Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
116.Bab 116


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Hari ini adalah hari kesekian dimana Arya bersikap cuek dan sedikit acuh kepada istrinya yang membuat Shanum sedih serta menangis setiap hari karena perubahan sikap suaminya itu.


Shanum sampai bertanya kepada Henry,mencari tau apa yang sebenarnya terjadi...adakah masalah yang sedang melanda di kedua perusahaan suaminya itu tapi Henry bilang kalau semuanya baik-baik saja...aman terkendali.


''Kamu kenapa by?ada masalah apa?''kata yang selalu Shanum gumamkan di sela-sela tangisannya.


Tapi sesakit apapun hati dan perasaannya,dia selalu menampilkan sikap biasa saja bila di depan Arya serta anak-anak dan keluarganya,bahkan diapun tidak menceritakan masalah yang dia alami ini kepada keluarganya.


Beda halnya jika dia sedang sendiri di kamar,maka dia akan menangis tersedu-sedu memikirkan perubahan sikap Arya padanya.


*****


''Anak-anak mommy udah seger...udah wangi yah...''ucap Shanum pada kedua buah hatinya saat berada di taman belakang.''Kita tunggu daddy pulang yah...''katanya lagi.''Iya...sayangnya mommy.''lanjutnya.


Dia terus mengajak baby twins berinteraksi dengan mengajak mereka berbicara walaupun entah itu mereka mengerti atau tidak dengan sesekali menciumi pipi gembul si twins.


''Mom.''panggil Alvan.


''Wah jagoan mommy sudah ganteng aja ni.''kata Shanum yang melihat Alvan mendekat.


''Iya dong mom,abangkan sudah mandi.''jawab Alvan.''Hai prince dan princess abang.''sapa Alvan pada twins.


Dret...Dret...Dret...


📱''Halo assalamualaikum.''kata Shanum saat sudah menggeser ikon hijau di layar ponselnya.


📱''Wa'alaikumsalam.''sahut yang di sebrang.''Sha...aku lihat suami kamu.''kata Lila.


📱''Dimana?''tanya Shanum.


📱''Di restoran milik suami kamu yang di daerah xx...sama seorang wanita cantik dan muda.''kata Lila.


📱''Oh mungkin dia sedang ketemu dengan klien bisnisnya.''kata Shanum yang berusaha berpikir positif dan percaya dengan sang suami.


📱''Aku rasa bukan Sha,soalnya Henry gak ada di sana.''kata Lila mencoba lebih memprovokasi.


📱''Mungkin kak Henry di suruh handle kerjaan di kantor La atau mungkin dia sedang ada urusan lain.''kata Shanum yang berusaha bersikap setenang mungkin.


📱''Aku sudah hubungi Henry Sha dan dia bilang Arya gak ada janji ketemu rekan bisnisnya dan Henry juga bingung karena baru kali ini Arya tidak memberitahu apapun kalau dia mau keluar.''terang Lila.''Kayaknya kamu harus kesini deh Sha dan lihat sendiri.''kata Lila lagi.


📱''Tapi La...''kata Shanum ragu.


📱''Tapi apa Sha?''tanya Lila penasaran.


📱''Ehm...baiklah tunggu aku,aku kesana sekarang.''putusnya.


📱''Aku tunggu.''jawab Lila.


Shanum memutuskan sambungan telepon begitu saja bahkan lupa untuk mengucapkan salam.


''Bang,mommy titip twins bentar ya...soalnya mommy ada urusan di luar sebentar.''kata Shanum.

__ADS_1


''Iya mom.''jawab Alvan.


''Jane,Viana...saya titip anak-anak ya.''kata Shanum lagi.


''Iya nyonya.''jawab mereka berdua.


Shanum pun langsung bergegas menuju ke kamarnya untuk mengambil tas serta mengganti sandalnya dengan perasaan tak karuan.


''Aku sangat berharap kamu tidak main api di belakangku by.''lirihnya.


*****


Sedangkan di direstoran yang di maksud Lila.


''Gimana La?''tanya Arya.


''Beres,dia mau kesini.''jawab Lila.''Tapi sumpah susah banget memprovokasi istri kamu itu.''keluh Lila.


Ada perasaan bangga yang Arya rasakan terhadap sikap istrinya itu.


''O iya anak-anak gimana Ar?''tanya papi Alan.


''Begitu Shanum berangkat,anak-anak juga langsung berangkat sama Jane dan Viana pi.''kata Arya.


''Berarti sampainya duluan Shanum dong dari anak-anak...''kata papi Alan lagi.


''Tenang pi,Arya sudah nyuruh supir Shanum untuk berhenti sebentar pura-pura mobilnya macet dan pura-pura periksa mesin mobil untuk mengulur waktu.''jelasnya.


''Wah kayaknya sudah mateng banget ni rencananya...''seloroh Satria.


Mereka semuanya pun asik mengobrol sambil menunggu sang empunya yang di bikinin acara.


''Assalamualaikum.''salam Alvan yang baru sampai dengan kedua adik serta Jane dan Viana.


''Wa'alaikumsalam.''jawab mereka semua.


Twins langsung berada di gendongan opa serta grandpanya sedangkan si sulung Alvan di tarik duduk didekat sang oma.


Dret...Dret...Dret...


📱''Halo.''kata Arya.


📱''....''


📱''Hem terimakasih.''jawab Arya.


📱''....''


''Shanum sudah ada di bawah.''kata Arya memberi tahu dan mereka semua pun langsung bersiap-siap.


*****


''Permisi mbak mau tanya sebentar boleh?''tanya Shanum pada salah satu pelayan restoran.


''Eh iya nyonya.''jawab sang pelayan sedikit gugup karena berhadapan dengan istri sang pemilik restoran.

__ADS_1


''Apa kamu melihat suami saya...tuan Arya?''tanya Shanum lagi dengan sopan.


''I...itu nyonya tuan Arya...tuan Arya ada di atas di rooftop nyonya.''jawabnya.


''Terimakasih ya mbak.''ucap Shanum.


''Sama-sama nyonya.''jawabnya.


''Nyonya Arya...sudah cantik,baik,sopan lagi.''gumamnya sambil melihat sosok Shanum yang sudah berjalan menuju ke arah tangga.


*****


''Huft...ayo Sha kamu bisa,apapun yang kamu lihat kamu gak boleh langsung emosi...kamu harus tanya baik-baik dulu pada suamimu...pikirkan anak-anak...jangan egois.''gumam Shanum menasehati dirinya sendiri sambil menaiki satu persatu anak tangga.


Tap...Tap...Tap...


''1...2...3...''Satria memberi aba-aba.


''Surprese...''seru semuanya.


''Hah.''beo Shanum yang masih terbengong bingung dengan apa yang ada di depannya.


''Selamat ulang tahun sayang.''ucap Arya yang muncul dari belakang seluruh anggota keluarganya sambil membawa satu buket bunga mawar merah untuk sang istri.


''By,ini...''kata Shanum saat Arya didepannya dan memberikan bunga yang dia bawa.


''Ulang tahun kamu sayang.''jawab Arya.''Maaf ya sayang karena beberapa hari ini aku sudah bikin kamu sedih...''ucap Arya.


''Kami jahat by...sudah bikin aku nangis beberapa hari kemarin.''kata Shanum.


''Sekali lagi maaf ya...tapi kamu sukakan surprisenya?''tanya Arya.


''Suka banget by,aku saja lupa kalau aku ulang tahun hari ini.''katanya sambil terkekeh.''Loh anak-anak...''kata Shanum.


''Mereka tadi kesini sama Jane dan Viana.''jawab Arya.


''Sudah dong ngobrolnya...sekarang make a wish lalu tiup lilinnya.''kata bunda.


Lalu mereka pun menuju ke meja yang dimana sudah terletak kue ulang tahun di atasnya.


Semuanya mengucapkan selamat ulang tahun dan memberikan do'a terbaik untuk Shanum dan keluarga kecilnya.


''Sekali lagi selamat ulang tahun ya sayang...''ucap Arya.''Terimakasih karena sudah melengkapi dan memberikan kebahagian untukku juga terimakasih karena sudah menjadi istri serta mommy yang sempurna untukku dan anak-anak.''ucapnya lagi kemudian mencium kening sang istri dan mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.


''Wah apa itu...''seru Lila.


''Kado untuk istriku tercinta.''ucap Arya.


''Buka kak...''kata Angel juga Aurora.


''Wah...''semua yang di sana kagum dengan keindahan kado dari Arya.


''Ini bagus banget by,apa ini gak terlalu berlebihan?''tanya Shanum.


''Tidak ada kata berlebihan untuk orang yang paling spesial.''jawab Arya.''Aku pakein ya...''pintanya dan di angguki oleh Shanum.

__ADS_1


Arya memberikan sebuah kalung berlian yang sangat indah untuk sang istri...tiada kata berlebihan kalau untuk orang yang kita cinta.


__ADS_2