
❤️ Happy Reading ❤️
*****
Setelah sedikit ada drama di antara mereka,akhirnya mereka berempat pergi meninggalkan Rumah Sakit menuju kerumah Shanum.
Di dalam mobil hanya sekali-kali saja terdengar suara dari keempat orang itu,sama sekali tidak mengobrol apalagi gelak tawa karena Shanum masih marah dengan yang lainnya...ehm lebih tepatnya jengkel karena dia tidak tau sendiri siapa Arya sebenarnya.
*****
''Jangan diem aja dong sayang...udah sih ngambeknya...''bujuk Arya didalam mobil.
''Iya dong Sha jangan ngambek lagi...gak enak ni suasananya...''kata Lila.
Tapi karena terlalu jengkelnya Shanum hanya diam saja tidak merespon kata-kata Arya dan Lila...dan Lila sangat paham kalo sahabatnya itu lagi dalam mode bener-bener marah.
''Sayang jangan gini dong...ini udah mau nyampek rumah kamu lo...masa masih ngambek aja,gak enak nanti kalo dilihat ayah sama bunda.''ucap Arya yang melihat kekesalan tunangannya.
*****
Setelah sampai mereka langsung masuk kedalam rumah.
''Assalamualaikum Bun... Shanum pulang.''seru Shanum ketika akan membuka pintu rumah.
''Wa'alaikum salam...surprise...''kata semua yang ada di dalam rumah.
''Selamat datang sayang...''ucap bunda sambil memeluk Shanum yang masih tidak menyangka kalo dirumah diadakan acara kecil-kecilan untuk menyambut dirinya.
''Selamat datang dirumah putrinya ayah...''kata ayah bergantian memeluk Shanum.
''Kakak...''seru Satria yang langsung memeluk Shanum juga.
''Maaf ya kak tadi gak jemput ke Rumah Sakit...''kata Angel yang juga memeluk Shanum.
''Kamu beruntung sayang punya begitu banyak orang-orang yang sayang sama kamu...''batin Arya.
__ADS_1
''Eh...udah ayok pada masuk dan langsung ke ruang makan aja ya...kebetulan ini udah masuk jam makan...dan bunda sama Angel sudah nyiapin makanan yang enak-enak.''tutur bunda.
Lalu mereka semua ke ruang makan dan benar kata bunda di meja makan sudah tertata rapi begitu banyak makanan yang lezat...
*****
Setelah makan mereka semua berkumpul di ruang keluarga untuk berbincang.
''Nak Arya bagaimana kerjaannya...jadi terganggu gak karena menemani Shanum selama dirawat?''tanya ayah yang sedikit tidak enak hati karena dia tahu sesibuk apa seorang CEO itu.
''Tidak sama sekali kok ayah...kan kerjaannya juga dibawa ke Rumah Sakit.Lagian baik di perusahaan aku ataupun di perusahaan papi ada team yang solid yang selalu bisa di andalkan.''kata Arya.
''Kok ayah gak tanya ke mas Arya apa maksud perusahaan dia dan perusahaan papinya?atau jangan-jangan memang kalian semua sudah tau kalau mas Arya punya usaha pribadi?''kata Shanum dan mereka semua menganggukkan kepalanya sebagai tanda kalau memang sudah mengetahui semua usaha Arya pribadi.
''Oh...fine...berarti cuma aku sendiri disini yang gak tau siapa calon suami aku...''seru Shanum.
''Ada berapa banyak rahasia lagi yang mad Arya sembunyikan dari aku?''tanya Shanum ke Arya.
''Kalau mas Arya memang gak percaya sama aku...gak mau jujur sama aku...baiklah tidak apa-apa...tidak jadi menikah saja.''ucap Shanum lagi dan sukses membuat mata Arya terbelalak dan semuanya juga kaget mendengarnya.
''Iya sayang gak boleh ngomong kayak gitu,semuanya bisa di bicarakan dengan baik-baik,gak pakek emosi...mungkin nak Arya punya alasan tertentu belum bilang semua ini,kami juga baru tau waktu kamu masuk Rumah Sakit sayang.''tutur bunda bijak.
''Bener kata bunda Sha.''ucap ayah.
Semuanya terdiam sehingga suasana menjadi hening,bergulat dengan pikiran sendiri-sendiri.
*****
Lalu Arya angkat bicara setelah sejenak suasana menjadi hening.
''Ehm...baiklah aku akan mengatakan semua rahasiaku pada kalian...''kata Arya.
''Tapi tuan muda...''seru Henry terpotong oleh tangan Arya yang diangkat menandakan kalau Henry harus diam.
''Tidak apa-apa Hen,mungkin ini udah saatnya...mereka keluargaku sekarang dan aku percaya pada mereka.Hen,tolong kunci semua pintu dan juga gorden.''kata Arya lagi.
__ADS_1
''Baik tuan muda.''kata Henry lalu melangkah mengerjakan apa yang sudah di perintahkan oleh tuan mudanya di bantu oleh Lila juga Satria.
*****
''Huh....''Arya menghela nafas panjang se
belum memulai berbicara.
''Aku harap kalian tidak kaget dengan rahasia apa yang selama ini aku sembunyikan dan aku harap kalian tidak membocorkan rahasiaku pada siapa pun termasuk ke papi ku.''ucap Arya.
''Aku sangat mempercayai kalian jadi aku harap kalian jangan mengkhianati kepercayaan yang telah aku berikan,dan selama aku berbicara aku harap tidak ada satu pun yang memotong.''ucap Arya lagi.
''Berawal dari kecelakaan mamiku yang menyebabkan dia tiada untuk selamanya lalu di lanjutkan dengan papiku yang menikah dengan sekretarisnya sendiri,lalu kecelakaan yang aku alami...''Arya menjeda kata-katanya sesaat.
''Aku merasa ada yang janggal dengan semua itu,apa lagi kalau melihat bagai mana perlakuan ibu tiriku itu padaku saat ada papi atau tidak itu sangat berbeda,maka setelah kecelakaan yang aku alami aku memilih untuk menempati Mensionku sendiri.''kata Arya lagi.
''Sejujurnya aku sangat mencurigai ibu juga saudara tiriku itu apalagi setelah semua yang di ucapkan Shanum kalo dia di ancam olehnya,itu membuat kecurigaanku bertambah,dan aku sedang berusaha mengumpulkan semua buktinya,tapi aku tidak yakin pada papi kalau dia akan mempercayai semua yang aku katakan,karena wanita itu sangat berpengaruh pada papi.''ucap Arya.
''Aku ingin papi dan juga Aurora mengetahui sendiri kejahatan apa saja yang sudah di perbuat ibu dan saudara tiriku itu... bagaimanapun juga aku sangat menyayangi papi juga Aurora,aku tidak ingin mereka membenciku kalo aku menjelekan ibu dan anak itu.''jelas Arya lagi.
Setelah itu Arya masih saja berbicara panjang lebar tentang semua itu.
''Aku mempunyai usaha sendiri,aku membuat usaha ini sebelum aku kecelakaan.Tidak ada yang tahu semua ini kecuali beberapa orang kepercayaanku saja.''Terangnya.
''Aku tetap menjadi CEO di perusahaan NRD milik papi karena aku gak mau perusahaan di kuasai dan hancur ditangan orang yang salah.''jelasnya.
''Sedangkan perusahaanku saat ini yang memegang kendali operasional dan stay disana adalah sahabat baikku,dan orang-orang taunya dialah yang punya perusahaan itu.''katanya lagi.
''Sampai disini ada yang mau ditanyakan?''tanya Arya pada semuanya tapi dia menatap ke arah Shanum.
''Ada usaha apa saja yang mas Arya miliki selama ini?''tanya Shanum karena dia tau dia yang ditatap oleh Arya seolah mengisyaratkan apa yang mau kamu tanyakan Sha.
''Perusahaanku di bidang properti Sha,seperti Rumah Sakit tempatmu bekerja,lalu ada Hotel,Restoran,apartemen,resort,perumahan real estate,Mall,perusahaan perhiasan mewah dan jam tangan mewah,ada sekolah elite mulai dari TK sampai perguruan tinggi yang juga bernaung di perusahaan milikku,dan ada bisnis penyewaan kapal pesiar yang join sama beberapa temen,juga ada beberapa saham di perusahaan lain termasuk di perusahaan papi,tapi mereka tidak tahu.''jelas Arya.
''Terus siapa yang menghandle semua itu kalau mas Arya masih di perusahaan papi?tanya Shanum lagi.
__ADS_1