Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
29.Bab 29


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''O iya Sha gimana rasanya mau jadi istri sultan?''tanya Lila lagi.''Ehm enak ya mau apa-apa tinggal tunjuk.''godanya.


''Ehm gimana ya La...''kata Shanum sambil manggut-manggut dan memegang dagunya seolah berpikir.''Biasa aja sih.''katanya lagi yang membuat semua orang yang berada disana geleng-geleng kepala.


''Jadi biasa aja ni nikah sama bang Arya?''tanya Satria menggoda karena secara tidak sengaja melihat muka calon kakak iparnya langsung berubah cemberut setelah mendengar jawaban sang kakak lucnutnya.


''Iya...jadi istri sultannya mah biasa walau tidak bisa di pungkiri deg-degan juga sebenarnya karena sedikit banyaknya baik pola keseharian dan yang lainnya sedikit berubah.''kata Shanum santai.''Tapi kalau jadi istri seorang Arya...itu lebih dari cukup buat aku daripada istri seorang sultan.''lanjutnya.''Karena aku cinta dan mau nikah sama mas Arya bukan karena ada apanya tapi apa adanya.''kata Shanum lagi dengan bibir mengembang sambil menatap ke Arya.''I love you mas..''


''Terimakasih sudah ngertiin aku selama ini...terimakasih sudah mau menerima aku apa adanya...terimakasih sudah dengerin segala keluh kesahku juga semua masalahku.''balas Arya.''Aku cinta kamu kemarin...sekarang...besok...dan untuk selamanya...kamu adalah penyempurnaan dalam hidup aku Sha...I love you more.''lanjutnya sambil tersenyum menatap sang pujaan hati.


''Oh so sweet.''kata Angel yang sudah meremas lengan Satria karena melihat adegan romantis didepannya.


''Haduh meleleh hati adek bang.''kata Lila dengan mata berkaca-kaca terbawa suasana.


Sontak perkataan Angel dan Lila menyadarkan Shanum juga Arya dari saling tatapnya.


''Wah kejadian langka ini.''kata Henry yang membuat semua orang menatap ke arahnya.''Tuan muda yang cool bahkan terkesan dingin dan tak tersentuh mendadak jadi romantis...''katanya lagi.''Dan kalau tidak melihat langsung secara live...kejadian ini sulit di percaya.''


''Ada-ada saja kamu Hen...aku jugakan manusia biasa dan satu lagi...''Arya menjeda kata-katanya.''Aku laki-laki normal.''katanya kemudian.


''Ish mas Arya bisa gombal juga ya ternyata...''ejek Shanum tapi jangan lupa dengan wajah Shanum yang sudah merah merona seperti tomat.


''Loh kok gombal sih yank...aku serius tau.''kata Arya yang tak terima jika dia dibilang sedang menggombal.


''Iya-iya percaya sayang...''kata Shanum sambil mengelus pipi Arya.


''Panas...panas...''kata Satria sambil mengibas-ngibaskan tangannya didepan mukanya seolah-olah sedang kepanasan.


''Ehm...serasa dunia milik berdua...yang lain mah ngontrak...''seru Hendry.


''Bukan ngontrak tapi numpang.''celetuk Arya.

__ADS_1


*****


''Hen,beri tau Dio buat nyiapin pernikahanku di hotel yang baru akan kita resmikan Minggu depan saja.''kata Arya setelah mereka pulang ke mension Arya.''Biar tidak mencolok dan gak ada yang tau.''jelasnya.


''Baik Ar.''kata Henry lalu menelpon Dio sesuai perintah Arya.


''Hen,apa langkah yang aku ambil ini benar?apa ini jalan yang terbaik?''tanya Arya pada Henry yang sudah selesai menelepon.


''Aku rasa ini jalan yang terbaik Ar.''kata Henry.''Seperti kata ayah kalau kalian sudah menikah maka kamu bisa melindungi Shanum 24 jam.''sambungnya.


''Hen,tolong panggil pak Nuh dan istrinya.''perintah Arya kemudian lalu Henry melenggang keluar dari ruang kerja Arya.


*****


Tok...tok...tok...


''Masuk.''seru Arya.


Cklek


''Benar pak,ada sesuatu yang ingin saya bicarakan dengan bapak juga ibu juga satu lagi jangan berbicara formal.''kata Arya.


''Ada apa nak?''tanya Bu Asih.


Sekedar informasi Pak Nuh adalah kepala pelayan dari Arya dan Bu Asih adalah istrinya,mereka mempunyai anak yaitu Dio yang sekarang mengurus hotel Arya juga Dea yang sudah bersuami dan mengikuti suaminya pindah keluar kota.


Pak Nuh dan istri adalah salah satu dari orang-orang kepercayaan Arya karena mereka sudah ikut mengurus dan melayani Arya sejak mami Arya masih ada.


''Bapak dan ibu sudah aku anggap seperti keluargaku sendiri bahkan sudah seperti orangtuaku.''kata Arya.''Saya ingin memberi tahu kalian kalau seminggu lagi saya akan menikah.''kayanya lagi.


''Loh bukannya...''pertanyaan yang menggantung terlontar dari ibu Asih.


''Iya saya tau apa maksud ibu tapi...''kata Arya lalu menceritakan semua kejadian yang menimpa Shanum.


''Saya harap pernikahan ini hanya kita saja yang tau,termasuk para pegawai yang ada dimension.''kata Arya memberi tahu.''Biar mereka taunya kalau Shanum sudah saya bawa kemari.''

__ADS_1


*****


Sedangkan dikamar Shanum sedang ramai karena ada Lila juga Angel yang menginap disana.


''Gimana Sha rasanya udah mau nikah?''tanya Lila.


''Iya kak gimana?apalagi punya calon suami yang bukan orang sembarangan kayak mas Arya.''tanya Angel nimbrung.


''Gimana ya...''kata Shanum mengambang.


''Aduh anak-anak bunda...lagi seru ni kayaknya.''kata bunda yang langsung nyelonong masuk kedalam kamar Shanum membuat ketiga cewek itu langsung menoleh kearahnya.''Lagi ngomongin apa sih...?''tanya bunda.


''Ini lo bun lagi godain calon manten.''celetuk Lila.


''Wah seru ni...bunda ikutan y?''ucap bunda.


''Ayok kak lanjutin yang tadi..''desak Angel.


''Aku seneng karena bisa nikah sama orang yang aku cinta walau awalnya dari perjodohan tapi aku juga harus mempersiapkan diri,hati juga mental buat jadi istri mas Arya.''jawab Shanum.''Ya kalian taulah siapa mas Arya dan siapa aku...kita berdua dari kelas yang berbeda jadi ya harus belajar untuk menyesuaikan diri.''imbuhnya.


''Kalau mas Arya bukan orang sembarangan dan tajir melintir...itu mah bonus...hahaha...''seloroh Shanum.


''O iya La,kamu sebaiknya tinggal sini aja ya sampai aku nikah.''pinta Shanum.''Aku takut terjadi apa-apa sama kamu setelah semua kejadian yang menimpaku...aku takut kerena kamu sahabatku kamu bisa jadi sasaran mereka.''lanjut Shanum sambil memegang tangan Lila.


''Bener kata Shanum La...kamu tinggal di sini dulu,kalau masalah nanti setelah Shanum menikah kamu akan tinggal dimana...nanti kita bicarakan lagi.''kata bunda.


''Iya kak bener kata bunda juga kak Shanum.''saut Angel.


''Ya udah aku ikut kalian saja bagaimana baiknya.''jawab Lila kemudian mereka berempat pun saling berpelukan setelah itu bunda pamit keluar dari kamar itu karena hari sudah mulai larut.


Lila sudah di anggap anak sendiri oleh orangtua Shanum...Lila satu-satunya sahabat baik Shanum sejak mereka pertama kali kuliah kedokteran sampai sekarang.


Usut di usut ibu Lila ternyata adalah sahabat lama dari bunda Shanum sewaktu mereka masih sekolah tinggal atas dan orangtua Lila tinggal di luar kota.


Dret...dret...dret...

__ADS_1


''Mas Arya...''gumam Shanum setelah mengetahui siapa orang yang menelponnya.


__ADS_2