
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Hem.''jawab Arya.''Duduk sini mom.''ucap Arya sambil menepuk kasur yang ada di sebelahnya.''Mom...ada sedikit hal yang ingin aku diskusikan sama kamu...''kata Arya lagi ketika sang istri sudah berada di sampingnya sambil menarik tubuh sang istri agar bersandar di dada bidangnya.
''Ada apa by?''tanya Shanum sambil menikmati wangi tubuh sang suami.
''Huft...ini tentang adek.''kata Arya setelah menghela nafasnya dalam.
''Adek?kenapa by?''tanya Shanum lagi dengan sedikit mendongakkan wajahnya ke arah sang suami.
''Ehm...aku rencananya ingin jodohin adek sama seseorang...''kata Arya lirih.
''Hah apa?''seru Shanum.''Enggak...enggak...aku gak mau kamu terlalu memaksakan kehendakmu ke adek by.''lanjutnya.''Iya kalau adek mau kalau enggak...''timpalnya lagi.
''Pasti dia mau yank...''ujar Arya.
''Iya aku tau pasti dia akan patuh dan menurut sama kamu tapi coba kamu pikirin perasaanya.''kata Shanum.''Biar dia memilih jodohnya sendiri by...jangan di jodoh-jodohin nanti takutnya adek terima itu dengan terpaksa dan malah membuat batinnya tersiksa dan gak bahagia.''kata Shanum lagi.
''Buktinya kita bahagia yank...hubungan kita dari sebuah perjodohan juga dulunya kalau kamu lupa.''kata Arya mengingatkan awal mula hubungan keduanya.
''Iya aku tahu dan masih ingat dengan jelas by.''jawab Shanum.''Tapi ya jangan di samakan by...karena setiap orang itu berbeda.''lanjutnya lagi.
''Aku cuma mau memilihkan jodoh yang terbaik untuknya yank...''sanggah Arya.
''Iya aku tahu tapi terbaik buat kamu bukan pula itu yang terbaik buat adek by kalau masalah jodoh.''kata Shanum.''Biarkan dia memilih dan menentukan masa depan serta jodohnya sendiri...kita hanya perlu mengawasi dan mengingatkan jika dia tidak benar atau salah mengambil keputusan...''kata Shanum lagi memberi pengertian pada sang suami.
''Kamu gak pengen tahu sama siapa aku mau jodohin adek?''tanya Arya.
''Sama siapa?''tanya Shanum to the poin karena penasaran siapa pemuda hebat yang sudah bisa menarik perhatian suaminya sehingga ingin menjadikan suami adik perempuan kesayangannya.
__ADS_1
''Samudra.''jawab Arya.
''Sam...Samudra...asisten kamu itu?''tanya Shanum yang sedikit kaget.
''Iya kamu benar.''jawab Arya.''Samudra Regantara.''kata Arya lagi menyebutkan nama lengkap Samudra.
''Kenapa kamu bisa yakin sekali kalau dia adalah jodoh terbaik untuk adek by?''tanya Shanum yang masih penasaran.
''Karena aku sudah tau bagai mana dia yank,aku juga tau gimana karakter serta kemampuannya dan dia juga pemuda yang bertanggung jawab serta baik...dan satu lagi dia mandiri.''jelas Arya.''Dia pekerja keras...dia lebih memilih bekerja di perusahaan milikku padahal bisa saja dia ongkang-ongkang kaki karena sejatinya orang tuanya mempunyai perusahaan otomotif yang lumayan besar yang nantinya akan menjadi miliknya karena dia adalah putra pertama keluarganya.''lanjutnya.
''Kamu memilihnya bukan karena dia juga anak seorang pengusahakan?''kata Shanum curiga sambil memicingkan matanya.
''Ya ampun ya enggak lah yank bagiku hal itu adalah bonusnya...''jawab Arya.''Kalau aku mau aku bisa membuat perusahan otomotif yang lebih besar dari milik keluarga Samudra.''katanya lagi sombong.
''Kumat deh sombongnya.''gerutu Shanum sambil memutar bola matanya jengah.
''Siapa juga yang sombong...memang faktanya begitu.''sanggah Arya.
''Ya ya ya.''jawab Shanum malas.
''Gimana apanya?''tanya Shanum balik.
''Soal adek sama Samudra...''jawab Arya.
''Kalau kamu sekedar ingin menjebatani adek agar dekat dengan Samudra aku gak apa-apa tapi jangan kamu paksa mereka...''jawab Shanum.''Biarkan mereka dekat dengan sendirinya bila memang mereka berjodoh...tampa embel-embel di jodohkan kalau di depan mereka walaupun itu niat kamu dari awal.''lanjutnya.
''Maka dari itu aku tadi juga suruh buat samudra dateng sama...biar adek dan dia bisa saling lebih kenal dan terbiasa.''ujarnya.
''Tapi ingat aku beneran gak mau kalau kamu sampai memaksakan kehendakmu ke adek dan Samudra atau aku bakal bener-bener marah ke kamu by serta jangan harap kamu bakal mendapatkan jatahmu dalam waktu yang lama.''tekan Shanum.
''Loh kok gitu sih yank...''ucap Arya yang merasa tidak terima.
__ADS_1
''Ya karena aku tahu kamu by...kamu itu bisa mempengaruhi semua orang buat patuh sama kamu dengan kuasa serta kekayaan kamu dan aku gak mau hal itu terjadi.''jelas Shanum.
''Huft...baiklah apapun yang di inginkan baginda ratu...''pasrah Arya dari pada dia tidak mendapatkan jatahnya...bisa pusing dan uring-uringan dia.
''Bagus...makin cinta deh.''celoteh Shanum.
''Kalau makin cinta berarti...''kata Arya menggantungkan kalimatnya sambil menaik turunkan kedua alisnya.
''Berarti ap...emmmpp.''baru saja mau bertanya tapi bibir ceri milik sang istri lebih dulu di lahap oleh sang penguasa hatinya.
''Hah...hah...hah...''nafas Shanum tersengal akibat ulah suaminya yang tiba-tiba.
''Kebiasaan deh...''kesal Shanum.''Mau jadi dud...emmpp.''lagi lagi bibirnya sudah di bungkam sebelum dapat menyelesaikan kelimatnya.
Bukan hanya bermain di bibir ceri sang istri tapi Arya pun terus melanjutkan permainannya yang membuat sang istri semakin terangsang dan menginginkan hal yang lebih karena sudah di kuasai olah gairah yang menggebu...
''Boleh ya yank...''kata Arya meminta ijin di sela-sela aktifitasnya dengan suara yang sudah parau serta pancaran mata yang penuh dengan kabut gairah.
''Iya sayang.''jawab Shanum dengan suara yang lirih serta dibuat sedikit mendesah guna menggoda suaminya itu.
Dan tak perlu menunggu lama begitu mendapatkan persetujuan dari sang empunya Arya langsung menyerang sang istri tanpa ampun...dari yang semula lembut menjadi lebih kasar...dari yang semula pelan menjadi lebih cepat seiring meningkatnya libido dari dalam tubuh mereka...dan tentu saja efek karena sudah beberapa hari ini dia tidak mendapatkan jatahnya karena mengurus si abang yang berada di rumah sakit.
Tak hanya cukup serta tak pernah puas bila hanya melakukan sekali dan juga tak perlu ditanyakan lagi berapa lamanya durasi per rondenya permainan panas mereka...
Walaupun sudah menjadi ayah dari tiga anak tapi stamina Arya tak perlu di ragukan lagi justru tak ada bedanya dengan waktu mereka masih pengantin baru dulu.
Arya bener-bener menggempur habis-habisan sang istri tanpa ampun dan cela sedikit pun..istri tercinta yang berada di bawah kungkungannya di buatnya terus mendesahkan namanya...sampai terkapar tak berdaya akibat ulah sang suami yang sudah seperti singa yang sangat kelaparan.
Cup
''Terimakasih my wife...i love you.''ucap Arya setelah mengakhiri kegiatannya yang ternyata sudah pukul 2 dini hari itu.
__ADS_1
*****
Maaf lagi-lagi baru up dan lagi dengan alasan yang sama karena hujan terus sehingga susah sinyal...sekali lagi maaf 🙏🙏🙏🙏