Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
95.Bab 95


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Arya masih mencerna semua yang di ucapkan oleh sang istri,sampai dia dan semua yang ada di sana mendengar suara pintu yang terbuka.


''Bagaimana dok?''tanya bunda.


''Alhamdulillah semuanya baik dan berjalan dengan normal serta lancar bu'.''ucap dokter Ria.''Ibunya dalam keadaan baik begitupun dengan baby girlnya.''lanjut sang dokter.''Sebentar lagi mereka akan di pindahkan ke ruang perawatan.''sambungnya memberi tahu.


''Terimakasih dok.''ucap semuanya dan sang dokter pun undur diri.


*****


Cklek


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Selamat ya sayang kamu sekarang sudah menjadi seorang ibu...dan kamu juga sudah menjadi seorang


ayah Sat.''ucap mama Angel.


''Tugas serta tanggung jawab kalian sekarang bertambah Sat...papa harap kalian bisa menjalaninya dengan baik.''tutur papa.


''Insyaallah pa.''jawab Satria juga Angel.


''Selamat malam...dedek haus mama...''kata sang perawat yang baru saja masuk membawa baby girl.


Saat Angel hendak memberikan asi kepada sang putri para pria yang ada di sana keluar dari ruangan.


''Ih lucunya putri mommy...''seru Shanum yang saat ini sudah menggendong sang baby karena sudah selesai menyusunya.''Gemesin ya dad?''tanya Shanum pada sang suami.


Begitu baby girl selesai menyusu semua pria kembali lagi kedalam ruangan.


''Iya manis banget..''ujar Arya.


''Lihat deh dek putri kamu banyak miripan ke kamu daripada ke mamanya.''kata Shanum pada Satria.


''Iya bener seperti Satria waktu bayi.''timpal bunda yang memperhatikan wajah sang cucu.


''Oh astaga aku belum kasih kabar ke kak Henry sama Lila?''tanya Shanum yang lupa mengabari orangtua Hanan itu.


''Aku sudah kabari mereka tadi pas di luar sayang.''kata Arya memberi tahu.


''Syukurlah...terimakasih ya by.''ucap Shanum dan di angguki oleh Arya.


''Kalian sudah siapin nama belum?''tanya ayah.


''Sudah yah...namanya...Sabhira Putri Setiawan.''kata Satria.''Sabhira yang berarti penyayang...tenang juga anggun.''jelasnya.


''Nama yang cantik seperti yang punya...''kata Shanum.''Hai baby Bhira...''sapa Shanum pada baby cantik itu dan dia pun merespon dengan senyumannya.''Eh dia senyum...kamu suka ya sayang sama nama kamu...''celoteh Shanum lagi.

__ADS_1


''Malam ini biar kami para wanita yang jaga...para pria pulang aja.''kata mama Angel.


''Gak usah ma,biar Satria kalian pulang saja biar besok bisa gantian.''kata Satria.


''Baiklah kalau itu mau kamu Sat,besok kami kesini lagi.''kata papa Angel.


''Kami berdua juga pamit pulang...''ucap Arya.


''Iya nak kasihan istri kamu.''jawab bunda.


Lalu mereka semua melangkah pulang kerumah masing-masing tinggal menyisakan kedua orangtua baru dan si kecil Sabhira.


*****


''Sabhira lucu ya by...embul lagi.''ucap Shanum saat keduanya sudah berada di dalam mobil menuju mension mereka.


''Iya sayang.''jawab Arya dengan sesekali mengecup ubun-ubun sang istri yang bersandar di dadanya.


''O iya kamu sudah ngabari papi belum kalau anak Satria sudah lahir?''tanya Shanum yang teringat dengan ayah mertuanya.


''Tadi aku sudah kasih kabar ke Aurora.''jawab Arya.


''Hai jagoan daddy...hari ini pinter banget...gak rewel dan gak nyusahin mommy.''kata Arya sambil mengelus perut Shanum.


''Iya daddy kami kan anak-anak daddy yang baik dan pinter.''kata Shanum mewakili kedua bayi yang masih berada di dalam kandungannya.


*****


Hari ini Angel sudah di perbolehkan untuk pulang dari rumah sakit.Semua anggota keluarga juga sudah berkumpul di rumah ayah Bayu untuk merayakan kelahiran baby Sabhira...tak terkecuali juga Lila dan baby Hanan sedangkan Henry dan Arya masih berada di perusahaan karena memang hari ini bukanlah hari libur jadi mereka tetap bekerja tapi setelah pekerjaan mereka beres...mereka langsung menyusul para istri tercintanya di rumah ayah Bayu.


''Hai juga kakak Hanan.''jawab Angel.


Mereka semua saling mengobrol dan juga melemparkan candaan sehingga membuat suasana menjadi ramai.


''Assalamualaikum.''salam dari orang yang baru saja masuk.


''Wa'alaikumsalam.''jawab semua orang.


''Baru pulang dek?''tanya Shanum.


''Iya kak terus langsung kesini makanya masih pakai seragam.''jawab Aurora.''Uluh...uluh...princesnya buna...cantik banget sih...''kata Aurora yang sudah menghampiri Sabhira.


''Terimakasih pujiannya buna.''jawab Angel.


''Eh jagoannya buna juga ada di sini.''ucap Aurora yang mengalihkan pendanaannya menuju baby Hanan.


''Iya buna.''jawab Lila.


''Dek...jangan pegang-pegang mereka dulu lo...kamu belum cuci tangankan.''peringat Shanum.


''Iya kak...aku mau cuci tangan dulu.''jawab Aurora yang langsung ingin melangkahkan kakinya menuju arah kamar mandi.


''Kamu ganti baju aja dek...pakek baju kakak.''kata Shanum.

__ADS_1


''Boleh kak.''jawab Aurora.


''Ya udah ayok ke kamar kakak.''ajak Shanum.


*****


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Halo jagoan pipi...''kata Henry yang langsung menghampiri putra serta istrinya.


''Kenapa bang?''tanya Satria yang melihat Arya.


''Kakak kamu mana Sat?''bukannya menjawab dia malah balik bertanya pada Satria.


''Kakak lagi di kamar...ambilin baju buat Aurora yang masih pakek seragam sekolah tadi.''jelas Satria.


''Loh by,sudah dari tadi pulangnya?''tanya Shanum yang melihat Arya sudah duduk disana.


''Baru aja kok yank.''jawab Arya.


Saat ini semua sudah berkumpul di ruang tamu...para orangtua sudah memberikan hadiahnya,kini giliran yang muda yang memberikan hadiah untuk baby Sabhira.


''Sekali lagi selamat ya Sat...Gel...''ucap Henry.


''Ini buat baby Sabhira dari kami.''kata Lila sambil menyerahkan bingkisan.


''Terimakasih pipi...mimi dan kak Hanan.''ucap Angel.


''Dan ini dari buna untuk baby Sabhira.''giliran Aurora yang memberikan hadiahnya.


''Terimakasih buna.''ucap Angel lagi.


''Daddy sama mommy gak bisa ngasih apa-apa...cuma bisa ngasih ini aja buat baby Sabhira.''ucap Shanum sambil menyerahkan satu benda tipis yang menyerupai bentuk KTP itu.


''Sama seperti halnya baby Hanan disitu juga ada sejumlah uang dan akan di isi setiap bulannya untuk Sabhira.''timpal Arya.


''Terimakasih banyak ya kak...bang.''ucap Satria juga Angel.


''Tapi ingat kalian gak boleh mengambil uang pada kartu itu karena itu hak Sabhira dan ini juga berlaku sama buat Henry juga Lila.''kata Arya lagi.


''Iya...''jawab mereka berempat kompak.


''Nak Arya apa ini gak terlalu berlebihan...''kata mamanya Angel.


''Gak kok ma...ini sama sekali gak berlebihan dan gak ada kata berlebihan untuk orang-orang yang kita sayangi.''kali ini Shanum yang menjawab kata-kata mamanya Angel.


''Anggap saja itu adalah tabungan masa depan untuk Hanan juga Bhira...terserah nantinya mau mereka apakan uang itu...yang jelas saat mereka menerima kartu tersebut saya rasa mereka sudah dewasa dan mampu berpikir apa yang mereka butuhkan...untuk apa uang itu akan mereka gunakan.''sambung Arya.


*****


Hai semua...

__ADS_1


Aku mau minta pendapat kalian ni...kalau seandainya aku bikin grup chat...ada yang berminat buat gabung gak???


Terimakasih semuanya jangan lupa dukungan serta likenya ya...🙏🙏🙏😊😊😊


__ADS_2