Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
167.Bab 167


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Mom...tadi ya waktu kita di toko buku kita ketemu sama temennya Abang.''cerita Alexa saat mereka sudah duduk berkumpul di ruang keluarga sambil menikmati cemilan yang di sediakan oleh sang mommy.''Cantik banget mom...baik lagi.''kata Alexa lagi melanjutkan ceritanya yang membuat Arya juga Shanum mengernyitkan dahinya begitu mendengar teman yang di ceritakan putri mereka ternyata seorang gadis.


''Oh ya benarkah.''jawab Shanum dengan mata yang melirik ke arah sang putra.


''Wah siapa itu bang?''tanya Arya.


''Temen dad...tapi beda jurusan dan adik tingkat juga.''jawab Alvan apa adanya.


''Kok tumben gak ada cerita sama mommy bang?''tanya Shanum,karena biasanya hal sekecil apapun para anak-anak mereka pasti akan menceritakannya pada Arya terutama pada Shanum sang mommy.


''Ah itu...ehm gak penting mom...cuma temen biasa aja kok.''kata Alvan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena merasa seperti terciduk oleh orangtuanya.


''Tapi mommy jadi penasaran...boleh tu bang kapan-kapan di kenalin ke mommy.''goda Shanum.

__ADS_1


''Apaan sih mom.''jawab Alvan yang sedikit salah tingkah.


''Gak apa-apa kok bang...kami gak melarang Abang untuk menjalin hubungan dengan seorang gadis.''kata Arya.''Asal Abang tidak lalai dengan tugas serta tanggung jawab Abang.''kata Arya lagi.


''Bener tu bang apa yang di bilang sama daddy.''timpal Shanum.


''Satu lagi bang...jangan pernah kamu menyakiti dan membuat kecewa hati seorang wanita.''kata Arya.''Ingatlah bahwa mommy dan adikmu adalah seorang wanita.''peringatnya lagi.


''Jika kamu ingin menyakiti mereka...ingatlah kami bang.''timpal Shanum.''Bayangkanlah bila yang mengalami hal itu mommy serta adikmu.''lanjutnya.''Karena sejatinya kalau tidak ada seorang wanita maka kalian takkan ada dan takkan akan ada apa-apanya.''sambung Shanum lagi.


''Baik dad...mom.''jawab Arya.


''Iya dad.''sahut Axel.


"Baiklah karena hari sudah malam jadi sekarang lebih baik kalian masuk kamar dan istirahat.''titah Arya.

__ADS_1


''Baik dad.''jawab ketiga anak Arya.


''Malam mom...malam dad...malam grandpa.''ucap ketiganya saling bergantian mengecup pipi ketiga orang yang sangat mereka hormati.


''Jangan lupa minum susu hangat kalian.''seru Shanum saat ketiganya sudah melangkah.''Dan jangan lupa gosok gigi sama bersih-bersih dulu juga do'a.''peringat Shanum lagi yang selalu dan selalu dia ingatkan kepada ketiga buah hatinya setiap hendak tidur.


''Sip mom.''seru ketiganya tanpa menghentikan langkah mereka.


*****


''Gak kerasa anak-anak sudah besar ya dad...''kata Shanum saat dia dan Arya sudah duduk di ranjang kamar mereka.


Rutinitas mereka setiap malam sejak menikah yaitu selalu menyempatkan untuk ngobrol santai berdua sebelum tidur.


Kadang Arya bercerita tentang urusan perusahaannya hati ini,kadang Shanum juga menceritakan tentang rumah sakitnya atau rutinitasnya,saling bertukar pikiran,saling mengungkapkan dan meminta pendapat dan yang jelas mengatakan hal-hal yang tak mungkin mereka bicarakan di depan anak-anak.

__ADS_1


Hal kecil dan sangat sederhana memang,tapi hal ini dapat membuat rumah tangga semakin erat karena adanya saling keterbukaan antara kedua pasangan.


Karena banyak khasus perpisahan yang berawal dari kurangnya komunikasi dalam sebuah hubungan.


__ADS_2