
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Pagi yang indah karena sang mentari pun sangat cerah...menyinari serta memberikan kehangatannya untuk bumi tercinta.
''Jangan lupa lo bang?''peringat Arya pada sang putra sulung untuk yang kesekian kalinya sejak kemarin lusa.
''Iya dad.''jawab Alvan.
''Jangan cuma iya-iya saja bang...tapi harus Ita beneran.''tegasnya.
''Ya ampun Iya daddy.''kata Alvan.
''Buna pasti akan sangat marah kalau kamu gak datang lagi...dan menurut mommy ini akan lebih marahnya dari pada yang kemarin-kemarin kalau kamu gak datang bang.''timpal Shanum.
__ADS_1
''Iya mom...Abang usahain buat datang.''kata Alvan.
''Kamu memang harus datang bang.''sahut Arya.''Dari tahun-tahun yang kemarin kamu juga begitu bilangnya tapi apa kenyataannya kamu malah gak datang.''kata Arya lagi.''Gak enak bang sama Buna dan ayah terlebih sama kakek dan nenek.''lanjutnya.
''Iya dad,Abang janji pasti datang kali ini.''pasrah Avan yang merasa tidak enak karena selalu absen tidak datang.
Alvan belum siap buat tampil di depan umum sebagai anak dari keluarga Narendra...,dia cukup nyaman dengan jati dirinya saat ini yang di kenal sebagai Alvan yang bukan anak dari seorang crazy rich seperti Arya Narendra.
Alvan ingin membuktikan dirinya dengan kemampuannya sendiri bukan karena nama besar Daddy,mommy juga grandpanya.
Karena Alvan sudah sangat paham bagaimana sifat yang akan di tunjukkan padanya juga tahu siapa dia yang sebenarnya...akan banyak para penjilat yang datang menghampirinya dan dia tidak ingin kalau hal itu sampai terjadi.
''Nanti kita berangkat bareng kesananya jadi Abang jangan pulang telat ya...''peringat Shanum.''Seperti biasa kita akan datang lebih awal.''lanjutnya.
Kenapa lebih awal karena seperti biasa mereka akan ikut menyambut tamu yang datang membantu sang tuan rumah dan setiap tahunnya keluarga Arya akan memakai pakaian yang senada dengan pakaian sang tuan rumah karena Arya dan Shanum juga sudah dianggap seperti anak sendiri oleh tuan dan nyonya Regantara yang notabene hanya mempunyai anak tunggal yaitu Samudra Regantara.
__ADS_1
''Aku berangkat sendiri gak apa-apakan mom?''tanya Alvan yang membuat Shanum mengernyitkan dahinya sementara Arya serta Axel dan Alexa sudah menatap Alvan.''Soalnya Abang harus ke salah satu cafe Abang sebentar...ada sedikit urusan.''lanjutnya.
''Ini bukan alasan kamu untuk tidak datang ke acara spesial kakek dan nenek kan bang?''selidik Shanum.
''Enggak mom.''bantah Alvan.''Alvan memang sedikit ada urusan.''lanjutnya.''Abang ingin melihat gimana kinerja Panji di hari pertamanya.''sambungnya lagi.
''Oke baiklah.''sahut Shanum menerima alasan sang putra.''Mommy akan siapkan pakaian kamu nantinya jadi kamu kalau sudah pulang tinggal pakai saja.''kata Shanum lagi.
''Terimakasih mom...mommy memang yang terbaik.''ucap Alvan.
''Eith tapi ingat kalau sapi Abang ingkar janji lihat saja bang...''ancam Shanum..
''Enggak kok mom...Abang pasti datang.''jawabnya.
Masalah Panji,Aleta dan Kinara memang Alvan sudah bercerita semuanya dengan sang mommy dan daddy tapi sebenarnya walaupun Alvan tak cerita pun pasukan sang tuan muda yang sekarang sudah menjadi tuan besar itu pasti sudah melaporkannya secara detail.
__ADS_1