
Hai Readers...
Author lagi pusing banget ni readers...setelah dapat kontrak eh malah jumlah yang terbaca terjun bebas setiap hari...
Ayo dong readers beri dukungan,like,vote,hadiah juga komen...karena dengan dukungan,like,vote,hadiah juga komen kalian sangat berarti buat kami para author...bisa membuat kami lebih semangat dalam berkarya...
Terimakasih 🙏🙏🙏
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Sayang...''
''Sayang...''panggil Arya lagi.
''Eh...''sentak Shanum.
''Are you oke?''tanya Arya.
''Eh iya mas aku oke kok.''jawab Shanum sedikit kelabakan.
''Ayo duduk sini.''titah Arya.''Kamu kenapa sih yank dari tadi nglamun terus?Ada masalah?Atau ada yang sedang kamu pikirin?''tanya Arya beruntun.
''Aku gak apa-apa kok mas.''jawab Shanum.''Ehm sebenarnya aku masih sedikit syok dan kaget aja mas dapet kejutan kayak gini...hadiah yang segini mahalnya...''kata Shanum jujur.
''Oh kirain kamu sedang ada masalah yank.''kata Arya.''Ngomong-ngomong kamu suka gak yank sama hadiahnya?''tanya Arya.
''Hanya orang gak waras yank yang gak suka sama hadiah yang kamu kasih ini,apalagi interior dalamnya ini...sangat-sangat bagus juga terlihat elegan.''tutur Shanum.''Ini mahal banget ya mas?''pertanyaan bodoh yang keluar dari mulut Shanum.
''Jangan pikirkan harganya yank,ini sama sekali gak sebanding dengan kebahagian yang kamu berikan ke aku,juga gak sebanding dengan cinta aku ke kamu...bila bisa seluruh dunia ini akan aku kasih ke kamu yank.''kata Arya sambil menggenggam tangan Shanum.
''Ih gombal.''kata Shanum.
''Kok gombal si yank...aku serius tau.''kata Arya dengan sedikit mengerucutkan bibirnya lalu memalingkan wajahnya ke arah depan.
''I love you my husband.''bisik Shanum tepat di telinga Arya yang dalam mode sedikit merajuk.
''I love you more my wife.''saut Arya kemudian lalu memberi kecupan di bibir Shanum dan memeluknya.
__ADS_1
''Sayang...inikan masih lama kita di pesawat bagaimana kalau kita tidur siang dulu di kamar.''saran Arya.
''Oke baiklah sayang tapi ingat hanya tidur lo ya gak yang lain-lain.''kata Shanum memperingati.
''Hehehe...gak janji ya sayang.''ucap Arya sambil cengengesan dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena sang istri tampaknya sudah mengetahui apa yang dia pikirkan.
''Huh dasar...modus.''celetuk Shanum.
''Namanya juga usaha yank.''jawab Arya lalu menggandeng tangan Shanum menuju ke kamar tidur yang ada di private jet mereka.
Dan benar saja bukannya tidur tapi Arya malah menggempur habis-habisan istrinya itu sampai beberapa ronde sampai mereka sama-sama kelelahan dan tertidur lelap dengan saling berpelukan dalam tubuh polos mereka yang hanya berbalut selimut.
*****
Setelah beberapa jam akhirnya mereka sampai juga di Jepang...ya negara pertama yang Arya tuju adalah Jepang.
''Mas ini...''ucap Shanum begitu keluar dari bandara''Jepang.''serunya dan Arya hanya menganggukkan kepalanya dan juga tersenyum karena melihat sang istri begitu bahagia.
''Bagaimana kamu suka sayang?''tanya Arya.
''Suka...suka banget mas.''jawab Shanum berbinar.''Jadi selama dua minggu kita disini yank?''tanyanya antusias.
''Iya gak apa-apa sayang...gak masalah.''kata Shanum.
Shanum dan Arya tiba di hotel dan mereka tadi di bandara sudah di jemput oleh orang suruhan Arya yang ada di sini.
''AN Hotel.''gumam Shanum.
''Mas ini hotel punya kamu?''tanya Shanum.
''Iya sayang ini adalah salah satu cabang hotel aku yang ada di sini.''jawab Arya lalu mengajak Shanum melangkah menuju ke kamar hotel yang berada di lantai paling atas dan hanya ada satu kamar yaitu kamar sang pemilik hotel kalau lantai di bawah lantai kamar Arya terdapat beberapa kamar yang memang Arya persiapkan jikalau da keluarga yang nantinya akan menginap di hotelnya...dan semua hotel Arya sudah di konsep seperti itu.
''Sampai detik ini aku masih belum tau sebenarnya seberapa banyak sih mas usaha kamu itu...aku selalu di kejutkan dengan semua yang ada di kamu.''kata Shanum begitu berada di depan pintu kamar mereka.
''Sudah gak usah di pikirkan,lambat laun kamu pasti akan mengetahuinya semua.''jawab Arya.''Ayo masuk.''ajaknya.
''Wow...''satu kata yang terucap dari bibir Shanum begitu memasuki kamar.
''Coba kamu buka gorden itu dan sebelahnya sayang.''perintah Arya sambil menunjuknya.
__ADS_1
Sreett
''Ini...''tunjuk Shanum sambil terkagum...ya di melihat balkon kamar yang lengkap ada kolam renangnya disana.
Sreett
''Hah...''Shanum terperangah melihat pemandangan yang ada di depannya setelah membuka gorden yang satu lagi.
''Bagaimana sayang...apa kamu suka?''bisik Arya yang sudah memeluk Shanum dari belakang dengan tangan yang membelit sempurna di perut Shanum.
''Suka...aku suka banget yank...ini benar-benar indah.''ucap Shanum yang mengagumi keindahan kota melalui jendela kamarnya.
''Sayang...terimakasih banyak ya atas semua ini.''ucap Shanum yang saat ini sudah membalikkan tubuhnya menghadap Arya.
''Apa cuma begini saja sayang cara berterimakasihmu hem?berterimakasihlah dengan cara yang benar sayang.''ucap Arya lembut seraya sebelah tangannya membelai pipi Shanum sedangkan yang satunya dia gunakan untuk merengkuh pinggang sang istri.
''Maksudnya?''tanya Shanum yang bingung dengan perkataan Arya.
Arya langsung menekan tengkuk leher Shanum dan me****t habis bibir manisnya...hingga mereka berdua hampir kehabisan pasokan oksigen baru Arya melepasnya.
Kemudian Arya membopong tubuh yang ala bridal style dengan refleks Shanum pun melingkarkan tangannya di leher Arya lalu Arya membawanya ke kasur king size yang ada di sana.
''Ini hari kita sayang...jadi mari kita habiskan waktu kita dengan membuat Arya junior.''bisik Arya.
''Tapi tadi ud...''ucapan Shanum terpotong karena sudah di bungkam dengan bibir seksi milik suaminya.
Suara gesekan serta desahan sangat menggema dikamar tersebut...dan semua yang ada disana menjadi saksi bisu bagaimana pergulatan panas mereka terjadi...saling menuntut,saling berlomba untuk mendapatkan sesuatu yang lebih guna menuntaskan hasrat dan gejolak jiwa mereka berdua.
Dan tak terasa mereka sudah melakukan berkali-kali dengan pelepasan berkali-kali pula hingga Shanum tertidur lelap karena sudah capek dan lemas mendapatkan serangan yang bertubi-tubi dari suaminya.
''Terimakasih sayang...kamu bener-bener sudah menjadi candu buatku.''ucap Arya lalu mengecup kening Shanum dan Shanum hanya bisa menanggapinya dengan senyuman karena dia sudah lemas tak berdaya dalam sekejap pun dia sudah terlelap di dekapan hangat sang suami.
*****
''Hoam...''Shanum menguap serta menggerakkan badannya yang terasa remuk karena ulah suaminya itu...suaminya seperti hewan buas tadi malam yang tiada lelahnya.
''Kamu sudah bangun sayang?''tanya Arya yang memandang Shanum dari sofa yang didudukinya.
''Iya sayang.''jawab Shanum dengan suara seraknya.''Loh kamu kok sudah rapi sayang...?''tanya Shanum begitu dia membuka matanya.
__ADS_1