
❤️ Happy Reading ❤️
Seperti biasa setiap pagi Shanum dan Arya selalu melakukan sarapan bersama sebelum Arya memulai segala aktivitasnya di luar...Shanum juga sudah mulai membuatkan bekal untuk Arya setelah drama morning sicknesnya berakhir...
Sama seperti yang lalu Shanum membuatkan cake,infused water dan potongan buah yang berbeda-beda setiap harinya untuk bekal Arya di kantor dan mulai hari ini dia membuatkan dua porsi bekal karena yang satunya buat Henry yang sudah dia anggap sebagai kakaknya sendiri karena dia yakin pasti Lila belum bisa membuatkan bekal untuk suaminya itu selama pasca melahirkannya.
''Selamat pagi tuan...nyonya...''sapa pak Nuh pada kedua majikannya yang akan mulai sarapan.
''Pagi pak.''jawab Shanum.
''Maaf tuan di luar sudah ada asisten Henry yang menunggu.''kata pak Nuh memberi tahu.
''Suruh masuk kesini saja pak.''perintah Arya.
''Baik tuan muda.''jawab pak Nuh.''Permisi.''pamit pak Nuh.
''Hari ini sibuk gak by?''tanya Shanum.
''Enggak terlalu kayaknya yank,karena hari ini gak ada janji ketemu klien.''jawab Arya.
''By,nanti aku boleh ketempat Lila gak?''tanya Shanum lagi.
''Boleh tapi tetap harus di kawal serta Viana dan Jane harus tetap di sisi kamu.''jawab Arya.
Cup
''Iya...terimakasih by.''kata Shanum setelah mengecup pipi suaminya.
*****
''Assalamualaikum.''salam Henry begitu dia memasuki ruang makan.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Arya dan Shanum.
''Muka kamu kenapa Hen kok kusut gitu?.'tanya Arya.
''Agak ngantuk Ar...''Arya dan Shanum mengernyitkan dahinya begitu mendengar jawaban dari Henry.
''Emang semalam gak tidur kamu?''tanya Arya lagi.
''Huh...tidur bentar dong dari jam sepuluh sampek jam setengah satu.''kata Henry.
''La dari setengah satu Sampek pagi kamu ngapain?''tanya Arya penasaran.
''Hanan bangun Ar dari jam segitu sampek pagi...dia baru tidur tadi jam 6 pagi.''jelas Henry.
__ADS_1
''Kakak sudah sarapan?''kini giliran Shanum yang bertanya.
''Belum dek.''jawab Henry yang memang tadi dia belum sempat sarapan karena terburu-buru walaupun di rumah sudah di siapin sarapan oleh ibu mertuanya yang masih menginap di sana untuk beberapa hari kedepan.
''Ya udah kakak sarapan dulu gih biar gak lemes gitu.''kata Shanum lalu menyuruh salah satu maid untuk mengambilkan peralatan makan buat Henry.
''Kapan acara aqiqah baby Hanan kak?''tanya Shanum.
''Lusa Sha.''jawab Henry singkat.
''Udah beritahu ayah bunda sama yang lainnya?''tanyanya.
''Belum,nanti aku baru mau menghubungi mereka.''jawab Henry.
''Gak usah kak,soalnya nanti aku,bunda,Angel sama Aurora mau kesana...nanti pasti juga mereka bakal di kasih tau sama Lila.''kata Shanum.
''Hen,apa gak sebaiknya kamu pakai maid untuk membantu di rumah kan gak selamanya mertua kamu nginep di tempatmu juga kasihan Lila sudah ngurus kamu juga Hanan harus di tambah lagi mengurus pekerjaan rumah belum lagi nanti kalau dia sudah mulai kerja lagi.''kata Arya panjang lebar.
''Kamu bener Ar,aku malah belum kepikiran sampai sana.''kata Henry.''Nanti aku coba hubungi jasa layanan penyalur pembantu buat nyariin.''lanjutnya.
''Gak usah,nanti aku mintain salah satu maid di mansion papi aja.''kata Arya.
''Memangnya gak apa-apa Ar kalau minta dari sana?''tanya Henry.
''Gak apa-apa.''jawab Arya.
''Sudah kamu tenang aja nanti biar aku yang ngomong lagian di sana sekarang yang dilayani sudah berkurang tiga orang hanya tinggal papi sama Aurora aja lagi pula Aurora juga papi sekarang sering nginep di sini...sepi katanya di rumah.''jawab Arya tenang.
''Terimakasih Ar.''ucap Henry.''Kayaknya aku juga mesti nyari baby sitter yang cocok buat jagain Hanan nanti kalau Lila udah kembali kerja lagi.''lanjutnya.
''Kalau itu lebih baik kakak omongin dulu aja sama Lila...jangan ambil keputusan sendiri.''saran Shanum.
Setelah beberapa obrolan akhirnya mereka melanjutkan sarapan paginya.
*****
''Aku tunggu di luar ya Ar.''kata Henry pada Arya.''Dan terimakasih Sha atas sarapannya.''ucap Henry pada Shanum.
''Apaan sih kak cuma sarapan doang...eh ini kak sekalian di bawa.''kata Shanum lalu menyerahkan dua paper bag kepada Henry.
''Apa ini Sha?''tanya Henry.
''Itu isinya bekal...satu untuk kakak dan satunya untuk suami aku.''kata Shanum memberi tahu.
''Wah...doble makasih Sha.''ucap Henry lalu pergi melangkah keluar meninggalkan pasangan suami istri itu.
__ADS_1
Shanum dan Arya berjalan beriringan menuju keluar lalu masuk kedalam kereta besi yang akan mengantarkan mereka berdua ke tempat kerja masing-masing...ya Shanum tetap bekerja di rumah sakit.
*****
''Daddy berangkat kerja dulu ya sayang-sayangnya daddy.''kata Arya yang sudah membungkuk di depan perut sang istri.
''Iya daddy.''jawab Shanum.
''Ingat jangan nakal...jangan menyusahkan mommy kalian serta jaga mommy kalian selama tidak ada daddy ya...''ucapnya lagi sambil mengelus perut sang istri yang terlihat membuncit.
''Ya udah aku masuk dulu ya by.''pamit Shanum karena saat ini mobil yang mereka tumpangi sudah berada tepat di depan pintu lobi Rumah Sakit.
''Ingat sayang jangan capek-capek...atau kamu gak aku ijinin buat kerja lagi.''peringat Arya.
''Iya by.''jawab Shanum yang sudah sangat hafal serta terlalu jengah dengan ancaman sang suami setiap kali dia akan keluar dari mobil setiap berangkat kerja...lalu meraih tangan Arya untuk disalimi dan di ciumnya.
Cup
Cup
Cup
Cup
Tentu saja setelah itu Arya mencium dua kali perutnya katanya biar baby twins gak iri jadi satu-satu ciumannya lalu beralih ke kening serta bibir Shanum...hal rutin yang gak pernah absen dia lakukan.
''Assalamualaikum.''ucap Shanum.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Arya,Henry,juga sang supir.
Begitu Shanum keluar dari dalam mobil dia sudah langsung di temani oleh Viana juga Jane yang tadi mengikutinya dari belakang menggunakan mobil yang lain bersama beberapa bodyguard yang juga menggunakan mobil yang berbeda pula.
*****
''Acara aqiqah Hanan mau bikin acara gimana Hen?atau kamu perlu cuti buat nyiapinnya?''tanya Arya begitu mereka meninggalkan pelataran area rumah sakit.
''Aku gak perlu cuti Ar,cuma acara sederhana aja yang di hadiri bapak-bapak serta ibu-ibu majelis taklim di kompleks aja serta para tetangga dan aku rasa dengan berkumpulnya semua wanita itu dirumahku hari ini sudah dapat di pastikan mereka pasti yang akan sibuk mengurus ini dan itunya.''terang Henry.
''Kamu benar Hen.''kaya Arya sambil terkekeh geli mengingat betapa hebohnya para wanita-wanita itu jika menyangkut tentang saudara yang lainnya.
''Cuma di acara kamu aja mereka gak berani ngatur.''gerutu Henry.
''Karena mereka tahu kalau aku bikin acara sudah di pastikan selalu di handle dengan orang-orang terbaik di bidangnya...''kata Arya.
*****
__ADS_1
Up lebih awal untuk ganti yang semalam gak up ya...😊😊😊🙏🙏🙏🙏🙏