
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Terus siapa yang menghandle semua usaha itu kalau mas Arya masih di perusahaan papi?''tanya Shanum.
''Orang-orang kepercayaanku Sha.Ada Harun yang menghandle semua Rumah Sakit,ada Dio yang memegang properti seperti hotel dan yang lainnya,ada Orlan yang menghandle perusahaan perhiasan juga jam tangan,dan aku juga ada orang-orang yang sangat bisa di percaya juga loyal seperti asisten pribadiku Henry,Gery sang anjing pelacak perusahaan di bidang IT alias hacker,ada Riyan pengacara yang sangat berpengaruh...dia pengacaraku,ada Diva sekretaris andalanku juga saudara kembarnya Divo.''jelas Arya.
''Apa nama perusahaan bang Arya?''tanya Satria.
''AN grup.''jawab Arya singkat.
''Jadi AN resto itu milik bang Arya?''tanya Satria lagi.
''Benar,AN Hotel,AN resto,AN hospital and medical center,AN school dan yang lainnya.''jawab Arya santai sedangkan yang lain masih tercengang dengan penuturan semua usaha Arya kecuali Henry tentunya.
''Wah bang Arya bener-bener sultan.''seru Satria.
''Ada satu lagi rahasia dan ini akan membuat kalian semua lebih kaget...''kata Arya.
Kemudian Arya berdiri dari kursi rodanya dan melepaskan topeng yang menutupi wajahnya,dan bener-bener sukses membuat mereka kaget dan terperangah.
''Mas Arya...''kata Shanum kaget.
''Wah mantu bunda tampan banget.''seru bunda.
''Bang Arya...kita terpesona''kata Lila dan di angguki oleh Angel dan alhasil Lila juga Angel mendapat tatapan tajam dari sang kekasih Henry juga Satria,dan kedua wanita itu langsung kicep.
''Terus kenapa nak Arya selama ini menyembunyikannya?''kata ayah yang kini angkat bicara.
''Biar semua lawanku lengah yah,biar mereka puas dulu.''kata Arya.
''Siapa aja yang mengetahui ini mas?''tanya Shanum.
''Hanya Henry,Harun,Orlan,Dio,Gery,Riyan,Diva,Divo juga kepala pelayan Mensionku,dan Tante Mia juga suaminya...sekarang ditambah kalian.''jelas Arya.
''Begitu rumit kah hidupmu mas...begitu beratkah masalah yang menimpamu...sampai begitu banyak hal yang harus kamu rahasiakan...kasihan kamu mas...''batin Shanum sambil menatap Arya.
*****
Saat ini Arya juga Shanum tengah duduk berdua di teras belakang rumah Shanum dan Arya sudah tidak memakai topeng serta kursi roda saat disana.
''Maaf ya mas tadi aku sudah marah-marah sama kamu?''sesal Shanum.
''Gak apa-apa sayang,memang sudah seharusnya kamu mengetahui semuanya&maaf kalo aku sudah main rahasia-rahasiaan sama kamu.''tutur Arya.
Lalu Shanum memeluk Arya dan tentu saja disambut hangat oleh Arya.
__ADS_1
''Ehm...ehm...''suara Satria membuat Shanum mengurai pelukannya.
''Ganggu aja!''seru Shanum.
''Cie tadi aja marah-marah sekarang peluk-peluk...''ejek Satria.
''Apa sih...mau bikin gara-gara ni ceritanya...''kata Shanum.
''Udah mas gak usah ke cafe dia,gak usah bantuin juga.''lanjut Shanum.
''Eh kakak lacnut mainnya ngancem-ngancem...''kata Satria gak mau kalah.
''Jangan ya bang...jangan dengerin Kakak lacnut Satria.''ucap Satria pada Arya.
''Oh...dasar adik durhakim ya... bisa-bisanya bilang kakak sendiri kakak lacnut.''seru Shanum lagi dan Arya cuma tersenyum menanggapi kehebohan kedua kakak beradik itu.
''Shanum Satria!''teriak bunda.
''Ampun dah sama kalian berdua ini...berantem terus kerjanya kalo ketemu,gak malu apa sama nak Arya.''seru bunda.
''Sat,tadi bunda nyuruh apa?''tanya bunda pada Satria.
''Panggil kakak sama bang Arya bun.''jawab Satria.
''Terus...''kata bunda.
''Udah sekarang kamu masuk,nak Arya dan kamu Sha juga masuk.''titah bunda.
''Iya bun.''jawab Shanum juga Arya.
*****
''Nanti malam bikin acara yuk...''kata Lila ketika semua sudah berada di ruang keluarga.
''Ide bagus...bikin barbequean gimana?''usul Satria.
''Boleh-boleh,hitung-hitung buat pesta kecil-kecilan karena Shanum sudah sembuh.''kata ayah.
''Bunda juga setuju,tapi kita belum belanja...''kata bunda.
''Tenang bun nanti biar Lila sama Angel yang belanja.''ucap Lila.
''Gak usah nanti kamu sama saya saja biar Angel dan Satria bantu-bantu bunda sama ayah mempersiapkan yang dirumah.''usul Henry.
''Bunda setuju,soalnya Shanum baru sembuh jadi gak boleh bantu-bantu dan nak Arya biar nemenin Shanum aja.Nanti daftar belanjaan yang mau dibeli bunda catatin.''kata bunda.
''Oya ini Hen,nanti bisa buat kamu belanja.''kata Arya menyerahkan salah satu kartu unlimitednya ke Henry.
__ADS_1
''Gak usah nak nanti biar pakek uang ayah saja.''kata ayah merasa tidak enak.
''Gak apa-apa yah,pakek punya Arya saja.''kekeh Arya.
''Baiklah,terimakasih ya nak.''kata ayah.
''Baiklah karena sudah sore jadi sebaiknya kita semua bersih-bersih dulu.''kata bunda.
''Sha,kamu ajak nak Arya kekamar kamu buat bersih-bersih,Satria ajak Angel dan Lila ajak Henry kekamar yang biasa kamu pakek kalau kesini.''titah bunda.
''Maaf bunda apa gak apa-apa kalau Arya kekamar Shanum?''tanya Arya hati-hati.
''Gak apa-apa,bunda percaya kok sama kalian kalo kalian gak bakal macem-macem,jadi jangan khianati kepercayaan ayah sama bunda ya...''ucap bunda.
''Baik bunda.''jawab mereka kompak.
''Hen,tolong ambilin sekalian pakaian aku yang ada di mobil kalau kamu mau ambil pakaian kamu.''kata Arya pada Henry.
''Iya Ar.''jawab Henry.
''Gak usah kaget gitu,aku sama Henry memang selalu menyediakan pakaian ganti di mobil ya buat jaga-jaga kalo ada sesuatu yang tak terduga.''jelas Arya pada Shanum.
*****
''Ini Ar.''kata Henry sambil menyerahkan paper bag kepada Arya.
''Terimakasih ya.''ucap Arya.
''Udah yuk kekamar...pengen mandi ni.''ucap Lila.
''Duluan ya Sha.''kata Lila lagi sambil pergi menggandeng tangan Henry lalu menaiki tangga,karena kamar Shanum,Satria,juga yang biasa di tempati Lila berada di lantai dua,sedangkan kamar bunda serta beberapa kamar tamu ada di lantai bawah.
''Kita kekamar juga ya mas...badan aku udah lengket ni.''kata Shanum yang diangguki oleh Arya,sementara yang lain sudah masuk kamar semua.
*****
''Sha,emang beneran ni aku masuk kamar kamu?''kata Arya setelah mereka berdua berada di depan pintu kamar Shanum.
''Ya gak apa-apa asal kita gak macem-macem.''jawab Shanum santai.
''Kamu gak takut apa nanti kalau aku apa-apain?''tanya Arya lagi.
''Aku percaya sama mas Arya,kalo mas Arya gak bakal ngelakuin hal yang diluar batas.''jawab Shanum sambil tersenyum.
''Udah yuk masuk...masak mau ngobrol didepan pintu gini sih.''lanjut Shanum sambil memegang handel pintu kamar lalu membukanya.
''Silahkan masuk mas,maaf kalau kamarnya berantakan...ya beginilah keadaan kamarku mas.''kata Shanum.
__ADS_1
''Berantakan apanya...ini mah rapi banget Sha dan kayaknya nyaman.''kata Arya sambil mengamati kamar Shanum.