Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
182.Bab 182


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


''Bang...''panggil Shanum pada sang putra yang duduk sambil memperhatikan kedua adik kembarnya berenang.


''Iya mom.''jawab Alvan.


''Kok cuma diem aja?''tanya Shanum.''Kenapa gak ikut berenang bareng sama mereka?''tanyanya lagi.


''Lagi males mom.''sahutnya.


''Kenapa?ada masalah?''tanya Shanum lagi.


''Gak ada apa-apa kok mom.''jawabnya.


''Abang yakin?''tanya Shanum.


''Iya mom.''sahut Alvan.''Daddy mana mom?''tanyanya saat tak melihat kehadiran sang super hero sekaligus panutan untuknya.


''Ada di ruang kerjanya.''jawab Shanum.''Katanya sih ada kerjaan sedikit.''sambungnya lagi.


''Oh.''beo Alvan.

__ADS_1


''Inikan hari libur...Abang gak jalan kemana gitu?''tanya Shanum.


''Enggak mom tapi nanti sore ada janji main basket.''kata Alvan memberi tahu.


''Sama temen-temen Abang itu?''tanya Shanum lagi yang memang selalu mendetail kalau menyangkut dengan kelurganya.


''Iya mom.''jawab Alvan.


''Ya sudah kalau gitu mommy ke dapur dulu ya...mau bikin camilan buat kalian.''kata sang mommy dan di angguki oleh Alvan.''O iya jangan lupa bang buat ngasih tau mereka buat keluar dari kolam kalau sudah lama berenangnya.''peringat Shanum.


''Iya mom.''jawab Alvan.


Memang kedua adiknya dan dia pun suka lupa waktu kalau sama namanya berenang...karena pada dasarnya mereka semua memang sangat suka sekali dengan main air.


Mereka akan berhenti jika sang mommy atau sang daddy bahkan sang grandpa sudah teriak-teriak memanggil mereka untuk keluar dari kolam.


*****


''Kinara gak mau pa.''bantah Kinara.


''Pokoknya papa gak mau tau kamu harus mau.''seru sang papa.''Papa tidak meminta pendapatmu.''lanjutnya.


''Tapi ini menyangkut hidup Kinara pa.''kata Kinara.

__ADS_1


''Hanya papa...orang satu-satunya yang sangat berhak menentukan jalan hidupmu.''kata sang papa.


''Loh gak bisa gitu dong pa...Kinara yang bakal menjalaninya.''bantah Kinara lagi.


''Anggap saja ini sebagai rasa berbalas budimu karena papa selama ini sudah mengurus serta memenuhi semua kebutuhanmu.''sarkas sang papa.


''Tapikan itu memang sudah menjadi tanggung jawab serta kewajiban orangtua pa.''kata Kinara.


''Dan kewajibanmu sebagai seorang anak adalah berbakti pada orangtuanya.''sahut papanya lagi.


''Tapi pa gak gini caranya...''kata Kinara.


''Pokonya papa gak mau tau.''kata sang papa.''Suka tidak suka...mau tidak mau...nanti kamu harus ikut papa untuk bertemu dengan orangtua serta pemuda yang akan papa jodohkan ke kamu.''putus sang papa.


''Tapi pa...''kata Kinara.


''Cukup...tidak ada tapi-tapian Kinara.''kata sang papa lalu pergi masuk ke kamarnya.


Sedangkan Kinara masih menangis di ruang keluarga.Karena di sana sama sekali tidak ada orang akhir Kinara memutuskan untuk berjalan ke arah kamarnya berada.


Jujur dia sangat sedih juga bingung memikirkan bagaimana caranya agar sang papa mau membatalkan niatannya untuk menjodohkannya demi pernikahan bisnis,demi suntikan dana untuk perusahaan papanya...papanya rela menukar dirinya dengan uang....miris bukan


Saat ini yang bisa dia lakukan hanya menangis sambil merenungi nasibnya di kamarnya,dikamar yang menjadi saksi bisu setiap kesedihannya.Jangankan ucapannya...ucapan kedua kakak laki-lakinya bahkan sama sekali tak di dengar oleh sang papa.

__ADS_1


*****


Maaf semua baru biasa up...soalnya lagi sibuk banget karena di rumah ada yang kerja beberapa hari ini...dan maaf cuma bisa up satu bab...🙏🙏🙏🙏😊😊😊❤️❤️❤️❤️


__ADS_2