
❤️ Happy Reading ❤️
*****
''Tuan...kenapa tuan tidak melakukan hal yang sudah kita rencanakan tadi di kantor sampai di perjalanan menuju kemari?''tanya asisten tuan Prakoso.''Tuan malah menggagalkan segalanya.''sambungnya lagi dengan sangat kesal.
Kalau saja dia bukanlah seorang bawahan mungkin dia sudah dari tadi mencaci maki bahkan mungkin akan memukul orang yang ada di jok belakang itu saking gemas dan kesalnya.
Niat hati ke perusahaan AN grup itu ingin meminta bantuan...eh malah ini jadinya seperti menabuh genderang perang pada perusahaan raksasa itu terutama pada sang pemimpin yang sekaligus CEO di sana.
Tuan Prakoso dan sang asisten sama-sama diam sambil berkutat dengan pikiran masing-masing.
Ya sekarang ini mau tak mau mereka harus putar otak kembali untuk memikirkan bagaimana caranya agar mereka bisa mengatasi masalah finansial perusahaan bahkan dengan menjual aset pribadi tuan Prakoso pun tak mampu untuk menutupi itu semua.
*****
__ADS_1
''Tadi papa kamu datang ke perusahaan.''kata Arya pada Panji saat mereka semua sedang duduk di teras belakang sambil menikmati waktu sore.
Mendengar perkataan Arya membuat Panji langsung menolehkan kepalanya melihat ke pada sang tuan besar.
''Kata asistennya mereka datang untuk minta maaf dan minta bantuan tapi...''kata Arya menjeda ucapannya.
''Tapi apa dad?''bukannya Panji yang bertanya melainkan Shanum yang sudah sangat penasaran dengan apa yang di lakukan.
''Tapi papa kamu terlalu meninggikan egonya.''sahut Arya.''Jadi dia tidak jadi meminta bantuan.''sambungnya lagi.''Kita lihat saja sampai seberapa besar papa kamu itu bertahan dengan egonya.''lanjutnya.
''Jujur om,tante sebenarnya aku sangat itu melihat bagaimana keluarga ini.''kata Panji setelah terjadi keheningan beberapa saat.''Keluarga ini sangat hangat...bahkan aku merasakan bagaimana sebuah keluarga yang sebenarnya ya di sini ''sambungnya lagi.
''Sama Kinara juga merasakannya.''sahut Kinara.''Padahal mommy dan daddy sama-sama termasuk pada golongan orang-orang yang super sibuk.''sambung Kinara lagi.
''Dalam sebuah keluarga intinya itu harus ada komunikasi yang baik dan itu yang utama.''sahut Arya.
__ADS_1
''Kimunikasi.''sahut Arya.''Sebuah komunikasi sangat-sangat di butuhkan dalam kehidupan berumah tangga...mau sekaya atau semiski apa pun hidup kita sebuah komunitas sangat-sangatlah dibutuhkan.''timpal Arya lagi.
''Kalau dalam berumah tangga terjalin sebuah komunikasi yang sangat baik maka sebesar apapun kesalahan yang kita hadapi...kita bisa dengan mudah untuk mengatasinya.''sambung Shanum.
*****
Keesokan harinya di perusahaan tuan Prakoso sudah ada para karyawan yang berdemo meminta untuk upah mereka di keluarkan karena sudah lewat jatuh tempo dan terlebih lagi mereka mendengar bahwa perusahaan tempat mereka bernaung mengalami sebuah masalah yang cukup pelik.
''Ada apa ini?''tanya tuan Prakoso begitu keluar dari dalam kendaraannya.
''Kami minta agar upah kami di bayarkan.''kata salah satu karyawan.
''Iya pasti kami akan berusaha untuk mengatasi semua masalah yang ada sehingga bisa dengan cepat membayar upah kalian.''kata tuan Prakoso berusaha menenangkan.
Setalah beberapa saat berdiri di depan dan menghadap kepada seluruh anak buahnya dan situasi lebih kondusif,membuat tuan Prakoso bisa sedikit tenang dan masuk kedalam ruangannya.
__ADS_1
''Bagaimana ini tuan?''tanya sang asisten.
Tanpa menjawab pertanyaan sang asisten,tuan Prakoso sibuk meminta untuk memikirkan caranya.