Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
128.Bab 128


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Bruk


''Sha...''seru mereka semua.


Arya lalu mengangkat istrinya dan membaringkannya di sofa dan Lila bergegas memencet tombol pemanggil yang ada di sana.


Cklek


''Dok,tolong periksa dokter Shanum.''pinta Lila setelah salah seorang dokter datang.


''Apa yang terjadi?''tanya sang dokter.


''Dia pingsan.''jawab Lila.


''Bagaimana keadaannya dok?''tanya bunda Sinta.


''Tekanan darahnya sangat rendah...itu yang menyebabkan dokter Shanum sampai tak sadarkan diri.''terang sang dokter.''Ini resep obatnya dan tolong nanti setelah siuman beri dokter Shanum makan serta langsung minumkan obatnya.''lanjutnya.


''Baik dok,terimakasih.''ucap bunda Sinta.


*****


''Eugh...''lenguh Shanum.


''Sayang...''panggil bunda yang duduk di dekat sang putri.


''Bun...''kata Shanum.


''Sayang kamu makan ya...''pinta bunda namun Shanum menggelengkan kepalanya.


''Mom...kamu harus makan dan minum obat...tekanan darahmu sampai ngedrop begitu.''kata Arya yang angkat bicara namun sang istri hanya diam saja.


''Huft...''Arya menghela nafasnya.''Kamu gak kasihan sama aku...sama twins...sama abang?''tanya Arya.''Kalau kamu sakit siapa yang akan mengurusi kami...merawat Abang....''katanya lagi.


''Mom...''panggis Axel dan Alexa.


''Oh ya ampun sayang maaf kalau tadi mommy melupakan kalian...maafkan mommy.''kata Shanum sendu dengan rasa bersalah dalam hatinya.


'''Gak apa-apa mom kami tahu mommy pasti khawatir dengan keadaan mommy.''jawab Axel yang di angguki Alexa.


''Terimakasih sayang...mommy sayang kalian.''ucap Shanum.


''Sekarang mommy makan ya...''bujuk twins.


''A...''kata Alexa yang sudah menyodorkan sendok berisi makanan di depan mulut Shanum.


''Hap...''Shanum pun memakannya.''Ya ampun sayang ini kenapa kamu luka-luka katak gini?''tanya Shanum begitu melihat luka di tubuh Alexa.

__ADS_1


''Ini karena...''jawab Alexa.


''Nanti aku ceritain tapi sekarang mommy habiskan dulu makannya terus minum obatnya.''potong Arya.


Axel dan Alexa bergantian menyuapi sang mommy sampai makanan yang berada di piring tandas tak tersisa...mereka juga membantu Shanum untuk meminum obatnya.


''Sudah,sekarang ceritain kenapa sampai Alexa luka-luka dad?''tanya Shanum yang memang belum tahu penyebab putrinya itu luka-luka dan Arya pun menceritakan kejadian yang dialami oleh anak-anaknya.


''Ya ampun sayang apa ini sakit?''tanya Shanum.


''Enggak mom kan sudah di obati.''jawab Alexa yang tidak ingin mommynya bertambah sedih dan khawatir.


''Gak ada luka serius ditubuh Alexa walau mang sedikit lecet-lecet tapi tidak dalam hanya sedikit tergores.''sahut Arya.''Dari hasil diagnosa Abang juga tidak mengalami luka yang terlalu serius dan juga tidak mengalami cidera...abang di transfusi darah akibat benturan di kepalanya yang menyebabkan dia kehilangan lumayan banyak darah tapi pendarahan berhasil di hentikan sebelum mengenai otak.''terang Arya pada semuanya.


''Syukur Alhamdulillah.''jawab semuanya.


''Eugh...iiss...''ringis Alvan begitu dia sadar.


''Abang.''seru semuanya.


''Abang...''panggil Arya begitu mendekat kearah sang putra.


''Dad...iiss...''kata Alvan sambil memegang kepalanya yang sedikit berdenyut sakit.


''Dad...princess dad.''kata Alvan lagi.


''Princess ada di sini bang...dia baik-baik saja...''kata Arya.''Terimakasih Abang sudah nyelamatin Alexa...''ucap Arya.


''Mom...''kata Alvan.


''Abang harus cepet sembuh ya...harus cepet sehat...mommy tau Abang itu kuat...''kata Shanum dengan mata berkaca-kaca.


''Iya mom.''jawab Alvan.


''Abang...maafin Alexa.''kata Alexa.''Kalau Alexa dengerin abang pasti sekarang abang gak kayak gini.''katanya lagi.


''Ini bukan salah princess jadi princess gak perlu minta maaf sama abang.''jawab Alvan.


Tak lama kemudian ada dokter yang datang untuk memeriksa keadaan Alvan.


''Bagaimana dok?''tanya Arya.


''Keadaannya sudah semakin stabil tinggal pemulihan saja tapi tuan muda Al masih membutuhkan satu kantong darah lagi.''jelas sang dokter.


''Lakukan yang terbaik untuk putra kami dok.''pinta Arya.


''Tentu saja tuan tapi masalahnya stok darah yang sama dengan tuan muda Al sedang kosong.''terangnya lagi.


''Apa golongan darahnya?''tanya Satria.


''A rhesus (-).''jawab sang dokter.

__ADS_1


''Ambil darah saya dok...darah kami sama.''sahut Arya.


''Baiklah sekarang silahkan anda ikut saya melakukan pemeriksaan dan transfusi darah.''jawab sang dokter.


*****


''Ra tolong bawa anak-anak pulang ya.''pinta Shanum.


''Gak mau kami mau disini nungguin abang.''jawab keduanya.


''Enggak sayang...kalian berdua butuh istirahat jadi kalian pulang sama aunty,grandpa,oma juga opa ya...''bujuk Shanum namun kedua anaknya itu malah menggelengkan kepalanya.''Kalau nanti kalian jadi sakit gimana...pasti abang bakalan sedih...kalian gak maukan bikin abang sedih...''bujuknya lagi.


''Baiklah mom kami pulang.''jawab Axel.


''Tapi besok kami boleh kesinikan mom?''tanya Alexa.


''Iya boleh.''jawab Shanum.


''Kalian jangan nakal ya di rumah...''pesan Shanum.


''Baik mommy.''jawab keduanya.


''Ra,bawa anak-anak pulang.''kata Arya.''Papi,bunda sama ayah juga ikut pulang dan tolong pulang ke mension bantu kami jaga twins.''pinta Arya.


''Baiklah.''jawab papi Alan.


''Kalian juga pulang saja biar aku dan mas Arya yang nunggu disini.''kata Shanum.


''Baiklah,besok kami kesini lagi.''sahut Lila.


Sedangkan Alvan sudah terlelap lagi setelah dia meminum obatnya.


Satu persatu orang meninggalkan ruangan rawat itu dan sekarang hanya tertinggal tiga orang yang ada disana yaitu Arya,Shanum juga Alvan.


''Akhirnya darah Narendra mengalir juga di dalam tubuh abang.''kata Arya.''Aku gak nyangka kalau ternyata golongan darah kami sama.''lanjutnya.


''Iya by,inilah takdir Tuhan kita tidak akan pernah bisa menebak apa pun rencananya.''sahut Shanum yang sudah menyenderkan kepalanya di bahu sang suami.


''Maaf karena aku belum bisa menjaga kalian dengan baik sampai anak-anak mengalami hal ini...''ucap Arya penuh sesal.


''Ini bukan salah kamu by,kami tahu kamu sudah melakukan yang terbaik untuk kami.''ucap Shanum.''Mungkin kalau kejadian ini gak terjadi kita gak akan tahu apa golongan darah abang dan darah kamu juga gak bakalan masuk ke tubuh abang.''sambung Shanum.


''Iya yank.''sahut Arya.''Sudah larut sebaiknya kamu tidur...aku gak mau kalau sampai darah kami nanti turun lagi.''perintah Arya.


La kamu gak istirahat juga by?''tanya Shanum.


''Aku akan istirahat di sofa ini sambil nungguin abang dan kamu tidur saja di ranjang.''jawab Arya.


Ruangan yang di pakai Alvan saat ini adalah ruangan yang di peruntukkan khusus untuk pemilik rumah sakit dan keluarganya jadi terdapat dua ruangan yang berhubungan yang satunya untuk pasien sedangkan yang satunya khusus untuk keluarga yang menunggu dan dilengkapi dengan tempat tidur pula di dalamnya.


*****

__ADS_1


Maaf hari ini telat up soalnya tempatku hujan deras dari tadi subuh dan ini sampai sekarang saja masih gerimis jadi susah sinyal...mohon di maklumi ya...🙏✌️ terimakasih 🙏🙏


__ADS_2