.


''Aku...''kata Aurora diam sejenak.''Aku boleh ikut kakak kekantor gak?''terusnya dalam satu tarikan napas.


''Tumben?''kata Samudra heran.


''Ehm..gak boleh ya...''kata Aurora dengan raut sedih.


''Boleh...boleh banget malah.''sahut Samudra cepat begitu melihat perubahan wajah sang kekasih.''Asal kamu gak bosen aja nenangin aku kerja...''lanjutnya.''Memangnya kamu gak ada kegiatan?''tanya Samudra.


''Gak ada kak...dan aku juga sudah bilang sama orang butik kalau hati ini gak kesana.''jawab Aurora.


''Ya udah ayok.''ajak Samudra.


Mereka berdua lalu keluar dari resto setalah membayar tagihan makanan mereka...lebih tepatnya Samudra yang membayar...


Setelah sampai di parkiran Aurora menemui supirnya dan memberi tahu kalau dia bersama Samudra tak lupa pula dia mengambil paper bag yang di berikan oleh kakak iparnya tadi pagi.


*****


Sepanjang jalan dari lini sampai koridor kantor semua menatap ke arah Samudra dan Aurora apalagi saat ini tangan Samudra tak melepaskan gandengannya dari tangan Aurora.


Hal ini menjadi hot news di perusahaan milik Arya Nerendra itu...sang asisten CEO sekaligus pemilik perusahaan menggandeng tangan sang adik tunggal pemilik perusahaan itu sendiri.


Cklek


'''Masuk Ra.''kata Samudra setelah sampai di ruangannya.


''Iya kak...''kata Aurora.


''Kamu bisa duduk di mana pun kamu mau dan kalau kamu capek pengen istirahat...kamu bisa istirahat di ruangan itu...ruangan istirahatku.''kata Samudra sambil menunjuk salah satu pintu.


''Iya kak.''jawab Aurora.


''O iya ngomong-ngomong kamu bawa apa itu?''tanya Samudra yang melihat paper bag yang di bawa Aurora sejak tadi.


''Oh ini tadi di bawain infused water sama cemilan dari kak Shanum untuk kakak.''jawab Aurora yang baru ingat dengan apa yang di bawanya lalu mengeluarkan isinya.

__ADS_1


''Infused waternya beda dari kemari kayaknya?''kata Samudra sambil mengamati satu botol infused water.


''Iya memang beda.''jawab Aurora.


__ADS_2