Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
112.Bab 112


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Oya dek,kamu kok gak pernah kenalin pacar kamu ke kakak sih?''tanya Shanum saat dirinya sedang mendadani baby Alexa.


''Pacar apaan kak...aku itu gak punya pacar tau.''jawab Aurora.


''Beneran?''tanya Shanum lagi untuk memastikan.


''Iya.''jawab Aurora.''Bisa di cincang jadi perkedel aku kalau sampai ketahuan sama bang Arya pacaran.''katanya lagi.


''Hah...kok bisa.''seru Shanum.


''Bisalah kak,orang aku itu sudah di wanti-wanti kalau gak boleh pacaran dulu kalau belum umur 20 tahunan katanya.''jawab Aurora.''Padahal ya kak...temen-temen aku itu sudah punya atau pernah pacaran semua.''Cuma aku aja yang enggak...sebel bangat deh.''keluhnya.


''Ya mungkin abang kamu itu ingin agar kamu fokus ke sekolah dulu dek.''jawab Shanum lembut.''Kakak yakin kok apa yang di lakuin abang kamu itu semua untuk kebaikan kamu sendiri.''tuturnya.


''Iya sih kak...tapi kadang suka sebel aja kalau pas lagi jalan ma temen-temen mereka sama pacar-pacarnya...kan berasa kayak jadi obat nyamuk kak.''sungut Aurora.''Makanya sekarang aku males keluar sama mereka.''lanjutnya.


''Oh jadi itu alasannya.''kata Shanum sambil manggut-manggut.''Kalau usia yang masih belasan tahun katak kalian itu masih labil kadang pikirannya tapi kalau sudah dua puluhan tahun bisanya orang akan lebih dewasa pikirannya dalam menyikapi sesuatu...jadi mungkin abang kamu itu akan lebih tenang melepaskan adik kesayangannya ini untuk berpacaran.''jelas Shanum.


''Gitu ya kak.''kata Aurora.


''Iya.''jawab Shanum.''Kakak beri tahu ya dulu kakak pacaran untuk yang pertama kali itu setelah kakak selesai studi kedokteran kakak setelah kakak lolos seleksi beasiswa untuk masuk studi spesialis...mungkin kalau dari dulu kakak sudah pacaran,pikiran serta konsentrasi kakak akan terbagi antara studi dan pacaran hingga mungkin kakak gak akan dapetin beasiswa semua studi kakak.''kata Shanum sedikit menceritakan kisahnya.''Terus sekarang kakak tanya dulu abang kamu itu kapan pacarannya?''tanya Shanum.


''Seingat aku kak Naina adalah cinta bang Arya yang pertama...mereka pacaran saat mereka sudah kuliah kak sampai pada waktu bang Arya kecelakaan dan kak Naina memutuskan hubungan mereka lalu menikah dengan kak Aldi.''kata Aurora sambil menerawang mengingat-ingat.''Dan hal itu membuat bang Arya sangat terpukul dan terpuruk.''lanjutnya.


''Nah mungkin abang kamu hanya ingin agar kamu tidak mengalami seperti yang dialaminya dek.''kata Shanum.


''Iya kak,aku tau abang sangat sayang sama aku walaupun aku lahir dari rahim wanita yang sudah menjadi dalang kematian ibu serta kecelakaan dirinya.''kata Aurora sedih juga kecewa bila mengingat sang mami.


''Shutt...bagi abang,kamu adalah adik perempuan kesayangannya...yang harus selalu dia kasihi dan lindungi.''kata Shanum sambil merengkuh tubuh gadis belia yang sudah meneteskan air mata dihadapannya itu.


Owek...Owek...Owek...


''Tu lihat si kembar jadi ikut sedihkan melihat bunanya sedih.''kata Shanum sambil mengurai pelukannya begitu si kembar menangis...mungkin karena merasa di cuekin oleh mommy serta bunanya yang saling berpelukan.


''Cup...cup...cup...sayang.''kata Shanum menggendong baby Alexa sedangkan Aurora menimang baby Axel.

__ADS_1


Setelah diam baby twins itupun tertidur...karena setiap habis mandi pagi mereka pasti tidur.


''Kebawah yuk dek,biar mereka di Jawa Jane dan Viana.''ajak Shanum dan di angguki oleh sang adik ipar.


''Jane,Viana...''panggil Shanum pada dua orang yang berdiri di depan pintu kamar twins.


''Kami nyonya.''jawab Viana.


''Tolong kalian berdua jaga dan tunggu Axel sama Alexa ya...''pinta Shanum.''Mereka baru saja tidur dan saya sama Aurora mau turun kebawah.''jelasnya.


''Baik nyonya.''jawab keduanya.


*****


''Loh kok kalian cuma berdua...cucu-cucu papi mana?''tanya tuan Alan.


''Biasalah pi kalau habis mandi ya mereka pasti tidur.''jawab Aurora.


''Terus mereka sama siapa kalau kalian berdua di sini?''tanyanya lagi.


''Sama Jane juga Viana pi.''jawab Shanum.''Soalnya akukan harus nyiapin buat makan siang kita semua juga buat nanti di bawa ke kantor daddynya anak-anak.''jelas Shanum dan papi Alan hanya manggut-manggut saja mendengarnya.


''Aku ikut kakak,kan mau belajar masak.''jawabnya.


''Kamu berdua ke dapur dulu ya pi.''pamit Shanum.


''Iya nak.''jawab papi Alan.


*****


''Assalamualaikum.''terdengar suara salam dari dua orang yang baru berjalan masuk ke ruang keluarga di mension Arya.


''Wa'alaikumsalam.''jawab papi Alan.


''Bayu...Sinta.''panggil papi Alan kemudian yang ternyata yang datang adalah besannya kemudian mereka saling berjabat tangan.


''Kok sepi pada kemana Lan?''tanya bunda Sinta.


''Itu Shanum sama Aurora lagi di dapur nyiapin makan siang buat kita semua juga buat suaminya.''jawab papi Alan.

__ADS_1


''Loh memang Arya gak ke kantor?''tanya ayah Bayu.


''Ke kantor tapi karena tau kita semua kumpul di sini jadi dia minta Shanum buat nganterin makan siang ke kantornya.''jawab papi Alan.''Gak tau tuh semenjak menikah dengan putrimu...anakku itu keluar sifat manjanya.''ledek papi Alan dan membuat ketiga orang paruh baya itu tertawa mengingat betapa dinginnya sosok Arya tapi akan berubah hangat dan manja bila bersama keluarga terlebih jika bersama istrinya.


''Si kembar mana Lan?''tanya bunda Sinta.''Sudah kangen banget ni sama cucu kembarku itu.''lanjutnya.


''Mereka lagi tidur...biasa habis berjemur terus mandi ya langsung tidur.''jawab papi Alan.


''Ya sudah kalau gitu kalian berdua ngobrol aja,aku mau kedapur bantuin kedua putri kita menyiapkan makan siang.''tutur bunda Sinta.


''Nanti kalau cari kami,kami ada di gazebo belakang ya bun.''kata ayah Bayu.


''Iya ayah.''jawab bunda Sinta lalu mereka bertiga sama-sama melangkahkan kakinya tapi beda tujuan.


*****


''Assalamualaikum.''salam bunda Sinta.''Wah anak-anak bunda kayaknya lagi seru ni masaknya.''celetuk bunda Sinta.


''Wa'alaikumsalam.''jawab keduanya yang sudah menoleh kearah sang bunda lalu menyalaminya serta tak cipika cipiki.


''Iya ni bun,aku lagi belajar masak sama kakak.''jawab Aurora.''Masak sudah mau lulus sekolah tapi gak bisa masak...kan malu-maluin.''ujarnya yang di sertai kekehan.


''Oh jadi putri bunda yang cantik ini lagi belajar masak...''kata bunda sambil tersenyum.


''Bunda sudah lama datangnya?''tanya Shanum.


''Baru saja kak.''jawab bunda Sinta.''Lagi masak apa nih?''tanya bunda.


''Ini baru bikin brownies pakek irisan almond bun,habis itu baru mau masak sayur.''jawab Shanum.''Mau bikin capcay sama cumi asam manis bun.''terang Shanum.


''Sini biar bunda bantu siapin bahan sayur dan lauknya.''kata bunda yang sebelah tangannya langsung meraih pisau.


Mereka bertiga pun memasak sambil sesekali tertawa karena bersenda gurau juga saling mengobrol.


*****


Hai-hai semua gak bosan-bosannya ini aku minta terus dukungannya...kasih like juga kopi dan bunganya ya...buat bikin tambah semangat... Terimakasih 🙏🙏🙏


O iya aku juga mau promo kaya aku...jangan lupa mampir ya...aku tunggu.Terimakasih🙏

__ADS_1



__ADS_2