Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
136.Bab 136


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Cup


Satu kecupan dalam Samudra berikan di kening kekasih barunya itu.


Nyaman...itulah yang Samudra rasakan...


Setelah beberapa lama akhirnya Samudra melepaskan ciumannya dan menarik dirinya ke posisi semula.


Setelah kejadian itu diantara keduanya hanya saling diam...jelas sekali terjadi kecanggungan di sana.


''Kita jalan sekarang?''tanya Samudra sambil berusaha menekan kegugupannya.


''I...iya kak.''jawab Aurora gugup.


''Mau mampir makan dulu gak?''tanya Samudra.''Kamu pasti belum makankan?''katanya lagi.''Kita makan dulu ya...aku laper.''lanjutnya.


''Iya terserah kakak saja.''jawab Aurora.


*****


Saat kedua pasangan yang baru saja berpacaran itu di landa kecanggungan...beda lagi dengan pasangan yang satu ini.


''Kenapa sih dari tadi senyum-senyum terus?''tegus Shanum yang baru saja keluar kamar mandi.


''Enggak...gak apa-apa kok.''jawab Arya.


''Hayo daddy lagi mikirin perempuan lain ya...sampek senyum-senyum gitu.''tuduh Shanum.


''Kamu apaan si yank...siapa juga yang mikirin perempuan lain...mikirin satu perempuan saja gak ada habisnya...''jawab Arya.''Kamu itu sudah menempati seluruh hati sama pikiran aku yank...sampai gak ada celah sedikitpun di sana yang bisa di tempati oleh perempuan lain.''lanjutnya.


''Ih gombal...''kata Shanum yang sudah merona wajahnya.


''Siapa yang gombal...ini fakta sayangku.''bantah Arya.''Apa kamu gak percaya...?''tanya Arya sambil merenggut kesal.


''Iya...iya aku percaya sayangku...cintaku...''ucap Shanum sambil menangkup kedua pipi Arya dengan kedua tangannya.


Cup


Satu kecupan pun dilabuhkan Shanum di bibir sang suami.


''Mau lagi...''rengek Arya.


''Apanya?''tanya Shanum.


''Ini.''jawab Arya sambil menunjuk bibirnya sendiri menggunakan jari telunjuk tangan kanannya.


''Ih dasar manja...''seloroh Shanum.


Cup


''Lagi...''rengek Arya lagi dan Shanum hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya yang lagi mode manja itu.

__ADS_1


Cup


Cup


Cup


''Sudah.''kata Shanum.


''Lagi yank masih kurang.''kata Arya lagi yang masih belum puas bermanja dengan sang istri.


''Ya ampun by...masih kurang juga?''tanya Shanum.


''Sebanyak apapun dan sesering serta selama apapun kalau masalah sama kamu aku gak bakal pernah bisa bosen yank...''ucap Arya.


''Gombal teros...''kata Shanum.''Ini beneran suami aku bukan sih...dimana tuan muda Arya Narendra yang dingin dan berwibawa itu...''kata Shanum yang di sertai kekehan kecil dari bibirnya.


''Ih sayang...''kata Arya lalu Shanum pun meluk tubuh suaminya itu...menghirup wangi di tubuh suaminya yang sudah sangat menjadi candu buatnya.


''I love you daddynya anak-anak...''ucap Shanum dengan posisi masih di dekapan suaminya itu.


''I love you to mommynya anak-anak.''balas Arya.


''O iya by kamu belum jawab lo pertanyaan aku tadi.''kata Shanum.


''Pertanyaan yang mana?''tanya Arya yang masih betah memeluk istri tersayangnya.


''Kenapa kamu senyum-senyum sendiri tadi.''jawab Shanum.


''Oh itu aku lagi mikirin Aurora dan Samudra.''jawab Arya.


''Ternyata Yang Maha Kuasa mempunyai cara yang lain untuk menjodohkan mereka berdua.''jawab Arya.''Jadi aku gak perlu repot-repot buat deketin mereka...semuanya sudah berjalan dengan sangat lancar dan mulus tanpa hambatan.''lanjutnya.


''Tapikan mereka cuma pura-pura by pacarannya.''sanggah Shanum.


''Iya untuk sekarang tapi aku yakin dengan seiring berjalannya waktu dan lebih intens berinteraksi maka mereka akan semakin tambah dekat dan gak menutup kemungkinan benih-benih cinta juga akan muncul disana.''tutur Arya.


''Ya semoga sajalah by...kita do'akan saja yang terbaik untuk mereka berdua.''ucap Shanum.


''Dan aku juga seneng dan lega banget yank...ternyata orangtua Samudra juga sangat menyukai Aurora.''kata Arya lagi.


''Iya kamu bener by.''sahut Shanum.


*****


''Dimakan Ra...''kata Samudra setelah semua hidangan yang dipesan mereka berdua tersaji.


''Iya kak.''jawab Aurora.


''Jangan canggung gitu dong Ra...kita kan sekarang sudah pacaran.''pinta Samudra.


''I...iya kak.''jawab Aurora.


''Gadis pintar.''puji Samudra.


Kemudian mereka berdua pun makan dalam diam.

__ADS_1


''Di antar pulang kemana Ra?''tanya Samudra begitu mereka sudah kembali kedalam mobil.


''Kerumah bang Arya aja kak.''jawab Aurora.''Soalnya papi lagi pergi ke perkebunan dan nginep di sana jadi aku nginep tempat abang.''lanjutnya.


''Bang Arya itu kelihatan banget kalau sayang sama kamu ya Ra...''kata Samudra lagi.


''Iya kak dan aku sangat beruntung dan bersyukur...padahal mami aku adalah orang yang sudah menyebabkan kematian maminya bang Arya...mami juga yang menyebabkan bang Arya kecelakaan dan mami juga sudah beberapa kali berniat mencelakai kak Shanum tapi bang Arya dan kak Shanum tetap sayang sama aku.''ucapnya sambil menerawang mengingat semua kejahatan almarhumah mami dan almarhum kakak laki-lakinya.


''Kelihatan banget kok kalau bang Arya dan kak Shanum itu sayang sama kamu dan mereka berdua juga orang yang sangat sangat baik.''sahut Samudra.


''Kamu benar kak.''timpal Aurora.


''Mau mampir beli sesuatu gak buat bang Arya dan kak Shanum...atau buat anak-anak mungkin.''tawar Samudra.


''Apa gak ngrepotin kak?''tanya Aurora.


''Ya enggaklah...''jawab Samudra.


''Ehm mau beliin apa ya kak?''tanya Aurora lagi.


''Ya terserah kamu mau beliin apa.''jawab Samudra.


''Beliin martabak manis aja kak buat anak-anak sama martabak telur buat kakak sama abang.''usul Aurora.


''Baiklah tuan putri.''seloroh Samudra.


''Kakak apaan sih...''kata Aurora malu-maluin.


''Ih kamu tambah ngegemesin deh kalau malu-malu gitu.''ucap Samudra sambil mengacak pucuk kepala Aurora.


''Jangan di gituin dong kak...jadi berantakan.''protes Aurora.


''Beli di sana aja ya Ra?''tanya Samudra yang melihat gerai martabak disela-sela fokus menyetirnya.


''Iya boleh kak.''jawab Aurora.


''Kamu tunggu di sini aja ya biar kakak yang beli.''kata Samudra setelah menghentikan mobilnya.


''Iya...tapi jangan lupa ya kak...martabaknya yang keju soalnya anak-anak suka itu dan martabak telurnya yang telur ayam...kak Shanum gak makan telur bebek soalnya.''kata Aurora memberi tahu dan Samudra hanya menganggukkan kepalanya dan berlalu menuju gerai martabak yang cukup ramai di datangi oleh pembeli.


*****


Tok...tok...tok...


''Mommy...daddy.''teriak twins yang sudah berada di depan kamar kedua orangtuanya tak lupa juga ada abang mereka di sana tapi dia hanya diam tak ikut berteriak seperti kedua adiknya itu.


''Mommy...daddy...''teriaknya lagi.


Cklek


''Iya sayang...ada apa?''tanya Shanum yang sudah membuka pintu kamarnya.


''Ke bawah yuk...''ajak mereka.


''Eh daddy mana mom?''tanya Alexa.

__ADS_1


''Yes girl...daddy disini.''jawab Arya yang sudah berdiri di belakang sang istri...


__ADS_2