Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
77.Bab 77


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Umur kehamilannya masih empat minggu dan ini adalah vitamin serta obat untuk mengurangi pusing serta mualnya nyonya.''tutur sang dokter.


''Dan tolong hindari stres serta aktifitas yang berat-berat dan jangan capek-capek nyonya...saya rasa anda paham dengan hal ini.''kata dokter Ria lagi.


''Iya dok,kalau begitu kami permisi dan terimakasih.''ucap Shanum.


''Iya sama-sama tuan...nyonya.''jawab dokter Ria.


Arya dan Shanum tak henti-hentinya tersenyum setelah keluar dari ruangan dokter Ria.


Hari ini memang Arya tidak didampingi oleh Henry di sampingnya karena dia menugaskan Henry untuk menghandle perusahaan.


*****


''Sayang...apa ada yang kamu inginkan?mau makan sesuatu?''tawar Arya saat mereka berada di mobil menuju pulang ke kediamannya.


''Ehm...gak ada by...aku lagi gak ingin apa-apa.''jawab Shanum sambil menyenderkan kepalanya di bahu Arya.


''Ya udah kita langsung pulang kalau gitu,biar kamu bisa istirahat.''kata Arya lalu mengecup kening sang istri.


Cup


''O iya yank aku mau menghubungi ayah,bunda,papi,Aurora sama yang lainnya buat ke rumah malam ini...buat memberitahukan kabar baik ini...bagaimana menurut kamu?''kata Arya meminta pendapat.


''Aku sih setuju-setuju aja by.''jawab Shanum.


''Anak daddy...baik-baik ya di sini,daddy sama mommy sudah gak sabar menunggu kehadiran kalian.''kata Arya sambil mengelus perut rata Shanum.


''Aku masih berasa mimpi dan juga gak nyangka lo by,setelah penantian kita akhirnya aku hamil juga dan langsung dapat dua lagi.''kata Shanum sambil tersenyum.


''Iya sayang aku juga gak nyangka.''jawab Arya.


''Maaf tuan muda sepertinya tuan dan nyonya sedang bahagia...''kata supir Arya yang sudah tidak bisa membendung rasa penasarannya karena melihat sang majikan yang bahagia.


''Iya pak kita memang sedang bahagia.''jawab Shanum.


''Istri saya sedang hamil pak.''sahut Arya.


''Selamat tuan muda...nyonya muda.''ucap pak sopir.


''Iya terimakasih ya pak.''ucap Shanum.


*****


''Assalamualaikum.''salam Arya dan Shanum begitu mereka sampai di depan pintu rumah mereka.


''Wa'alaikumsalam.''jawab para pekerja mension yang mendengarnya.


''Selamat datang tuan dan nyonya muda.''sambut pak Nuh.


''Pak tolong kumpulkan semua pekerjaan yang ada di mension sekarang.''perintah Arya.


Arya dan Shanum duduk di ruang keluarga sambil menunggu para pekerja berkumpul.

__ADS_1


''Selamat siang tuan muda.''sapa semua pekerja mension.


''Siang.''jawab Arya dan Shanum.''Pak Nuh apa ini sudah semua?''tanya Arya.


''Iya tuan muda.''jawab pak Nuh.


''Ehm...saya mengumpulkan kalian semua untuk membagikan kabar bahagia.''kata Arya lalu diam sejenak.''Bahwa saat ini istri saya...nyonya muda kalian sedang mengandung anak-anak kami.''sambungnya dan membuat semua yang ada disana ikut merasa bahagia mendengarkan kabar ini,tapi mereka juga bingung kenapa tuan mudanya menyebut anak-anak.


''Pasti kalian bertanya-tanya kenapa saya mengatakan anak-anak kami...karena istri saya sedang mengandung anak kembar.''jelas Arya.''Jadi saya minta kalian untuk ikut menjaga istri saya selama di mension dan selama saya tidak berada di sampingnya.''kata Arya.


''Baik tuan muda.''jawab mereka semua.


''Saya mewakili mereka semua mengucapkan selamat untuk tuan dan nyonya muda.''ucap pak Nuh.


''Terimakasih dan pak Nuh saya minta untuk menjauhkan barang-barang yang sekiranya dapat membahayakan istri saya dan kandungannya.''kata Arya.


''Baik tuan muda.''jawab pak Nuh.


''O iya pak Nuh tolong beri bonus untuk seluruh pekerja mension.''semua pekerja sangat senang mendengar perkataan Arya.''Dan satu lagi tolong siapkan makanan untuk makan malam sekitar sepuluhan orang.''perintah Arya.


''Baik tuan muda.''jawab pak Nuh.


''Terimakasih tuan muda.''jawab mereka semua lalu mereka semua bubar menuju kerjaan masing-masing sedangkan Arya dan Shanum menuju ke kamar pribadinya.


*****


''Suami kenapa Arya meminta kita datang ke mensionnya malam ini?''tanya Lila begitu suaminya pulang dari kantor dan di beri tahu oleh Henry kalau mereka di suruh datang ketempat Arya.


''Aku juga gak tau kenapa istri soalnya tadi Arya gak datang ke perusahaan katanya mau nemenin Shanum di rumah.''jawab Henry.


Setelah menikah mereka manggilnya jadi suami untuk Henry sama istri untuk Lila ya...


''Aku juga gak tau istri,Arya gak bilang apa-apa tadi.''jawab Henry yang memang tidak tahu.''Sekarang lebih baik kita siap-siap dan langsung kesana dari pada kita penasaran ada apa.''saran Henry.


''Iya suami.''jawab Lila.


*****


''Be,kenapa tiba-tiba bang Arya nyuruh kita datang ke mensionnya?''tanya Angel.


''Aku juga gak tau be tadi abang cuma bilang kalau kita suruh kesana...gitu.''jawab Satria lalu dia dan Angel keluar dari kamarnya.


''Bunda...bunda tau gak kenapa bang Arya tiba-tiba nyuruh kita datang?''tanya Angel begitu bertemu dengan ayah juga bunda yang berada di ruang keluarga menunggu Angel dan Satria.


''Tadi sih pas telpon bunda cuma bilang makan malam bareng aja.''jawab bunda sedangkan Angel yang mendengarnya hanya ber'o ria.


''Ayo berangkat nanti ngobrolnya di lanjutin di mobil saja biar gak kemalaman.''kata ayah.


*****


Tak lama setelah mobil Henry terparkir di halaman rumah Arya,mobil Satria pun tiba dan di belakangnya ada mobil tuan Alan.


''Ayah,bunda.''sapa Henry.


''Loh kak Henry sama kak Lila di suruh kesini juga?''tanya Angel.


''Iya Gel.''jawab Lila singkat.

__ADS_1


''Selamat malam.''sapa tuan Alan yang baru sampai bersama Aurora.


''Selamat malam besan.''jawab ayah.


''Ada apa ya...kok aku jadi tambah penasaran deh.''ucap Lila.''Mereka ada bilang apa gitu gak sama bunda?''tanya Lila.


''Tadi bilangnya sama bunda cuma mau makan malam bersama gitu.''jawab bunda.


''Sudah-sudah sekarang lebih baik kita masuk biar gak penasaran lagi.''kata ayah.


*****


''Assalamualaikum.''ucap salam mereka semua.


''Wa'alaikumsalam.''jawab pak Nuh.''Selamat malam dan selamat datang tuan dan nyonya.''sapa pak Nuh.''Mari silahkan masuk.''lanjutnya mempersilahkan.


''Silahkan duduk dan maaf tunggu sebentar saya akan memanggil tuan dan nyonya muda terlebih dahulu.''ucap pak Nuh.''Permisi.''pamitnya.


Tok...tok...tok...


''Tuan muda maaf itu seluruh keluarga sudah hadir di bawah.''kata pak Nuh.


Cklek


''Terimakasih pak.''jawab Shanum lalu mereka melangkah turun kebawah.


*****


Setelah kebawah mereka bercengkrama sebentar lalu makan malam bersama dan setelahnya mereka keruang keluarga.


''O iya Ar kenapa kamu tadi gak masuk?''tanya Henry.''Aku pikir Shanum sakit tapi ternyata dia baik-baik saja kelihatannya.''kata Henry lagi.


''Maaf ya sudah melimpahkan semua kerjaan aku hari ini ke kamu.''ucap Arya.''Soalnya tadi aku harus nemenin Shanum ke Rumah Sakit.''jawab Arya.


''Kamu sakit Sha?''tanya Lila.''Kamu ke Rumah Sakit pasti bukan buat kerjakan?''tanyanya lagi.''Soalnya tadi aku keruangan kamu kosong dan kata salah satu perawat kamu ijin gak masuk hari ini.''lanjutnya.


''Iya tadi Shanum memang gak kerja tapi kami tadi kesana buat ketemu dokternya.''jawab Arya.


''Ketemu dokter?Kamu sakit apa Sha?Kok kamu gak bilang sama aku.''kata Lila lagi sedangkan yang lainnya hanya menyimak.


''Kamu sakit apa nak?bilang sama bunda.''kali ini bunda ikut buka suara sambil menggenggam tangan Shanum karena Shanum saat ini duduk di antara Arya dan bunda.


''Shanum gak sakit bun tapi...''ucap Arya terhenti sehingga membuat semua orang menatapnya penasaran.''Shanum hamil.''lanjutnya.


''Hah...serius kamu Ar?''tanya papi Alan yang sangat bahagia mendengarnya.


''Iya pi...di sini ada cucu-cucu papi,ayah sama bunda.''jawab Arya sambil mengelus perut Shanum.


''Cucu-cucuku.''kata papi Alan mengulang kata-kata Arya.


''Maksudnya Ar?''tanya ayah penasaran.


''Karena di sini ada baby twins.''ucap Arya dengan tangan yang masih berada di perut Shanum.


''Serius kamu Ar?''tanya papi Alan memastikan dan di angguki oleh Arya.''Selamat ya untuk kalian berdua...tolong jaga cucu-cucu papi baik-baik.''ucap papi Alan.''Besan selamat-selamat.''ucap papi Alan pada besannya.


''Nak kalau kamu ingin sesuatu jangan segan-segan untuk minta pada suami kamu ya.''kata papi Alan.''Dan kamu juga boleh minta sama papi.sambungnya.

__ADS_1


''Iya pi.''jawab Shanum.


Mereka semua bahagia mendengar kabar ini terlebih ada baby twins yang akan hadir.


__ADS_2