
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Si twins tidak terlalu kecewa karena mereka masih bisa melihat pertandingan sang abang yang walaupun tinggal setengahnya.
Mereka berdua terus saja berteriak memberi semangat pada sang abang yang sangat mereka sayangi itu.
Dan akhirnya kemenangan pun didapatkan sang cucu keluarga Narendra walaupun dia sempat terkena tendangan beberapa kali dan tak sengaja ada bagian bawah kakinya yang tergores tak tau terkena apa juga ada sedikit bibirnya yang sobek akibat terkena tendangan walaupun tidak parah.
''Yeah...yeah...yeah...Abang menang.''seru si princess Alexa beberapa kali yang membuat sang kakak kembarnya merasa kesal.
''Heh berisik...bisa diem gak.''ketus Axel.
''Biarin wek.''sahut Alexa tak perduli dengan tatapan tajam sang kakak.
''Dasar norak.''geram Axel.
Tingkah mereka berdua benar-benar membuat Arya dan Shanum serta yang lainnya geleng-geleng kepala.
*****
__ADS_1
Setelah menerima piala serta mendalinya...Alvan pun berlari menghampiri seluruh anggota keluarganya.
''Selamat ya bang.''ucap Arya dan Shanum sambil menampilkan senyum merekah mereka berdua.
Keluarga yang lain pun mengucapkan hal yang sama.
Alvan membuka mendalinya lalu mengalungkan mendali itu di leher sang mommy.
''Loh bang...''pekik Shanum kaget dengan apa yang di lakukan sang putra.
''Mendali ini untuk mommy...Abang persembahkan untuk mommy.''ucapnya dengan mata yang sudah memerah,Shanum pun langsung merengkuh tubuh anak laki-lakinya.''Terimakasih untuk semuanya mom.''lirihnya saat ada di dalam dekapan sang mommy.
''Mommy yang berterimakasih sayang...karena kamu sudah hadir dalam kehidupan kami...selalu bisa membanggakan kami dengan semua sikap serta prestasimu.''ucap Shanum...luruh sudah air mata ibu tiga anak itu,di kecupnya berkali-kali pucuk kepala sang putra yang masih ada di dalam dekapannya.
''Dad.''panggil Alvan.''Piala ini Alvan persembahkan untuk daddy.''ucap bocah laki-laki itu sambil menyerahkan pialanya.
Arya pun menerima piala itu lalu menarik tubuh Alvan kedalam pelukannya.
''Terimaksih untuk semuanya dad.''ucap Alvan.
''Tidak perlu berterimakasih...semua yang mommy dan daddy lakukan sudah menjadi tugas serta tanggung jawab kami kepada kalian bertiga...anak-anak daddy dan mommy.''sahut Arya.''Teruslah menjadi anak yang baik ya bang...dan daddy sama mommy minta jangan pernah kecewakan kami...jadilah putra kami yang selalu membanggakan.''pinta Arya.
__ADS_1
''Abang gak bisa berjanji dad tapi Abang akan berusaha semampu Abang agar tidak membuat daddy dan mommy kecewa.''jawabnya.
''Sudah dong mellow-mellownya...Buna jadi ikutan sedih ni.''seru Aurora untuk mencairkan suasana yang sangat haru itu.
Karena adegan yang tercipta membuat semua anggota keluarga yang ada disana ikut menitikan air matanya karena haru.
*****
''Tuan Arya.''panggil seseorang saat Arya dan keluarga akan melangkah keluar dari sana.''Tuan Arya.''panggilnya lagi.
''Tuan Edo.''sapa Arya pada salah satu rekan bisnisnya itu.
''Saya tidak menyangka bisa bertemu dengan anda di sini...''katanya.
''Iya saya tadi menyaksikan putra saya bertanding tuan.''jawab Arya.''Anda sendiri?''tanya Arya.
''Sama seperti anda.''jawabnya.''Mereka...?''tanya tuan Edo.
''Oh iya perkenalkan ini tuan Edo dan tuan ini adalah istri saya Shanum,putra sulung saya serta ini putra putri saya juga serta mereka orangtua juga adik saya.''kata Arya memperkenalkan.
''Senang bisa bertemu dan kenal dengan keluarga tuan Arya Narendra.''ucapnya.
__ADS_1
Setelah berbasa-basi sebentar akhirnya mereka berpisah dan Arya langsung pergi bersama keluarganya.