
❤️ Happy Reading ❤️
Perbincangan antara Shanum dan Aurora terus berlanjut hingga mereka menyelesaikan semua hidangan yang akan di sajikan nanti untuk para anggota keluarga...mulai dari cake,cookies,menu utama sampai infused water yang akan mereka minum.
Setelah semua beres dua saudari ipar itu langsung menuju kamar masing-masing untuk membersihkan diri walaupun tadi sebelum memasak mereka sudah mandi namun karena berkeringat dan bau aroma masakan membuat mereka untuk mandi kembali.
*****
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Kok sepi pada kemana Ar?''tanya bunda yang datang bersama ayah Bayu,Angel,Satria juga anak-anaknya.
''Anak-anak ada di belakang sama grandpanya bun,kalau Shanum sama Aurora kayaknya lagi pada di kamar bersih-bersih...habis masak soalnya.''jawab Arya memberi tahu.
''Oh kalau begitu kita langsung kebelakang aja...''kata bunda.''Kangen sama anak-anak.''ujarnya sambil menggandeng tangan kedua anak Satria sedangkan yang satu di gandeng oleh ayah.
''Kak Lila sama kak Henry belum datang bang?''tanya Satria.
''Bel...''sahut Arya terpotong.
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Panjang umur tu anak...''kata Arya.
''Apaan?''tanya Henry.
''Aku baru aja nanyain kakak apa belum datang...eh belum sempet di jawab bang Arya sudah nongol.''seloroh Satria.
''Shanum mana Ar?''tanya Lila.
''Masih di kamar kayaknya...''sahut Arya.''Kebelakang yuk...sudah pada ngumpul di sana...''ajak Arya.
Tak lama setelah mereka berdatang...Shanum dan Aurora ikut menyusul.
''Ni dia nyonya rumah baru nongol...''seloroh Lila.
''Maaf-maaf baru habis mandi soalnya.''jawab Shanum.
''Kayaknya kita di bikinin jamuan enak ni sampai nyonya rumah baru mandi jam segini...''ujar Lila lagi.
''Ya itu habis bikin cookies yang kami makan...''sahut Shanum.
''Pantes seperti biasa...enak...pakek banget.''kata Lila yang di iyakan oleh semua yang ada di sana.
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Eh sini Sam.''panggil Shanum.
__ADS_1
''Ini dia calon anggota baru keluarga kita...''goda Satria saat Samudra sudah semakin dekat.
''Duduk Sam.''kata Arya.''Gimana mama kamu?''tanya Arya.
''Alhamdulillah sudah bener-bener sehat bang.''jawab Samudra.
''Dek,ambilnya minum dong buat Sam...''kata Shanum.
''Eh iya kak.''jawab Aurora.
''Biasa pasangan baru masih suka salting-salting gitu kalau ketemu...hahaha...''goda Angel.
''Di makan Sam cookiesnya...''kata Shanum sambil menyodorkan satu toples cookies pada Samudra.
''Iya kak terimakasih.''ucap Samudra lalu mengambil dan makannya.
''Gimana Sam...enak?''tanya Shanum.
''Enak kak.''jawab Samudra.
''Itu tadi Aurora lo yang bikin...''kata Shanum memberi tahu.
''Enggak...bukan kok...aku cuma bantu-bantu cetaknya...yang bikin kakak.''sahut Aurora.
''Aurora sudah semakin giat lo belajar masak buat kamu Sam...''goda Shanum yang membuat Aurora memerah wajahnya.
''Ih kakak...buka kartu deh.''kata Aurora.''Kan jadi ketahuan kalau aku gak bisa masak...''sungutnya yang membuat semua orang tertawa.
''Oh so sweet banget sih...''seru Lila juga Angel.
''Aduh kakak meleleh hati adek...''ledek Lila yang semakin membuat Aurora tersipu malu.
''Sudah-sudah jangan godain adik kalian terus...lihat tu wajahnya sudah merah kayak tomat gitu...''kata bunda.
''Ih bunda kalau ngomong suka bener dek...''sahut Angel.
Samudra yang notabene adalah anak tunggal dan terbiasa hidup sendiri karena orang tuanya yang sibuk menjadi sangat bahagia karena bisa merasakan sebuah kehangatan keluarga di kediaman Arya...
''Aku tinggal bentar ya...mau nyiapin makan siang...''kata Shanum.
''Butuh bantuan Sha?''tawar Lila.
''Gak usah cuma tinggal nata di meja aja kok lagian ada banyak maid juga yang bantu.''kata Shanum.
*****
Setelah sholat dzuhur mereka semua menuju ke tempat makan siang yang kali ini di buat lesehan oleh Shanum.
''Wah menu kita apa siang ini?''tanya Lila.
''Komplit...tinggal pilih.''sahut Shanum.
Mereka pun langsung duduk bersila di depan sebuah meja panjang yang lengkap dengan segala menu yang tersaji.
__ADS_1
''Sayang...Alexa...sini nak duduk sendiri,biar om Sam makan dulu.''kata Shanum karena Alexa yang tak mau jadi dari Samudra.
Putri satu-satunya keluarga Narendra itu memang sangat dekat dengan Samudra jadi tak ayal setiap ada Samudra pasti dia akan bermanja padanya.
''Iya mom.''jawabnya.
''Dek,ambilnya dong makanan buat Samudra.''titah Shanum.
''Memang harus ya kak?''tanya Aurora yang masih canggung.
''Iya harus...hitung-hitung kamu belajar melayaninya jika nanti kalian sudah menikah.''jawab Shanum.
''Gak usah kak biar aku ambil sendiri saja.''sahut Samudra.
''Biar dia belajar Sam...biar nanti dia terbiasa.''kata Arya buka suara.
Akhirnya mau tak mau Aurora mengambilkan makanan untuk Samudra dan Samudra pasrah saja dengan apa yang di katakan abang dari kekasihnya itu.
Tapi sejujurnya dalam hati Samudra senang banget...bersorak sorai...berasa banyak kupu-kupu di hatinya atas perlakuan Aurora terhadapnya.
''Sebahagia ini di layani oleh pujaan hati sendiri.''kata Samudra dalam hati.
''Kak Shanum dan bang Arya benar-benar membentuk keluarga yang harmonis dengan segala keromantisan dalam hal sekecil apapun...jadi pantas saja jika Aurora sangat membanggakan rumah tangga kakak dan abangnya ini.''batin Samudra lagi.
''Di makan Sam...kok malah bengong.''tegur Shanum.
''Eh i..iya kak.''jawabnya.
''Masakan kamu itu memang gak ada duanya deh Sha.''puji Lila.
''Bisa aja kamu.''sahut Shanum.
''Coba saja kakak itu bukan dokter...buka resto pasti bakal laris banget.''kata Angel.''Atau buka bakery pasti juga rame...secarakan cake dan cookies buatan kakak juga enak-enak banget.''sambungnya.
''Wah apa perlu aku banting stir ni...beralih profesi...''canda Shanum.
''Ya jangan dong mom.''sahut Arya.''Yang mau urus rumah sakit siapa coba.''lanjutnya.
''Lagian gak usah buka resto kali Sha...resto Arya kan sudah banyak...cabangnya dimana-mana.''sahut Henry.
''Iya...masak kakak mau saingan sama suami sendiri...kan gak lucu...''ujar Satria.
''Atau aku buka cafe aja...''seru Shanum.
''Yah jangan dok kak...memang kakak tega ni saingan sama adek sendiri...''ujar Satria.
''Hahaha...bercanda kok Sat.''kata Shanum.''Lagian aku juga gak berniat ganti profesi kok...aku sudah sangat mencintai profesi aku ini.''katanya lagi.
''Aduh berat...berat...saingan cinta kamu sama profesi Ar...''celetuk Henry.
''Eh gak gitu ya...kalau suami sama anak-anak... keluarga itu tetap yang nomor satu setelah Yang Maha Kuasa...''kata Shanum.
Sedangkan para orang tua...yaitu ayah,bunda dan papi hanya tersenyum kehangatan yang di tunjukkan oleh anak-anak serta menantunya.
__ADS_1