
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Dan kamu Hen,pastikan bahwa tidak ada satu perusahaan pun yang berinvestasi di sana jadi mau tidak mau mereka akan menjual sahamnya kalau ada yang kekeh mau berinvestasi pastikan padanya akan berurusan dengan AR grup...dan setelah semuanya beres kamu suruh orang untuk membeli saham mereka dengan tidak menggunakan namaku dan selanjutnya kamu pasti sudah tau kan...''tutur Arya.
''Baik tuan muda akan saya laksanakan.''kata Henry lalu keluar untuk menghubungi para pengusaha lainnya.
''Hufh...bikin tambah pusing saja.''gumam Arya.
*****
Kini Shanum tengah di jalan untuk pulang ke mensionnya.Tiba-tiba pengawal pribadinya memberi tahu sesuatu yang sedikit membuatnya panik.
''Maaf nyonya muda salah satu bodyguard di mobil yang belakang baru saja memberi tahu bahwa ada yang sedang mengikuti mobil-mobil kita.''kata Jane yang sedang mengemudi.
''Hah...''kaget Shanum.''Si...siapa yang mengikuti mobil kita pak?''tanya Shanum.
''Mereka tidak tahu nyonya makanya kita akan berputar-putar sejenak untuk mengecoh.''jelasnya.''Tidak apa-apakan nyonya?''tanya Jane.
''Tidak apa-apa lakukan saja.''ucap Shanum.
''Nyonya tidak perlu khawatir ada kami berdua juga para bodyguard yang lain yang akan melindungi nyonya muda dengan nyawa kami.''kata Viana menenangkan.
''Terimakasih dan maaf kalau sudah merepotkan.''kata Shanum.
''Ini sudah tugas dan tanggung jawab kami nyonya.''jawab Viana.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka dapat mengecoh mobil yang tadi membuntuti mereka dan sekarang mereka semua sudah kembali ke mension.
*****
Sesampainya di kediamannya Shanum langsung bergegas menuju ke kamarnya untuk sekedar mencuci muka serta tangan dan kakinya lalu mengganti pakainya dengan pakaian rumahan...kali ini Shanum lebih memilih memakai pakaian sejenis daster dengan lengan pendek dan sepanjang lutut.
''Nyonya muda.''sapa para maid yang berada di dapur.
''Ada yang perlu di bantu nyonya?''tanya bik Asih.
''Bik biar saya saja yang memasak makan malam...tidak apa-apakan?''tanya Shanum.
''Tentu saja nyonya.''kata bik Asih.''Kalau boleh tau memangnya nyonya mau memasak apa biar kami bantu untuk menyiapkan bahannya.''kata bik Asih lagi.
''Masih ada udang gak bik?''tanya Shanum.
''Masih ada nyonya.''jawab bik Asih.
''Ehm...bikin udang balado sama capcai saja bik.''kata Shanum.''O iya bik tolong siapkan nanas juga ya soalnya saya mau bikin minuman dari nanas sama kayu manis.''katanya lagi.
''Maaf nyonya kenapa mau bikin minuman dari nanas juga kayu manis?''tanya bik Asih penasaran dan para pelayan yang lain pun juga sama penasarannya.
__ADS_1
''Karena saya mau masak udang bik...dan udang itu mengandung kolesterol maka untuk menekan kolesterolnya saya membuat minuman dari nanas juga kayu manis yang direbus.''terang Shanum.
Bik Asih juga pelayan yang lain semakin kagum terhadap nyonya mudanya ini pasalnya selain masakannya yang enak dia selalu berusaha menyeimbangkan makanan yang di buatnya seperti saat ini.
''Terimakasih ya nyonya berkat nyonya sekarang pengetahuan kami semakin bertambah.''kata bik Asih yang di angguki oleh semua pelayan yang ada di dapur.
''Iya sama-sama bik.''jawab Shanum.
Shanum pun berkutat dengan semua perlengkapan memasaknya yang di bantu oleh para maid...bulan hanya memasak udang serta capcai dan minuman tapi juga Shanum Shanum membuat cake dengan banyak irisan buah di tengah serta di atasnya.
''Bik,ini minumannya yang di wadah ini dan kue yang satu loyang ini tolong letakkan di lemari pendingin ya...terus sisa minuman serta cake yang dua loyang itu tolong bagi-bagi sama yang lain ya.''ucap Shanum.
''Baik nyonya dan kami ucapkan terimakasih.''kata bik Asih yang mewakili.
''Sama-sama bik,kalau begitu saya bersih-bersih dulu.''kata Shanum.''Dan tolong nanti makanannya di tata di meja ya...''pintanya.
''Baik nyonya.''kata mereka.
*****
Saat di mobil menuju pulang...Arya merebahkan tubuhnya di kursi dengan memejamkan matanya sambil kadang-kadang memijat pelipisnya,dia sangat merasa penat dengan segala aktivitasnya hari ini yang benar-benar membuatnya sedikit pusing...sama sekali tidak ada pembicaraan di mobil tersebut.
''Kita sudah sampai tuan muda.''kata Henry memberi tahu Arya yang sedang memejamkan matanya.
''Hem.''jawab Arya.''Kamu boleh istirahat Hen.''kata Arya.
*****
Didepan pintu sudah ada Pak Nuh yang menunggu kepulangan tuan mudanya...
''Selamat datang tuan muda.''sapa pak Nuh,lalu dia membawakan tas kerja tuan mudanya yang di serahkan oleh Henry.
''Hem.''lalu melangkah masuk kedalam.''Nyonya muda di mana pak Nuh?''tanya Arya kemudian.
''Nyonya muda ada di kamar tuan.''jawab pak Nuh.
Setelah mendengar jawaban dari sang kepala pelayan...Arya pergi melangkah menuju kekamarnya untuk menemui sang istri tercinta.
*****
Cklek
Arya mengedarkan pandangannya untuk mencari keberadaan istrinya,lalu pandangannya tertuju pada pintu balkon kamar yang terbuka lalu di meletakkan jas serta melepas sepatu dan menggulung lengan kemejanya sampai siku.
''Sayang...assalamualaikum.''sapa Arya tepat di telinga Shanum yang membuatnya si empunya terkejut mendapat pelukan dan bisikan tepat di telinganya.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Shanum.''Sayang kamu bikin aku kaget tau gak.''kata Shanum.
''Sayang...biarkan begini sebentar saja.''ucap Arya saat Shanum ingin membalikkan tubuhnya.
__ADS_1
Arya mempererat pelukannya sambil menduselkan wajahnya ke ceruk leher Shanum...menikmati harumnya aroma tubuh sang istri yang bisa membuatnya tenang.
''Ada apa?apa ada masalah di kantor?''tanya Shanum.
''Gak ada,aku cuma kangen saja sayang...kangen pakek banget.''jawab Arya lalu menggigit dan menghisap leher Shanum... memberikan stempel kepemilikan disana sehingga membuat Shanum sedikit mendesah yang tambah membangkitkan hasrat sang suami.
''Sayang...''panggil Arya lalu membalikkan tubuh Shanum menghadapnya.
''Aku ingin...boleh ya...''pinta Arya dengan suara serak dan mata yang sudah penuh dengan kabut gairah...Shanum pun menganggukkan kepalanya menyetujui permintaan suaminya.
Dengan semangat 45 Arya pun langsung membopong istrinya ala bridal style lalu dengan hati-hati merebahkannya di tempat tidur mereka...
Dan ya terjadilah yang harusnya terjadi...mereka berdua benar-benar sangat menikmati permainan mereka sore ini,bahkan tak cukup hanya satu kali mereka melakukannya.
''Sayang mau mandi gak?ayo aku gendong...''kata Arya.
''Iya mas.''ucap Shanum,lalu digendong Arya dengan tubuh mereka yang sama-sama polos.
''Lo mas Arya mau ngapain?kok gak keluar.''tanya Shanum.
''Mau mandi bareng sama kamu lah yank.''jawab Arya santai dengan senyum smirknya.
''Gak usah macem-macem deh.''ucap Shanum.
''Gak macem-macem kok yank cuma satu macam saja...''ucap Arya lalu kembali menyerang istrinya sebelum sang istri memprotesnya.
Kembali lagi seharusnya waktu mandi hanya cukup 30 menit menjadi 1 jam lebih.
"Sayang kebawah yuk...aku laper.''ucap Shanum yang sekarang sedang duduk berdua dengan Arya di sofa kamar mereka setelah selesai menunaikan ibadah sholat magrib.
''Ayo...aku juga sudah lapar.''jawab Arya lalu menggandeng tangan sang istri menuju ruang makan.
*****
''Menunya apa malam ini?''tanya Arya begitu sampai di meja makan.
''Aku tadi masak udang balado sama capcai.''jawab Shanum.''O iya bik tolong ambilkan air nanasnya...''titah Shanum pada maid yang ada di sana.
''Baik nyonya muda.''jawabnya.
''Kok air nanas yank...buat apa?''tanya Arya sedikit bingung.
''Buat di minum sayang...biar kadar kolesterol kita tidak naik.''jelas Shanum.
''O...senengnya punya istri dokter...''kata Arya dengan senyum manisnya.
*****
Maaf ya readers kemarin gak bisa up dan ini pun hanya bisa up satu bab...soalnya kepala lagi pusing banget...sekali lagi maaf ya...🙏🙏🙏
__ADS_1