Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
158.Bab 158


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Maaf ya semua babnya kau skip sekarang masuk ke remajanya anak-anak sang tuan muda.


*****


Beberapa tahun kemudian.


Hampir tujuh tahun-an telah berlalu saat ini anak-anak dari Arya dan Shanum sudah tumbuh menjadi remaja yang tampan dan cantik seperti daddy dan mommy mereka.


Abang Al sekarang lagi sibuk-sibuknya dengan kuliahnya karena dia harus mencari tempat untuk magangnya dan si twins juga tengah duduk di kelas dua menengah pertama,mereka juga sedang sibuk untuk belajar karena mereka akan menghadapi ujian semester kenaikan kelas dan mereka masuk ke sekolah yang termasuk sekolah favorit ya meskipun sekolah itu masih dalam naungan yayasan perusahan milik sang daddy tapi mereka tak mau memanfaatkannya.Dan mereka juga bukan keterima di sana bukan karen koneksi tapi karena kecerdasaan mereka sendiri.

__ADS_1


''Gimana bang...sudah nemu belum tempat buat magangnya?''tanya Arya pada sang putra bungsu saat mereka sedang duduk di ruang makan seusai menikmati sarapan mereka.


''Sudah ada si dad beberapa perusahaan yang jadi targetnya tinggal masukin surat magangnya aja.''jawab Alvan.


''Kenapa gak di perusahaan daddy aja bang.''sahut Alexa jadi Abang gak perlu repot-repot cari.''lanjutnya.


''Di perusahaan daddy juga iya tapi aku gak mau masuk kesana karena koneksi...aku mau masuk kesana karena diri aku sendiri,karena kualitas yang aku miliki.''jawab Alvan yang membuat kedua orangtuanya semakin bangga.''Aku ingin semua orang mengenalku sebagai Alvan Arsha Narendra bukan sebagai putra Arya Narendra...aku ingin memantaskan diri menjadi putra seorang pengusaha Arya Narendra.''ucapnya lagi.


''Selama ini kamu sudah memberikan kebanggaan tersendiri bagi kami.''timpal Arya.


Memang semenjak masuk ke bangku SMA Alvan sudah tidak mau lagi di antar jemput menggunakan kendaraan mewah keluarganya...dia lebih senang memakai motor matic jenis v***o warna hitam yang masih di pakainya sampai saat ini padahal sang mommy dan sang daddy sudah menawarkannya untuk memakai mobil sendiri atau beli motor besar yang memang di sukai pada anak remaja laki-laki pada umumnya namu di tolak mentah-mentah oleh si abang.

__ADS_1


''Aku juga mau masukin berkas ke AR dan NRD dad,tapi aku gak mau kalau daddy atau pipi apalagi grandpa ikut campur tangan.''tegas Alvan.


Para karyawan kedua perusahaan Arya memang belum banyak yang mengenal rupa anak-anak Arya semenjak dewasa hanya orang-orang tentu saja yang mengetahuinya dan setiap ada perta perayaan ulang tahun perusahaan Arya pasti akan memanggil anak-anaknya dengan sebutan abang,kakak dan princess dan mereka selalu mengadakan tema topeng agar anak-anaknya tidak terpublikasi.


''Baiklah kalau itu mau kamu bang.''sahut Arya.''Tapi kalau kamu butuh bantuan,ada masalah yang gak bisa ku pecahkan atau ada sesuatu yang tidak kamu mengerti...jangan pernah segan untuk berbicara serta bertanya pada daddy.''kata Arya.


''Baik dad terimakasih.''ucap Alvan.


''O iya bang kok sudah lama temen-temen kamu gak pada main kesini?''tanya Shanum karena beberapa kali sang putra pernah mengajak ketiga sahabat baiknya sejak SMA main ke mension.


Pertama kali mereka datang kesana sungguh membuat teman-teman Alvan tercengang...mereka tidak menyangka kalau sahabat mereka yang terbilang sederhana serta apa adanya ternyata anak orang kaya dan mereka pun telah terikat janji pada Abang Al agar kenyataan ini tidak sampai bocor kemana-mana karena Abang Al ingin mendapatkan teman yang benar-benar tulus tanpa melihat seberapa kaya orangtuanya dan siapa orangtuanya.

__ADS_1


__ADS_2