
โค๏ธ Happy Reading โค๏ธ
*****
Malam ini di kediaman Henry sudah ramai karena para tamu undangan yang hadir untuk acara aqiqah baby Hanan sebagian besar sudah hadir.
''Maaf ya kak tadi aku gak bisa bantu-bantu soalnya tadi banyak tugas.''ucap Aurora yang merasa tidak enak kepada Lila.
''Gak pa-pa Ra lagian tadi para maid di mension kamu sama bang Arya pada bantuin disini kok.''jawab Lila.
Begitu tamu undangan hadir semua acara pun dimulai...
Banyak lantunan ayat beserta do'a yang di panjatkan.
Kemudian acara dilanjutkan dengan makan-makan dan yang terakhir pembagian nasi kotak plus sovenir.
Malam kian larut setelah para tamu undangan pulang akhirnya Arya beserta yang lainnya pun undur diri untuk pulang ke rumah masing-masing.
Hampir setiap hari mereka bertandang kerumah Henry untuk berkumpul dan bercengkrama bersama.
*****
Satu bulan lebih berlalu...saat ini tubuh baby Hanan sudah semakin gembul dan tambah menggemaskan...sehingga membuat Shanum serta Angel dan Aurora semakin kangen kepadanya.
Hari ini hari Minggu jadi mereka memutuskan untuk berkumpul di rumah Lila mengunjungi baby Hanan.
''Gel,HPL kamu kapan?''tanya Lila yang saat ini para cewek-cewek berada di teras belakang sedangkan para pria di ruang tamu.
''Seminggu lagi kak.''jawab Angel dan Lila hanya ber o saja.
''Ra,sekolah kamu gimana?''tanya Lila pada Aurora.
''Gak gimana-gimana kak semuanya lancar.''jawab Aurora.
''Tinggal beberapa bulan lagi ya...?''kata Shanum.
''Iya kak.''jawab Aurora.
''Mau kuliah di mana Ra?''tanya Shanum.
''Iya mau ambil jurusan apa Ra?''Angel ikut bertanya.
''Gak tau kak masih bingung.''jawab Aurora.
''Bingung kenapa?''tanya Shanum.
''Bingung mau kuliah dimana dan mau ambil jurusan apa kak.''jawab Aurora.
__ADS_1
''Kamu mantepnya mau gimana?''kata Shanum lembut.
''Yang pasti kuliah di sini saja karena aku juga gak tega ninggalin papi kalau jurusannya masih bimbang kak.''jawab Aurora.
''Ya udah kuliah aja di perguruan tinggi yang berada di naungan perusahan Abang aja.''saran Shanum.''Kalau jurusan kenapa kamu bimbang?''tanyanya.
''Aku pinginnya sih ambil tata boga kak,kakak tau kan kalau aku suka banget masak apalagi bikin kue,aku ingin buka bakery tapi aku juga ingin belajar bisnis...kasihan sama abang.''jelasnya.
''Kamu gak usah kasihan sama abang dek.''ucap Arya yang baru datang dan sedikit mendengar obrolan mereka.''Abang gak apa-apa...masih bisa Abang handle.''katanya.
''Abang gak mau membebani kamu dengan urusan perusahaan...kamu raih aja apa yang kamu cita-citakan.''ucap Arya begitu dia sudah mendudukkan dirinya di samping sang istri di susul oleh Satria juga Henry.
''Tapi bang...''kata Aurora.
''Shutt gak apa-apa...Abang juga punya bisnis dan perusahaan sendirikan selain NRD grup dan abang yakin kamu juga pasti bisa menjadi pengusaha bakery yang sukses nantinya.''ujar Arya.
''Terimakasih abang.''ucap Aurora dengan perasaan haru bercampur bahagia karena sudah memiliki seorang kakak laki-laki yang sangat sayang dan pengertian.
Lalu obrolan berlanjut sampai tiba-tiba...
''Auw...''ringis Angel.
''Kenapa Gel?''tanya Shanum.
''Gak pa-pa kak cuma sedikit kontraksi...palingan juga cuma kontraksi palsu seperti beberapa hari ini.''ucap Angel sedikit meringis.
''Kayaknya ini bukan kontraksi palsu deh Gel...''kata Lila.
''Sat cepet gendong Angel kita bawa ke rumah sakit.''perintah Arya.''Hen,cepat hubungi Harun dan minta dokter Ria buat standby.''perintah Arya lagi yang kali ini tertuju pada Henry.
''Baik Ar.''jawab Henry.
''Kak Henry dan kamu gak usah ikut La,kasihan Hanan.''kata Shanum.''Ayok Ra.''ajak Shanum pada Aurora.
''Jangan lupa kasih kabar ya Sha.''seru Lila saat Shanum dan yang lainnya sudah melangkah pergi.
*****
''Sat,kamu duduk di belakang sama Angel saja biar aku yang mengemudi.''titah Arya.
''Baik bang.''jawab Satria.
Arya di temani oleh Shanum duduk di depan sedangkan di kursi belakang ada Angel,Satria juga Aurora.Mobil Arya mengikuti dari belakang juga para bodyguardnya pun mengikuti mereka.
''Sayang,lebih baik sekarang kamu hubungi ayah sama bunda..'kata Arya.''Suruh langsung kerumah sakit dan bilang bunda suruh ngasih tau orang tua Angel juga.''lanjutnya.
''Iya by.''jawab Shanum.
__ADS_1
''Auw...''rintih Angel.
''Ambil nafas Gel...atur nafas kamu...tarik...hembuskan...tarik...hembuskan...tarik...hembuskan...nah gitu...''intruksi Shanum,walaupun dia bukan dokter kandungan dia tahu dan pernah sedikit belajar hal ini waktu baru awal mengambil gelar dokternya.
''Sat...hei...''panggil Shanum.''Satria!''serunya memanggil Satria yang dari tadi di panggil tidak merespon.
''Eh iya kak.''jawab Satria kaget.
''Tenang...tegang boleh tapi jangan panik...kalau kamu panik Angel akan tambah lebih panik dari kamu.''kata Shanum memberi tahu.
''I...iya kak.''jawab Satria.
''Kasih sangat buat Angel dan coba kamu elus perut dan juga punggungnya biar dia lebih sedikit nyaman.''kata Shanum lagi.
''Masih jauh ya bang?''tanya Aurora yang gak tega melihat Angel sambil tangannya membantu mengelus punggung Angel.
''Bentar lagi nyampek kok dek.''jawab Arya.
Begitu sampai Angel langsung di tangani karena semua sudah standby sesuai instruksi Harun atas perintah yang punya rumah sakit melalui asistennya.
Jujur Arya juga sangat tegang dengan situasi ini...pikirannya sudah melanglang buana kemana-mana.
*****
''By...''panggil Shanum.''By...''panggilnya lebih keras.
''Eh iya sayang kenapa?''tanya Arya spontan karena kaget dan membuat Aurora,ayah,bunda serta orangtua Angel yang duduk di kursi tunggu menoleh ke arah mereka.
''Kamu kenapa sih by dari tadi di panggil kok diem aja?''tanya Shanum.
''Aku gak apa-apa sayang.''jawab Arya menutupi ketegangannya tapi hal itu malah membuat Shanum menatapnya tajam kerena gak percaya.
Glek
Arya menelan slivanya melihat tatapan tajam dari Shanum...dia tau bahwa istrinya itu tidak percaya dengan ucapannya.
''Oke...oke...aku jujur tapi jangan tatap aku kayak gitu yank...ngeri lihatnya.''ujar Arya.
''Hem.''jawab Shanum singkat.
''Jujur sebenarnya aku tegang banget yank...aku takut...aku ngebayangin bagaimana besok kalau kita yang mengalami ini apa lagi dua baby yang kami kandung sayang.''tutur Arya jujur.''Kamu besok sesar aja ya sayang biar gak ngalami kayak gitu.''lanjutnya.
''By,lihat aku...dengerin kata-kataku...setiap wanita itu pasti akan mengalami hal ini...memang sakit tapi sakitnya itu akan terbayar lunas setelah melihat wajah lucu nan manis anak yang mereka lahirkan...dan itu adalah sesuatu hal yang sangat berarti serta di tunggu-tunggu untuk kami kaum wanita karena kami benar-benar menjadi wanita yang seutuhnya...wanita yang sempurna...''jelas Shanum sambil menenangkan sang suami.
*****
Doble up...jangan lupa like serta komennya ya...terimakasih๐๐๐๐๐๐
__ADS_1