
Jangan lupa tinggalkan jejak...🙏🙏🙏
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Seperti kata Arya hari ini mereka gunakan untuk berbelanja oleh-oleh juga apapun yang di inginkan Shanum.
"Sayang apa gak apa-apa kalau kita belanja banyak?"tanya Shanum yang melihat ternyata sudah banyak sekali paper bag yang di bawa anak buah Arya
''Emangnya kenapa hem?''tanya Arya.
''Kita kan masih mau pergi ke Seoul sayang...apa gak repot bawanya?''ujar Shanum.
''Semua barang-barang ini nantinya akan dikirim langsung oleh anak buahku ke mension kita sayang,jadi kita tidak perlu repot-repot membawanya.''terang Arya dan mereka berdua pun melanjutkan acara berburu oleh-olehnya.
*****
Kini mereka telah sampai di Seoul,Arya serta Shanum langsung menuju ke hotel Arya dan mengistirahatkan tubuh mereka.
Keesokan harinya Shanum diajak oleh Arya untuk mengecek perusahaannya yang ada di sana.
Sampai hari terakhir honeymoon mereka yang mereka lakukan hampir sama di setiap negara...ya mereka berkunjung di beberapa negara yang pertama Jepang selama 3 hari,lalu Korea 2 hari,Paris 3 hari,Swiss 3 hari dan terakhir Maldives selama 3 hari sekaligus meresmikan cabang baru hotel Arya disana.
Kini Shanum sedikit banyak sudah mengetahui beberapa perusahaan Arya yang membuat tercengang dengan usaha serta kekayaan suaminya itu.
*****
''Kamu sudah siap sayang?''tanya Arya.
Hari ini adalah hari terakhir mereka di Maldives,dan sekarang mereka sudah bersiap untuk pulang ke tanah air.
''Sudah sayang...ayo...''kata Shanum.
*****
Sejak Arya dan Shanum pergi berbulan madu...Naina hampir setiap hari datang ke kantor untuk menemui Arya...kadang dia berkunjung pagi hari kadang juga siang hari.
Sehingga membuat asisten Henry serta sekretaris Diva jengah di buatnya.
''Aku mau ketemu tuan muda Arya.''ucap Naina yang berdiri angkuh di depan meja sekretaris Diva.
''Maaf nyonya...tuan Arya tidak ada di tempat.''jawab Diva sesabar mungkin.
''Kamu mau mempermainkan aku hah!''bentak Naina.
''Bukan seperti itu nyonya...''kata Diva.
''Kenapa setiap aku kesini kamu selalu mengatakan kalau Arya tidak ada?''tanyanya.''Kamu...''tunjuk Arya.
__ADS_1
''Yang dikatakan sekretaris Diva memang benar adanya nyonya.''potong Henry yang langsung datang kesana karena mendengar keributan dari ruangannya.''Dan tolong turunkan jari telunjuk anda serta kecilkan nada suara anda nyonya.''sarkasnya kemudian.
''Lalu dimana tuan mudamu?''tanyanya kemudian kepada Henry.
''Tuan muda sedang berbulan madu dengan istrinya nyonya.''jawab Henry.''Apa anda lupa kalau tuan muda dengan istrinya adalah pasangan pengantin baru...''lanjutnya.
''Kemana mereka pergi?''tanyanya lagi.
''Kemana mereka pergi tidak akan pernah saya beritahu kepada anda nyonya.''ucapnya dingin.''Karena menurut saya anda sama sekali tidak ada kepentingan.''katanya lagi.
''Sekarang lebih baik anda tinggalkan kantor ini sebelum saya memanggil pihak keamanan untuk menunjukkan jalan keluar pada anda nyonya.''kata Henry.
''Dengar ya kamu asisten s****n dan juga kamu sekretaris tak tau diri...''tunjuk Naina.''Orang pertama yang akan aku pecat secara tidak hormat setelah aku kembali lagi dengan mas Arya adalah kalian berdua.''sinisnya.
''Kami tunggu itu nyonya.''ucap asisten Henry dengan senyum smirknya.
''Bre****k.''umpat Naina dengan kesalnya lalu meninggalkan tempat itu.
''Untung saja tuan Arya dulu tidak jadi dengan dia.''batin Henry juga Diva.
''O iya Diva,saya titip kantor katena saya sekarang harus pergi ke bandara untuk menjemput tuan dan nyonya muda dan kalau ada apa-apa kamu segera hubungi saya.''kata Henry setelah melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
''Baik asisten Henry.''jawab Diva.
*****
''Bagaimana kalau kita menculiknya saja mi?''tanya Aldi.
''Tidak Al...itu terlalu beresiko.''jawab nyonya Rima.''Kita akan mencelakainya Al,kita buat seperti yang sudah-sudah...seperti yang kita lakukan ke Arya juga maminya.''terang nyonya Rima dengan seringai jahatnya.
''Ya sudah aku terserah mami saja.''kata Aldi.''Terus kapan kita akan mengeksekusinya mi?''tanyanya kemudian.
''Kita pantau dulu,kita tunggu waktu yang tepat biar semua rencana kita ini berhasil.''jawab nyonya Rima dengan senyum iblisnya.
*****
''Selamat datang tuan muda...nyonya muda.''ucap Henry sambil sedikit membungkukkan badannya tanda hormat pada sang atasan.
Begitulah mereka selalu bersikap formal bila di luar dan jika dihadapan anak buah serta karyawan Arya yang lain tapi jika mereka sedang berdua atau bersama keluarga dekat...mereka akan bersikap bisa saja selayaknya sahabat bahkan saudara...saling berbagi cerita,saling bercanda bahkan tak jarang mereka saling mengejek.
''Hem.''jawab Arya.
''Mari silahkan tuan...''kata Henry mempersilahkan tuan dan nyonya mudanya.
*****
''Bagaimana keadaan perusahaan selama aku pergi Hen?''tanya Arya begitu mereka sudah menaiki mobil.
''Semuanya aman tuan.''jawab Henry.
__ADS_1
''Terimakasih ya kak Henry sudah menjemput kami...''ucap Shanum.
''Sudah tugas saya nyonya...''jawab Henry.
Selanjutnya hanya keheningan saja yang terjadi di dalam mobil itu.Arya dengan Henry yang sibuk dengan laptop mereka masing untuk mengecek pekerjaannya sedangkan Shanum juga sibuk dengan ponselnya untuk berbalas pesan dengan adik serta sahabatnya.
*****
Saat baru turun dari mobil terlihat semua pekerja sudah berbaris rapi di sana...mereka semua menyambut kedatangan sang majikan.
Mereka semua mengucapkan selamat datang lalu kembali mengerjakan tugas masing-masing dan tidak lupa disana juga sudah ada orang tua Shanum serta papi Alan,Satria,Angel,Lila juga si cantik Aurora.
''Bagaimana sayang bulan madunya?''tanya bunda ketika mereka sudah duduk di ruang keluarga.
''Ya gak gimana-gimana bunda.''jawab Shanum sekenanya.
''Tapi kalian senengkan?''kini giliran ayah yang bertanya.
''Iya ayah.''jawab Shanum.
''Sha,sebenarnya kalian honeymoon kemana sih?''tanya Lila.''Aku kepo ni.''lanjutnya.
''Ke Jepang,lalu ke Seoul,terus ke Paris,ke Swiss dan terakhir Maldives.''jawab Shanum antusias.
''Wah senengnya...mau dong diajak kesalahan satunya...''ucap Lila sambil membayangkan kelima tempat itu.
''Ehm...ehm...kak Henry kode itu...''goda Shanum.
''Eh...''kaget Lila.''Enggak...bukan seperti itu.''katanya salah tingkah.
''Tenang saja La,aku pasti kasih hadiah honeymoon ke salah satu negara itu kalau kalian menikah nanti.''kata Arya.
''Beneran bang?Kemana?''tanya Lila penasaran.
''Rahasia dong.''jawab Arya.
''Aku gak di kasih bang?''tanya Satria dengan muka cemberutnya.
''Tenang aja nanti kamu juga Abang kasih.''jawab Arya enteng.
''Terimakasih ya bang...Abang emang paling the best.''seru Satria.
''Kapan lagi bisa honeymoon keluar negri...gratis lagi.''batin Satria bersorak.
''Udah sana kalian istirahat dulu,pasti capekkan.''kata bunda.
''Baik bunda.''jawab Arya juga Shanum.
''Eh...''kata Shanum menghentikan langkah dan membalikkan badannya.''Oleh-olehnya di bagi nanti malam ya...''ucap Shanum lalu kembali melangkahkan kakinya.
__ADS_1