Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
161.Bab 161


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Kak Al.''panggil seorang wanita yang berjalan mendekati Alvan serta teman-temannya di kantin.


''Hai semua.''sapanya pada temen-temen Alvan.


''Hai Kinara.''seru ketiga sahabat Alvan membalas sapaan gadis yang baru datang menghampiri mereka.


''Kak Al sudah makan siang belum?''tanyanya pada Alvan.


''Aduh dedek Nara kok cuma kakak Al aja sih yang di tanyain...kita-kita enggak.''goda Rama.


''Sudah ini.''jawab Al sambil menunjuk bekas piring makannya yang sudah kosong menggunakan dagu.


''Yah padahal Nara ingin ngajak kak Al makan siang bareng.''katanya dengan wajah kecewa.


''Kamu telat datangnya Nara.''sahut Niko.


''O iya Nara mau gak?''tawar Dodi sambil menyodorkan tupperware di hadapan Nara.''Enak lo ini...buatan ibunya Alvan.''kata Dodi lagi.


''Wah mau dong kak.''jawab Nara antusias lalu mencomot satu kui pukis toping itu.''Ehm...enak banget.''serunya.


''Iya dong kan ibunya Alvan itu pinter banget kalau urusan masak dan bikin kue.''kata Niko.

__ADS_1


''Yah...Nara gak bisa urusan dapur.''kata Nara lesu.''Gimana dong...bisa di tolak jadi mantu ni.''ucapnya pagi yang membuat Alvan langsung tersedak sedangkan ketiga temannya mengulum senyum.


''Uhuk...Uhuk...Uhuk...''


''Pelan-pelan dong kak minumnya.''kata Nara sambil mengelus punggung Alvan.''Nara gak minta kok.''katanya lagi.


Nara adalah gadis cantik yang duduk di semester di bawah Alvan.


Gadis cantik itu sangat suka dengan Alvan dari pertama kali dia masuk dalam universitas itu.


Dia suka sejak melihat Alvan mengospek anak baru di fakultasnya...Alvan yang notabene adalah ketua BEM menjadikannya aktif di berbagai kegiatan kampus termasuk lintas jurusan yang membuatnya di kenal oleh para mahasiswa beda fakultasnya.


Dan dia tampah terperosok dalam pesona Alvan saat si ganteng itu menolongnya dari gangguan para preman saat dia di jalan karena mobil jemputan untuknya pecah ban.


''Siapa Al?''tanya Rama saat ponsel sahabatnya itu berdering...tapi tidak di tanggapi oleh Alvan,dia langsung menggeser ikon hijau di ponselnya dan berbicara dengan sang penelepon.


📱''Assalamualaikum princessnya Abang.''sapa Alvan dengan nada lembut yang membuat Nara sedikit bertanya-tanya dalam hatinya siapa yang menelpon sebenarnya.


📱''Wa'alaikumsalam abang.''sahut yang di seberang.


📱''Ada apa princess kok jam segini tumben telpon abang?''tanya Alvan masih dengan nada yang sama.


📱''Abang nanti pulangnya jangan sore-sore ya.''kata si princess Narendra.


📱''Memangnya kenapa?''tanya Alvan.

__ADS_1


📱''Mau minta abang buat temenin ke toko buku.''jawab Alexa.


📱''Abang usahain ya princess.''sahut Alvan.


📱''Jangan di usahain...tapi abang harus janji.''paksanya.''Kalau enggak aku marah ni...''ancam si bungsu.


📱''Jangan marah dong princess.''kata Alvan.''Hufth...baiklah abang janji.''pasrah Alvan saat sang princess dalam mode memaksanya.


📱''Yeah terimakasih abang.''serunya yang di sebrang.''Sayang abang banyak-banyak.''lanjutnya.


📱''Abang juga sayang princess banyak-banyak.''balas Alvan dengan di iringi senyuman di bibirnya.


📱''Sampai ketemu nanti.Assalamualaikum.''tutup si Alexa.


📱''Wa'alaikumsalam.''sahut Alvan yang masih menyisakan senyum di bibirnya saat mengakhiri sambungan telepon dari adik perempuannya itu.


Dan hal itu membuat Kinara cemberut karena merasa panas dihatinya...dia merasa cemburu,tapi masih sebisa mungkin di tahannya.


''Siapa Al?''tanya Niko.


''Princess gue.''sahut Alvan.


''Tumben telpon?''tanya Dodi.


''Biasa ngajak jalan dia.''sambungnya lagi dengan santainya.

__ADS_1


__ADS_2