
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Setelah selam tiga hari berada di rumah sakit akhirnya baby Hanan dan Mimi Lila di perbolehkan pulang oleh dokter.
''Sudah di masukkan semua pi?''tanya Lila pada sang suami yang baru selesai membereskan barang-barang mereka selama di rumah sakit.
''Sudah semua mi.''jawab Henry.
Setelah dokter selesai mengecek ulang keadaan Lila dan Hanan akhirnya mereka di perbolehkan pulang juga.
Tidak ada yang menjemput...karena semuanya sedang menunggu kehadiran mereka di kediaman Lila dan Henry termasuk bapak dan ibu Lila.
*****
Cklek
''Assalamualaikum.''salam Henry juga Lila begitu mereka sampai rumah dan membuka pintu utamanya.
''Surprise...wa'alaikumsalam.''ucap semua keluarga yang sudah menunggu kehadiran mereka dari tadi.
''Hah...''seru Lila begitu melihat ruang tamunya yang didekor sedemikian rupa...walaupun sederhana tapi tetap terlihat memukau.
Ada rasa haru yang bercampur bahagia yang di rasakan Lila dan terutama Henry bahkan dia sempai meneteskan air matanya.
Sekali lagi...sekali lagi Henry mengucapkan rasa syukurnya karena sudah dikelilingi dengan orang-orang yang begitu sangat menyayangi dan perhatian padanya.
Dulu dia sempat merasa marah...merasa benci dengan garis hidupnya yang hanya sebatang kara,tapi ternyata di balik itu semua dia mendapatkan hal yang lebih dari yang dia harapkan...benar sebuah kata bijak bahwa setelah hujan pasti akan ada pelangi yang muncul...dan inilah yang di alami oleh Henry.
''Selamat datang di rumah baby Hanan...''seru Satria.
''Terimakasih papa,mama,daddy,mommy,Buna,grandpa,opa dan oma,eyang uti dan eyang kung serta kakek dan nenek atas sambutannya...''ucap Lila.
*****
Mereka semua melakukan sesi photo-photo bersama baby Hanan tentunya karena dia adalah bintangnya hari ini.
''Ini buat cucu gantengnya oma dan opa.''kata bunda setelah mereka semua duduk bersama begitu sesi photo selesai.
''Terimakasih oma...terimakasih opa.''ucap Lila mewakili sang putra.
''Ini hadiah buat cucu kesayangan eyang.''kata ibu Lila lalu menyerahkan bingkisan ke Lila.
''Terimakasih eyang uti...eyang kung.''ucap Lila.
''Yang ini hadiah dari kakek dan nenek.''kata mamanya Angel.
''Terimakasih banyak kakek...nenek...''ucap Lila.
__ADS_1
''Ini kado dari grandpa.''kata tuan Alan menyodorkan hadiahnya.
''Terimakasih grandpa.''ucap Lila.
''Ini dari buna buat jagoannya buna.''kata Aurora yang juga memberikan hadiahnya.
''Wah terimakasih buna cantik.''ucap Lila pada Aurora.
''Kalau ini dari papa juga mama.''kata Satria yang ikut memberikan hadiahnya.
''Terimakasih papa Satria...mama Angel.''ucap Lila.
''Sekarang giliran mommy...ini hadiah kecil dari mommy juga daddy untuk baby Hanan.''kata Shanum.
''Terimakasih mommy Shanum dan daddy Arya.''ucap Lila.
''Buka dong kak...penasaran ni sama hadiahnya sultan...''seloroh Angel.
''Apaan si Gel...gak jelas banget deh.''ucap Shanum.
''Ya sudah aku buka ya...gak apa-apakan Sha?''tanya Lila dan Shanum menganggukkan kepalanya.
''Apa ini Sha?''tanya Lila mengeluarkan hadiah Shanum dan Arya dari kotaknya.
''Ya seperti yang kamu lihat La...itu adalah kartu ATM debit yang kami persiapkan untuk Hanan.''ucap Shanum.
''Setiap bulannya kartu itu akan di transfer sejumlah uang untuk masa depan Hanan.''jelas Arya.''Kalian boleh menyerahkan kartu itu ke Hanan nanti setelah dia berusia 20 tahun.''terangnya lagi.''Mau di pakek buat beli motor,mobil atau apapun itu terserah kemauan dia mau di apakan uang yang ada di kartu itu nantinya...''tutur Arya lagi.
''Apa ini gak berlebihan Ar,Sha?''tanya Henry.
''Gak ada yang berlebihan untuk orang yang kita sayang Hen.''ucap Arya.
Kemudian di lanjutkan dengan makan-makan lalu berbincang-bincang,sedangkan si bintang hari ini sedang tertidur nyenyak tanpa sedikitpun terganggu dengan keberisikan yang di buat oleh para orang dewasa yang ada disana.
*****
''Assalamualaikum anak-anak daddy.''sapa Arya kepada kedua buah hatinya yang masih berada di dalam kandungan sang istri sambil mengelus perut Shanum.
''Wa'alaikumsalam daddy.''jawab Shanum yang sedang duduk bersandar di atas tempat tidur bersama Arya.
''Eh mereka nendang yank.''seru Arya di ikuti dengan senyum yang mengembang di bibirnya.
''Kayaknya mereka tahu kalau sedang di sapa sama daddynya by.''ucap Shanum.
''Halo twins...anak-anak daddy belum tidur ya...''kata Arya lagi dan direspon dengan tendangan dari sang jabang bayi.
''Ini sudah malam lo...kok masih main-main.''kata Arya.''Sekarang bobok ya kesayangannya daddy sama mommy...kan kasihan mommy...besok lagi ya main-mainnya.''ucap Arya seperti membujuk anak-anaknya.
Cup
__ADS_1
Cup
Arya kemudian mencium dua kali perut sang istri dan benar saja setelah di ciumnya tidak ada tendangan-tendangan lagi di perut sang istri...sepertinya kedua baby twinsnya itu mendengarkan apa kata sang daddy.
''Anak-anak yang penurut.''ucap Arya kemudian.''Selamat malam sayang-sayangnya daddy.''ucapnya lagi.
''Sudah gak sabar nunggu mereka lahir yank...''kata Arya yang sudah duduk bersender di ranjangnya sambil merengkuh sang istri di dalam dekapannya.
''Aku juga by...''jawab Shanum.
''Sayang...sudah malam lebih baik sekarang kita tidur ya...''kata Arya dan diangguki oleh Shanum.
Cup
Cup
''Selamat malam mommy...''ucap Arya setelah mengecup kening dan bibir sang istri tercinta sebagai ritual rutinnya sebelum tidur.
''Selamat malam daddy.''balas Shanum.
*****
Sedangkan di tempat lain saat semua orang sedang terlelap tidur karena sudah tengah malam justru sepasang suami istri yang baru beberapa hari ini mendapatkan gelar sebagai orang tua baru sedang di begadang karena baby Hanan yang terjaga dari tidur lelapnya.
Owek...owek...owek...
''Eugh...''gumam Henry yang terbangun dari tidurnya.''Sayang...kok bangun...ini masih malem lo...''kata Henry mengajak berinteraksi baby-nya.
''Baby bangun ya pi?''tanya Lila.
''Iya mi dari tadi nangis.''jawab Henry yang masih berusaha menenangkan buah hatinya yang masih menangis di dalam gendongannya.
''Sini sama aku...siapa tau diem.''ucap Lila sambil mengulurkan tangannya.
''Sama mimi ya sayang.''kata Henry.
''Anak mimi kenapa nangis...hem...''kata Lila pada Hanan lalu membaringkan Hanan di depannya.
''Owalah...popoknya penuh ya sayang...pasti kamu gak nyaman ya...''ucap Lila setelah memeriksa popoknya.''Ganti dulu ya...''ucapnya lagi.
''Pantesan dia nangis.''kata Henry.
''Kamu laper ya...''ucap Lila melihat sang baby yang mengikuti gerak jari yang dia tempelkan di bibir Hanan.''Pelan-pelan nak...gak bakal ada yang minta.''kata Lila lagi melihat Hanan yang ne**n dengan rakusnya.
''Jangan dihabisin dong nak...sisain buat pipi.''kata Henry yang menggoda putranya itu.
Plak
''Ini orang kalau ngomong seenaknya aja...gak malu pa sama anaknya.''kata Lila setelah memukul lengan suaminya.
__ADS_1
''Cuma bercanda mi...hehehe.''kata Henry.