
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Kinara...''panggil Alvan saat melihat Kinara melintas.
''Ra...''panggil Alvan lagi saat dirinya sudah menghampiri sang gadis.
''Kak Al.''kata Kinara yang sebenarnya tadi ingin menghindari Alvan karena dirinya masih merasa tidak enak pada sang pemuda tampan yang sekarang malah berada di hadapannya itu.
''Aku panggil dari tadi lo.''kata Alvan.
''Maaf aku gak denger kak.''kata Kinara memberi alasan dan hal itu sama sekali tak dipercayai oleh Alvan.
''Ikut aku bentar yuk.''ajak Alvan.
''Maaf kak aku...''kata Kinara.
__ADS_1
''Sudah ayo...janji hanya sebentar.''ajak Alvan lagi yang langsung menarik tangan Kinara dan menggandengnya tanpa mau mendengarkan lagi protesan apapun itu.
''Eh kita mau kemana kak?''tanya Kinara.
''Sudah yang penting kamu ikut aja dulu nanti kamu juga tau sendiri kok.''jawab Alvan.
*****
Alvan mengajak Kinara ke taman belakang kampus yang tidak terlalu ramai karena hanya selalu di kunjungi oleh beberapa mahasiswa saja.
''Duduk.''titah Alvan pada Kinara.
''Ini titipan dari mommy buat kamu.''kata Alvan yang sudah membuka tas dan memberikan kotak makan serta botol minum yang berisi infused water untuk Kinara titipan sang mommy.
''Harusnya gak usah seperti ini kak...malah jadi ngerepotin.''kata Kinara.
''Gak apa-apa...mommy memang seneng banget yang namanya masak terlebih berbagi.''sahut Alvan.''Dimakan dulu Ra...aku tau kamu pasti belum makan siang kan...''katanya.
__ADS_1
''Iya kak terimakasih.''jawab Kinara dan mulai membuka kotak makannya sama seperti yang di lakukan Alvan.
Mereka berdua makan dalam diam...dan entah apa yang mereka pikirkan dengan pikiran mereka masing...hanya mereka berdua lah yang tahu.
''Ra...''panggil Alvan begitu acara makannya selesai.
''Iya.''sahut Kinara begitu selesai meneguk infused water miliknya.
''Kamu itu kenapa?''tanya Alvan.
''Kenapa apanya kak?''tanya balik Kinara yang sok pura-pura gak tau.
''Kamu kenapa jadi terkesan menghindar dari aku.''kata Alvan to the poin.''Di panggil pura-pura gak denger padahal aku yakin kalau pasti kamu dengerin aku.''katanya lagi.''Dan semalam...kenapa telpon aku sama sekali gak kamu angkat...apa lagi pesan dari aku kenapa seperti kamu abaikan begitu saja.''cerocos Alvan.''Kamu mau menghindar dari aku Ra atau bahkan menjauh dari aku?''cecar Alvan.
''Aku gak bermaksud kayak gitu kak.''jawab Kinara.''Aku cuma belum merasa siap untuk bertemu atau berbicara pada kakak.''lanjutnya.
''Kenapa?''tanya Alvan penasaran dengan perkataan gadis yang berada di dekatnya itu.
__ADS_1
''Huft...aku masih merasa tidak enek dengan kakak atas kejadian tadi malam.''jawab Kinara setelah menghela nafasnya dalam.''Aku minta maaf kak.''ucapnya lagi.''Kalau seandainya kakak gak nganterin aku pulang mungkin kakak gak bakal di cecar papa dan di hina olah papa.''kata Kinara lagi.''Aku juga minta maaf atas nama papa aku kak.''ucapnya.
''Kamu gak salah jadi kamu gak perlu minta maaf ke aku.''kata Alvan.''Dan untuk masalah papa kamu...aku rasa wajar karena di seorang ayah dari seorang putri jadi wajar saja kalau beliau bertanya serta berbicara seperti itu...karena mungkin beliau ingin menyerahkan putrinya pada seorang lelaki yang tepat.''kata Alvan agar Kinara tidak lagi merasa bersalah.''Mungkin ayah aku juga akan seperti itu bila nanti ada seorang pemuda yang berani mendekati princess.''sambungnya.