Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
189.Bab 189


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Aku yakin kalau kamu sebenarnya sudah tau apa yang terjadikan by?''terka Shanum ketika dirinya dan Arya sudah masuk ke dalam kamar utama setelah menemui sang putra.


''Huft...aku cuma tau kalau Abang di suruh masuk kerumah Kinara tapi aku tak tau apa yang mereka bicarakan.''jawab Arya.''Orang-orangku gak bisa mengikuti Abang sampai kedalam rumah Kinara yank.''lanjutnya.


''Aku heran sama papanya Kinara...masih saja ada orang tua yang seperti itu...yang memaksakan kehendaknya.''kata Shanum.


''Sudah biarkan saja yank.''jawab Arya dengan santai.


''Terus bagaimana dengan putra kita by?''tanya Shanum sendu.


''Aku percaya kalau Abang bisa menghadapi ini semua dan kamu juga harus percaya sama Abang yank.''kata Arya.''Dan jangan lupa ada seorang Arya Narendra di balik seorang Alvan Arsha Narendra.''lanjutnya.


''Kalau tu orang berani mencolek putraku sedikit saja...sudah dapat di pastikan bahwa dengan kedua tanganku sendiri aku akan menghukum orang itu.''kata Shanum sambil mengepalkan kedua tangannya.


''Memangnya kamu pikir aku juga bakal diem aja yank...aku juga akan segera bertindak jika mereka sudah berani berbuat lebih pada putra kita.''sahut Arya.''Sudah malam...jadi sekarang kita tidur ya yank...''ajak Arya lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur dan hal itu juga di ikuti oleh Shanum setelah iya melepas jubah baju tidurnya.

__ADS_1


*****


Sedangkan Alvan di kamarnya masih belum juga memejamkan matanya...dia terus saja memikirkan gadis pujaan hatinya.


Dia sudah menghubungi Kinara berkali-kali namun yang di hubungi sama sekali tak mau mengangkatnya bahkan di kirim pesan pun tak mau membalasnya jangankan membalas...mambacanya pun tidak dan hal itu membuat perasaan Alvan semakin gusar di buatnya.


Dan entah pukul berapa Alvan terlelap dari tidurnya tanpa dia sadari.


Kinara sendiri pun sangat susah memejamkan matanya malam ini...dia teringat bagaimana sang papa saat bertemu dengan lelaki pujaannya.


Kinara semakin bersalah dan tidak enak pada Alvan sehingga dia belum siap untuk sekedar menjawab telpon atau membuka dan membalas pesan dari Alvan pada ponsel yang ada di tangannya.


''Maaf tuan semua data tentang orang yang tuan cari tidak bisa kami temukan.''lapor anak buah tuan Atmaja melalui panggilan telpon.


''Kenapa?''tanya tuan Atmaja dengan nada marahnya.


''Karena sepertinya ada seseorang yang sangat berpengaruh serta berkuasa melindungi data tersebut.''jelasnya.

__ADS_1


''Dasar bre****k.''umpatnya lalu mematikan sambungan ponselnya.


''Siapa sebenarnya yang melindungi data bocah tengik itu.''geramnya.''Mereka sudah salah karena telah bermain-main dengan keluarga Atmaja.''geramnya lagi.


*****


''Pagi mommy Abang.''sapa Alvan setelah mencium pipi kanan sang mommy begitu dirinya sampai di ruang makan.


''Daddy enggak ni?''tanya Arya.


''Pagi daddy Abang.''Alvan pun melakukan hal yang serupa pada sang daddy.


''Sayang...''panggil Shanum pada Alvan yang tengah menikmati sarapan paginya.


''Iya mom.''sahut Alvan.


''Nanti mommy mau minta tolong boleh?''tanya Shanum.

__ADS_1


''Apa mom?''tanya Alvan.


''Mommy titip bekal untuk Kinara ya sayang.''jawab Shanum dan di angguki oleh sang putra.


__ADS_2